<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067</id><updated>2011-04-21T22:06:28.179-07:00</updated><title type='text'>Assalamu'alaikum wr wb, Ahlan Wa Sahlan</title><subtitle type='html'>Selamat datang di buku harianku</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>50</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-820611221050789314</id><published>2008-10-20T01:37:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T01:38:59.609-07:00</updated><title type='text'>Happy 5th Anniversary</title><content type='html'>Hari ini...19 Oktober 2008....5 tahun yang lalu, lembaran baru dalam hidupku di mulai. &lt;br /&gt;Dengan ijab qobul yang sangat sakral, mengharukan...resmilah aku menjadi seorang istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini...setelah 5 tahun perjalanan kami....tetap masih banyak kerikil kerikil dalam kehidupan kami.&lt;br /&gt;Ya...karena kami tidak saling mengenal sebelum nya. Alloh yang mempertemukan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku...tetaplah bersabar membimbing aku di jalanNYA&lt;br /&gt;Tetaplah bersabar mendampingi aku yang penuh dengan kekurangan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari tetap berpegang teguh pada komitmen pernikahan kita....bahwa kita menikah hanya karena Alloh saja...tidak karena yang lain, dan oleh karena itu...apa yang terjadi dalam rumah tangga kita...rujukan nya cuma 1 Alloh saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetaplah saling mencintai karena Alloh...&lt;br /&gt;AKu selalu merindukan genggaman erat tanganmu disetiap saat disetiap kesempatan...karena genggaman tangan kita akan meluruhkan dosa2 kita satu per satu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan usia yang cukup jauh...ternyata sudah kita buktikan...tidak ada permasalahan bahkan tidak ada hubungan nya kedewasaan seseorang di nilai dari usia nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...&lt;br /&gt;Maafkan kami kalau ternyata kecintaan kami kepada pasangan kami melebihi cinta kami padaMU&lt;br /&gt;Kami tidak pernah berfikir demikian ya Rabbi...&lt;br /&gt;Kami menikah karena Engkau ya Alloh...&lt;br /&gt;Ampuni kami atas kelemahan kami...&lt;br /&gt;Kami berdua ikhlas atas segala yang telah Engkau tetapkan pada kami...termasuk belum sampai amanah anak pada kami&lt;br /&gt;Semoga kami bisa mengambil hikmah dari apa apa yang telah Engkau tetapkan pada kami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My lovely husband...HAPPY 5th ANNIVERSARY&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-820611221050789314?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/820611221050789314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=820611221050789314' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/820611221050789314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/820611221050789314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2008/10/happy-5th-anniversary.html' title='Happy 5th Anniversary'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-3451320762085380648</id><published>2008-09-08T00:13:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T00:14:39.000-07:00</updated><title type='text'>Aku Kangen Dirimu</title><content type='html'>hmmm...gak tau ya kenapa setiap mau nulis...tiba2 hilang semangat....padahal ide nya juga lumayan banyak...hehehe...maafkan daku yang sudah ibu ibu ini...keburu capek sebelum berjuang...HAYOO SEMANGAT SEMANGAT !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31 Mei 2008&lt;br /&gt;Baru 4 pekan aku mengenalmu saudariku&lt;br /&gt;SUbhanalloh....Alloh memberikan banyak pencerahan &lt;br /&gt;Tetapi...Alloh memang hanya mengizinkan aku mengenalmu hanya 4 pekan...dan kaupun menghadapNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah sejak lama aku mendengar nama mu di sebut sebut teman teman akhwat di sekitar keaktifanku di rumah. Mereka sering bilang, dirimu ingin ikut ngaji lagi setelah sekian lama sakit. Walaupun sakitmu juga tidak kunjung sembuh.&lt;br /&gt;Sampai suatu sore, aku diperkenalkan kepadamu lewat seorang teman. Dari fisikmu jelas nampak bahwa penderitaanmu pasti begitu panjang dan dalam atas penyakit yang kau derita...ya ..TBC itu kerap menyambangimu berulang.&lt;br /&gt;Tetapi yang aku kagum dari obrolan singkat kita...suaramu begitu tajam, penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertemuan kita itu...dan pertemuan pertemuan selanjutnya...subhanalloh...begitu bersemangatnya dirimu datang di setiap pengajian yang kita adakan...walaupun dirimu harus bersusah payah jalan...selalu kau hindari jalanan yang menanjak..walaupun sedikit...karena itu akan membuatmu tersengal sengal dan bahkan bisa sesak nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanalloh...sahabatku, adikku seperjuangan....&lt;br /&gt;Beberapa pekan kemudian, atas saran dan semangat teman teman, dirimu kembali ingin melakukan pengobatan dokter. &lt;br /&gt;Allohu Akbar...ketika dirimu harus menjalani foto paru paru di salah satu Rumah Sakit Pemerintah di Bilangan Jakarta Timur...dengan enteng nya petugas RS itu mengatakan : "Paru Paru nya rusak gini !"...Astaghfirullah...betapa hancurnya perasaan dirimu dan suamimu.&lt;br /&gt;Aku tahu khabar itu dari suami mu. Beliau memohon dengan sangat untuk dapat memberikan semangat kepada dirimu...bahwa bagaimanapun hidup mati itu Alloh yang berkehendak...minimal jangan putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dari RS itu...kesehatanmu sangat jauh menurun. Dan akhirnya kau pun harus di rawat karena beberapa hari sulit tidur dan sesak nafas.&lt;br /&gt;Aku begitu terharu ketika sudah 2 hari kau di UGD, tidak di tangani dokter karena kamar RS itu penuh...kau telpon aku..."Bu maaf ya, aku jadi gak bisa ngaji...gak bisa ketempatan ngaji di rumah"..."Aku capek bu, sakit ini begitu menusuk...boleh pinjam kaset murotal enggak...biar aku bisa dengerin Qur'an".&lt;br /&gt;Dalam sakitmu pun kau ingat pengajian kita, kau masih ingin mendengarkan ayat ayat suci Al Qur'an....subhanalloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 hari 2 malam kau di rawat tanpa penanganan dokter, teman teman silih berganti menghiburmu...tetapi kau pun akhirnya tidak sanggup menanggung derita berkepanjangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31 Mei 2008, kira kira jam 10 pagi...kau berbahagia menghadapNYA...aku tidak bisa menemanimu di saat saat terakhir mautmu, walaupun saat itu aku berada di RS bersama sama sahabat sahabatmu yang lain ingin menjengukmu.&lt;br /&gt;Ukhti...Alloh begitu menyayangimu.&lt;br /&gt;Proses membawa jasadmu dari RS ke rumah...begitu cepat, tanpa kesulitan.&lt;br /&gt;Di rumah begitu banyak sahabat, teman, adik adik TPA menunggumu...semua bersedih ditinggalkan olehmu&lt;br /&gt;Jam 14.00 jasadmu pun sudah siap untuk dimakamkan....dan tanpa di duga...di pemakaman sudah siap teman teman ikhwan menyambut keranda dan jenazahmu...dan merekapun memberi penghormatan terakhir nya padamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada satu pun teman teman mu mendengar kekurangan dirimu...semua yang hadir mengungkapkan kenangan indah berjuang di jalan dakwah bersamamu&lt;br /&gt;Dalam sakitmu pun...kau sempatkan untuk menolong mencarikan dana bagi adik adik yang kesulitan uang sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita Sholehah...itu yang pantas di sematkan untuk dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh...Berikanlah tempat terbaik di sisiMU bagi sahabatku ini. AKu yakin beliau begitu banyak mengumpulkan amal amal untuk dapat bertemu dengan Engkau ya Alloh...terimalah amalan amalan nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...Aku kangen dirimu...teman teman sepengajianmu juga...kangen sekali...hiks&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-3451320762085380648?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/3451320762085380648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=3451320762085380648' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/3451320762085380648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/3451320762085380648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2008/09/aku-kangen-dirimu.html' title='Aku Kangen Dirimu'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-7911854368902980946</id><published>2008-01-30T02:37:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T02:50:17.745-08:00</updated><title type='text'>Selamat Tahun Baru 1429 H</title><content type='html'>Selamat tahun baru Hijriyah 1429 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga di tahun baru, keberkahan menyelimuti diri kita...amiinnn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-7911854368902980946?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/7911854368902980946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=7911854368902980946' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/7911854368902980946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/7911854368902980946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2008/01/selamat-tahun-baru-1429-h.html' title='Selamat Tahun Baru 1429 H'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-8560186785593488948</id><published>2007-12-04T00:35:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T00:41:56.306-08:00</updated><title type='text'>Kangen</title><content type='html'>Sudah lama sekali saya ndak curhat via blog tercinta ini...hmmm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ya tiap kali akan menulis selalu saja ada kebuntuan di tengah cerita....kendala yang paling klasik...ndak bisa mengeksplorasi bahasa...ko ya rasanya bahasa saya di blog ini membosankan...saya sendiri yang baca punya kesan bosan terhadap tulisan saya...apalagi orang lain yang baca ya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-8560186785593488948?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/8560186785593488948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=8560186785593488948' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/8560186785593488948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/8560186785593488948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/12/kangen.html' title='Kangen'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-1413637154148059328</id><published>2007-09-11T02:38:00.000-07:00</published><updated>2007-09-11T02:47:42.438-07:00</updated><title type='text'>Keguguran Lagi</title><content type='html'>Kembali aku mengalami keguguran. Ini kehamilan ke 3 dan kembali gagal. Sebenarnya sewaktu tahu kalau hamil, ada perasaan tidak percaya...ya antara bersyukur tapi juga terheran heran, termasuk juga suamiku. Dengan kwalitas pertemuan yang jarang antara kami berdua selama hampir 2 bulan terakhir, plus kesibukan cukup luar biasa membantu mempersiapkan pilkada...rasanya kok gak mungkin hamil...masyaAllah...masih tidak percaya juga akan kebesaran Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian aku memeriksakan diri ke dokter, dan dari hasil USG, masih belum bisa dikatakan "hamil" karena belum ada kantong janin. Ya Allah....aku jadi merasa sangat bersalah dengan perasaanku ketika awal mengetahui hamil...sama sekali tidak bersyukur. AKhirnya aku diberi obat penguat dan vitamin vitamin, dan di wanti wanti sama dokternya, kalau ada flek bed rest, kalau ada pendarahan maka segara datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun memang kehendak Allah yang harus aku terima, beberapa hari kemudian terjadi flek dan terus terjadi pendarahan, dan pada akhirnya harus kembali digugurkan, karena memang belum terjadi kantong janin walaupun sudah usia kehamilan 6 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah...ujian Allah itu begitu indahnya. Selalu dan selalu menginnginkan aku untuk bersabar atas setiap keinginan yang menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah kelak memberikan yang terbaik lagi buat kami berdua...amiinnn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-1413637154148059328?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/1413637154148059328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=1413637154148059328' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/1413637154148059328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/1413637154148059328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/09/keguguran-lagi.html' title='Keguguran Lagi'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-3933752325024454277</id><published>2007-06-20T01:40:00.000-07:00</published><updated>2007-06-20T01:43:49.350-07:00</updated><title type='text'>Aku Pingsan...</title><content type='html'>Beberapa hari sebelum acara Munashoroh Palestin, seorang teman sepengajian saya memberitahukan bahwa tanggal 10 nanti akan ada munashoroh Palestine. Wah...bahagia nya saya, saya rindu bertemu dengan saudara seantero Jakarta, bahkan biasanya sampai saudara saudara se Jawa Barat pun datang.&lt;br /&gt;Selalu saja saya pikiran saya berjalan kemana mana, mengharap selalu acara itu sebagai penambah semangat dakwah bagi kemenangan Islam, bahagia akan bertemu dengan saudara saudara seiman, tak lupa bahagia menanti taujih taujih dari ustadz ustadz yang sangat menyejukkan hati dan mengobar kan semangat jiwa dan raga...juga nasyid nasyid yang membakar jiwa jiwa yang lemah agar kembali berdiri tegak dan bergerak dengan shof yang rapat dalam berjihad di Jalan Nya....Allahu Akbar !!!!&lt;br /&gt;Sempat juga janjian dengan beberapa teman lama yang jarang bertemu, dan memang di acara acara terdahulu, selalu saja acara ini menjadi ajang kangen kangenan dengan saudara lama tak basuo...hehehhe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 hari sebelum nya saya sudah ketar ketir aja, bisa gak ya abi nya di ajak pergi pagi pagi banget, biar dapet depan panggung gitu (hehehe...maluuww), soal gak sreg banget kalo gak lihat langsung gitu ustadz nya ngasih taujih, atau lihat langsung yang nyanyi nansyid. Tapi gak berani juga bertanya tanya, karena akhir akhir ini pekerjaan nya benar benar banyak dan saya yakin dia capek.&lt;br /&gt;Sampai pas hari H nya, memang ternyata kami tidak bisa pergi lebih pagi...jam 7.30 kami baru keluar dari rumah, plus kali ini harus naik kereta, karena motor infentaris harus di tinggal di rumah ibu di Bekasi. Malam sebelumnya dia harus kawal barang ke Bogor, jadi gak mungkin bolak balik cuma ambil motor.&lt;br /&gt;Kami naik kereta, saya dengan PD nya beli karcis sampe stasiun Cikini aja, pas di kereta dan sudah menjelang dekat stasiun Cikini, saya mulai agak agak bingung, karena lumayan banyak ikhwan dan akhwat yang sesama pengguna kereta gak ada yang turun Cikini. Teorinya, kalau mau ke HI, turun Cikini, jalan sebentar trus naik kopaja turun menara BDN kalo gak salah...heheh lupa. Sementara abi nya juga bingung alias lupa kayaknya bagus nya turun mana. Akhirnya kami turun Stasiun Gondangdia, pertimbangan saya, nanti kalo di denda sama PJKA karena sengaja turun lewat dari rute yang dibeli,sementara abi nya ngelihat ikhwan akhwat yang juga sama sama mau ke munashoroh, sebagian besarnya turun Gondangdia. Jadilah kita turun Gondangdia, walaupun ternyata jurusan kita beda. Kami ambil rute sebelah kiri stasiun sementara banyak orang ambil rute sebelah kanan stasiun.&lt;br /&gt;Karena tidak ada kendaraan umum semacam kopaja yang lewat, akhirnya kami naik bajaj menuju HI. Sampai HI saya terbingung bingung...ko sepi ya...perasaan dapat sms dari teman untuk munashoroh ini rute nya Sudirman - Thamrin - Monas...alias long march....kok sekarang sepi bener. Ndak seberapa lama abi sms teman nya menanyakan munashoroh dimana ?...ternyata di monas...hmmmm...perubahan dadakan yang tak sampai ke kami. Akhirnya kami putuskan naik bis, dan ternyata bertemu dengan beberapa rombongan rombongan kecil yang juga tau nya acara di HI. Kami sama sama naik bis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di Monas...suasana sudah amat sangat ramai. Peserta munashoroh plus yang biasa jalan jalan dan olah raga pagi nampak berbaur. Jalan saya arahkan langsung menuju panggung utama...heheheh...maksa mode on. SUasana di areal panggung memang sudah termasuk padat, kalau mau memaksakan diri memang masih ada sih celah celah sedikit yang bisa kita masukin. Dan saya memang semangat sekali untuk bisa masuk ke arena panggung, kalau bisa ke tengah.&lt;br /&gt;Alhamdulillah lumayan bisa agak di tengah, sebelah menyebelah sudah jarang ada ibu ibu yang berdiri, kalaupun ada ya pasti dengan suami dan anak anak nya. Saya datang acara sudah mulai dengan tilawah. Alhamdulillah enggak telat telat banget. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orasi orasi yang disampaikan oleh para ustadz, juga tamu yang datang dari orang orang nasionalis membuat tambah semangat saya walaupun semakin siang semakin panas. Tambah semangat lagi ketika tampil nasyid Izis yang menyanyikan lagu nasyid yang menggelorakan semangat yang hadir. Para lelaki berjingkrak jingkrak semangat, dan kalaupun saya tak malu...saya pun pasti akan berjingkrak jingkrak pula...hehehe&lt;br /&gt;Nah ketika mulai ada orasi orasi lagi, saya sebenarnya mulai merasakan perut yang berbunyi dan lambung yang terasa sakit...waahhh...baru ingat saya, tadi pagi enggak sarapan. Tapi lapar itu tidak saya rasakan karena mendengarkan orasi dalam kondisi duduk. Selesai orasi orasi itu dan kembali nasyid dihadirkan, kami pun berdiri...dan....mulailah tiba tiba kepala saya pusing, penglihatan agak tidak jelas, dan terasa lemas sekali badan saya. Saya coba jongkok sambil berpegangan kaki suami saya. Rupanya tidak menolong juga karena ditambah kaki yang kesemutan. Saya coba kembali berdiri...dan ternyata hasil nya lebih parah...saya jadi tambah lemas dan tambah pusing. Akhirnya saya duduk saja, karena memang sudah hampir tidak kuat kalau harus jongkok.&lt;br /&gt;Suami saya terlihat agak bingung, karena memang saya enggak pernah kayak gini sebelumnya. "Mi...kenapa mi ? pusing ya...mau di gimanain ?" katanya pelan. Dengan agak memaksakan mengeluarkan suara, karena memang lagi lemas betul, saya minta air. "Air mas...air, kalo ada yang panas lebih bagus" kataku lemas. "Beli dulu ya mas ?" bilang suamiku. "Duh mas kelamaan kalo beli, gak kuat nih, minta aja deh gak apa apa" kataku setengah memaksa. Suamiku diam aja, dan gak lama pergi beli air. &lt;br /&gt;Di tengah tengah menunggu suami itu, ada akhwat yang menanyakan saya "Kenapa bu ?, ko pucat ?". "Iya nih pusing sekali" jawabku sambil tetap memberikan senyum pada nya."Ibu sarapan enggak tadi pagi ?" tanya nya. Agak nyengir nyengir saya bilang "Enggak sempat sarapan nih". "Waahhh...ibu pantesan gak sarapan, ini bu ada roti di makan". Lantas akhwat itu mengeluarkan kotak makan nya berisi roti, juga mengeluarkan air minum mineral nya...Ya Allah...malu rasa nya....&lt;br /&gt;Gak berapa lama suami datang dengan membawa air mineral dan cocktail...heheheh...saya bingung....."Ko coktail gini mas...ini asem, dingin lagi" protes saya. "Udah minum aja, ini manis, gak ada asem nya, gak dingin juga" kata suami....ya sudah saya minum aja...saya cuma berdoa mudah mudahan gak tambah sakit perut karena minum cocktail ini. Sementara itu, akhwat yang membantu saya dengan roti nya ternyata mereka ber tiga. 2 teman lainnya pun akhirnya mengerubungi saya. Salah satu nya kelihatan nya panitia kesehatan. "Pusing ya bu" tanya nya. "Iya" kata saya. Lantas dia langsung memijat kepala saya...ya Allah alhamdulillah...saat itu, rasa nya darah di kepala saya terasa menyebar dan pusing nya sedikit berkurang. "Kaki nya agak kram enggak bu ?" tanya nya kemudian. "Kaki nya enggak apa apa sih, cuma kaku sedikit" kata saya. Akwat itupun memijat kaki saya, dan teman lain nya menghibur saya. "Tenang bu, dia tukang pijat...heheheh" kata teman temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah...berkat bantuan mereka, pusing saya berkurang, kaki saya tidak kaku lagi walaupun masih terasa kesemutan. Saya dibantu mereka untuk berdiri dan mencoba jalan mencari tempat yang lebih dingin. "Terima kasih ya adik adik" cuma itu yang bisa saya sampaikan saat itu pada mereka. SUami juga mengucapkan hal yang sama.&lt;br /&gt;Kamipun berjalan pelan pelan menuju lokasi yang banyak pohon nya untuk istirahat kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...terima kasih telah Engkau pertemukan dengan adik adik yang sebenarnya tidak mengenal saya, tetapi pertolongan nya pada saya bak menolong keluarga nya saja. Saya tidak bisa membalas kebaikan kalian wahai adik adik...semoga Allah saja yang membalas keikhlasan kalian menolong saya...ammiinnn.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-3933752325024454277?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/3933752325024454277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=3933752325024454277' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/3933752325024454277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/3933752325024454277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/06/aku-pingsan.html' title='Aku Pingsan...'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-2029730896278702053</id><published>2007-06-09T00:09:00.000-07:00</published><updated>2007-06-09T00:11:38.666-07:00</updated><title type='text'>Perahu</title><content type='html'>Perahu&lt;br /&gt;By Rafli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah gerangan suatu maddah&lt;br /&gt;Mengarangkan syair terlalu indah&lt;br /&gt;Membetuli jalan tempat berpindah&lt;br /&gt;Disanalah I’tikat Diperbetuli sudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai muda kenali dirimu&lt;br /&gt;Dialah perahu tamsil tubuhmu&lt;br /&gt;Tiadalah berapa lama hidupmu&lt;br /&gt;Ke akhirat jua kekal diammu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai muda arif budiman&lt;br /&gt;Tekan kemudi dengan pedoman&lt;br /&gt;Alat perahumu jua kerjakan&lt;br /&gt;Itulah jalan membetuli insan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-2029730896278702053?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/2029730896278702053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=2029730896278702053' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/2029730896278702053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/2029730896278702053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/06/perahu.html' title='Perahu'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-8814413850232264126</id><published>2007-06-06T22:13:00.000-07:00</published><updated>2007-06-06T22:18:54.191-07:00</updated><title type='text'>Dunia Anak dan Orang Tua</title><content type='html'>Sejak saya berinteraksi dengan dunia ibu-ibu dan anak anak nya, saya paling bingung kalau ada orang tua yang begitu membela anaknya ketika anak nya bertengkar dengan anak orang lain.&lt;br /&gt;Saya juga paling sulit untuk sekedar menasehati beberapa teman yang sering sewot dengan anak tetangga nya karena anak nya sering di nakali. Kenapa mesti kita orang tua nya yang marah marah pada anak orang lain itu, atau bahkan memusuhi orang tua nya ?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya antusias sekali ketika suatu saat saya di utus dari kantor untuk mengikuti seminar tentang bagaimana mendidik anak dengan baik untuk membentuk karakter anak di masa depan. Subhanallah... ternyata memang amat sangat sulit menjadi orang tua, karena anak ketika usia dini adalah ibarat kaset kosong dan kertas putih bersih, dimana kita orang tuanya yang akan membentuk akan menjadi seperti apa anak anak kita. Orang tua yang mengisi kaset kosong itu, dan mencoretkan berbagai hal di kertas putih nan bersih itu.&lt;br /&gt;Kalau anak anak sering melihat orang tua nya bertengkar, maka begitulah nanti nya anak anak, akan mudah juga bertengkar baik dengan teman temannya, atau bahkan cenderung membangkang kepada orang tua nya. Kalau anak anak sering dibela orang tuanya di hadapan anak anak lain, tidak perduli apakah memang anak nya yang benar atau salah, maka biasanya anak nya akan menjadi arogan, karena terbiasa ada yang membela tanpa melihat apakah dirinya benar atau salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah berhubungan dengan itu semua, walaupun saya sampai saat ini belum diberi amanah anak anak, tetapi saya berusaha sekali untuk menambah nilai "baik" menurut saya pada setiap anak, anak siapapun. Karena kalaupun ada orang tua yang sangat baik mendidik anak anak nya, mungkin masih ada masukan masukan yang tidak baik dari lingkungan anak anak itu, dan saya pasti salah satu dari lingkungan anak anak itu, dimanapun saya berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat terjadi hal yang sebenarnya tidak saya inginkan pada diri saya. &lt;br /&gt;Seperti biasa, saya akan menyapa dengan penuh sayang kepada anak anak yang bermain di sekitar rumah kontrakan saya, terutama anak anak tetangga kiri kanan dan depan saya (saya tidak sebut tetangga belakang, karena saya sama sekali belum kenal siapa orang yang tinggal dibelakang rumah saya itu).&lt;br /&gt;Salah satu anak anak itu, masih usia 2 tahunan, memang agak sedikit lemah fisik nya, sehingga harus sering jatuh setiap kali berjalan agak cepat atau berlari. Saya memang agak ekstra hati hati kalau berdekatan dengan nya, karena jangan juga sampai jatuh kalau pas sedang bermain dengan saya.&lt;br /&gt;Sore itu, seperti biasa saya sapa anak itu, hanya memanggil pelan nama anak itu saja yang saya lihat sedang bermain di teras rumahnya, tiba tiba dengan muka malu malu, anak itu lari masuk kedalam rumah, dan sayapun masuk ke dalam rumah. Beberapa detik kemudian dia menangis keras, saya kaget...kenapa nangis ya dalam hati saya. Saya kembali keluar dan melihat anak itu sudah jatuh. Ya Allah...ada terbersit rasa salah dalam diri saya, kenapa tadi saya menegurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian saya kembali keluar dan saya lihat anak itu ada diluar. Ada bapak ibu nya di teras. Tanpa saya duga, dia berteriak "Mama itu..." sambil menunjukkan tangannya ke saya. Saya lantas berfikir, pasti ada sesuatu yang tidak beres nih. Saya langsung minta maaf pada anak itu, disaksikan kedua orang tuanya "Maafin ibu ya nak, tadi membuat kamu jatuh, maafin ya". Bapak ibunya hanya tersenyum saja, dan lantas mereka pergi.&lt;br /&gt;Karena saya merasa sudah minta maaf langsung pada anak itu disaksikan orang tuanya, saya anggap urusan ini selesai saja, tetapi ternyata dugaan saya meleset. Saya tidak tau apa yang dibicarakan orang tua nya ke anak tersebut terhadap saya, karena setiap kali bertemu saya, anak itu selalu berteriak "Mama itu tu..." sambil menunjuk saya. Kalau pas ibu nya ada dan ada saya juga, alhamdulillah ibu nya langsung ngomong "iya ibu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu sudah lebih dari 2 pekan, dan sampai tadi pagi ketika saya ketemu anak itu lagi...Ya Allah...rupa nya anak itu masih berteriak memanggil ibunya "Mama itu..." sambil menunjuk saya. Sepanjang jalan ke kantor, jadi kepikiran terus...Ya Allah salah saya dimana ya, saya sudah minta maaf, tapi mengapa masih seperti itu. Saya ingat betul, anak itu akan berperilaku persis sama seperti yang dilakukan nya pada saya pada setiap orang atau setiap anak yang berbuat salah pada nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh...saya jadi bingung....astaghfirullah....benar benar pelajaran berharga buat saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-8814413850232264126?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/8814413850232264126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=8814413850232264126' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/8814413850232264126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/8814413850232264126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/06/dunia-anak-dan-orang-tua.html' title='Dunia Anak dan Orang Tua'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-6278533100089252324</id><published>2007-06-04T20:32:00.000-07:00</published><updated>2007-06-04T20:38:29.097-07:00</updated><title type='text'>Jadilah Bidadari Syurgaku</title><content type='html'>Suatu sore saya kedatangan sahabat saya. Seorang ibu dengan 2 orang anak yang sholehah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya kalau beliau datang, akan ada saja yang kami bicarakan dan yang paling membahagiakan adalah ketika kami saling menyemangati dalam ibadah kami masing masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan kami sampai pada soal poligami...hmmmm...seru nya obrolan soal poligami kataku dalam hati....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mbak gimana abinya soal poligami, sering dibicarakan ndak berdua ?" tanya sahabatku&lt;br /&gt;AKu tertawa mendengar pertanyaan itu. "Hampir setiap hari" kataku sambil senyum senyum&lt;br /&gt;"Wah...memang mbak ndak gimanaaa gitu..." tanya nya mulai penasaran&lt;br /&gt;"Gimanaaa..gimana maksudnya ?" aku pura pura juga ndak ngerti maksud pertanyaan nya&lt;br /&gt;"Yaaa...gimana ya...memang nya mbak-e dah siap apa ? abinya apa juga sudah siap apa ?" Tanya nya lagi&lt;br /&gt;Saya pun tertawa mendengar pertanyaan itu "ya di siapin tho bu...kan dah tahu teorinya...tinggal persiapan praktek...tapi kalo bisa ya jangan sekarang sekarang sih..." kata saya sambil menyengir (duh...bahasa yang bagus apa ya...)&lt;br /&gt;Sahabat saya pun tertawa. "Trus nek mbak-e piye, wes siap tho ?" tanya saya...kami memang terbiasa berbahasa jawa kalau ngobrol&lt;br /&gt;"Aku sudah tanya abi nya, katanya belum kepikiran" kata sahabat saya. "Berarti dia ada niat kan ya kalo sekarang belum berarti besok besok ada niat" tambah nya lagi&lt;br /&gt;"Lha ya gak papa kan ??" kata saya menyelidik.&lt;br /&gt;"Iya mbak...tak kejar terus ko apa dia memang ada niat nanti nati" agak serius sahabat saya ini menjawab nya&lt;br /&gt;Saya lantas tertawa "Piye tho...kalo nanti ya nanti saja di pikirinnya...mosok ada sih niat nya nanti...." kata saya&lt;br /&gt;"Abi nya bilang gini ko mbak : Abi pengen banget mi...bidadari nya abi di syurga nanti tetep ummi" cerita sahabat saya sambil berkaca kaca.&lt;br /&gt;"Subhanallah...." jawab saya&lt;br /&gt;"Iya mbak...aku terharu sekali, tapi itu pekerjaan yang sangat berat di dunia ya mbak" tutur sahabat saya&lt;br /&gt;"Ingat lah selalu kata kata suamimu sahabatku, agar menjadi pecut bagi kita dalam meningkatkan ibadah kita" kata saya menyemangati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah...&lt;br /&gt;Saya belum pernah sih mendengar ataupun membaca ada suami yang bercita cita seperti suami sahabat saya tadi. Kalau yang bicara itu ustadz ya akan sangat wajar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan kah banyak lagi para suami yang ingin menjadikan istrinya sebagai bidadari nya di syurga nanti ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb....bawa kami para istri muslimah sholehah, agar menjadi bidadari bagi suaminya kelak di syurga...amiiinnn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To. Sahabat tercinta...terima kasih telah memberi semangat padaku untuk terus men-charge ruhyah ini&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-6278533100089252324?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/6278533100089252324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=6278533100089252324' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/6278533100089252324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/6278533100089252324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/06/jadilah-bidadari-syurgaku.html' title='Jadilah Bidadari Syurgaku'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-777896568282273615</id><published>2007-05-21T23:27:00.000-07:00</published><updated>2007-05-21T23:31:35.904-07:00</updated><title type='text'>Mamah Hamil donk....</title><content type='html'>Masih ingat keponakan saya yang namanya Fito kan ?...tahun 2005 lalu ketika saya hamil, saya sering sekali menggoda nya untuk minta mainan dia yang selemari itu buat dedeknya...:))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kali ini, entah mengapa....suatu sore dia minta mamahnya hamil....wahh pada kaget se isi rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pokoknya mamah hamil, fito gak mau makan kalo mamah enggak hamil" begitu teriakannya selama 2 hari berturut turut. Dan dia penuhi juga ancamannya dengan tidak mau makan nasi, walaupun camilan lain dan susu tetep dia makan dan minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ke tiga, rupanya permintaan nya itu belum hilang, terpaksa mamah nya pakai baju daster yang longgar dan tak lupa menyelipkan bantal kecil di perutnya, saking khawatir juga anaknya tak mau makan nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nih mamah hamil nih...tuh pegang coba" kata mamahnya. Gak ada reaksi berarti dari nya, reaksinya cuma 1 saja, mau makan....hehehhehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di tanya sama uti Bekasi nya (ibu ku yang tinggal di Bekasi, dia bilang nya uti Bekasi), jawab nya enteng saja "Fito pengen ajah mamah hamil"....ya ampuuunnn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fito memang belum lagi punya adik. Perjuangan adik iparku (mamah nya Fito) untuk punya anak memang luar biasa hebat. Mungkin mesti siap2 tenaga dan dana yang lumayan juga untuk bisa punya anak lagi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-777896568282273615?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/777896568282273615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=777896568282273615' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/777896568282273615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/777896568282273615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/05/mamah-hamil-donk.html' title='Mamah Hamil donk....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-3671988975617366103</id><published>2007-05-13T00:05:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T00:07:13.214-07:00</updated><title type='text'>Jodohnya....</title><content type='html'>Beberapa bulan terakhir ini, saya mendapat amanah dari 2 orang teman untuk minta di carikan jodoh.&lt;br /&gt;Amanah yang cukup berat,karena nya saya perlu berhati hati untuk mencarikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke dua nya berlainan jenis dan saya kenal dengan mereka berdua dari 2 peradaban berbeda...peradaban maya dan peradaban nyata...hehehe&lt;br /&gt;Yang laki laki berada di dunia maya selalu, mempercayakan kepada saya untuk mencarikan jodoh untuk nya. Begitu juga teman yang wanita, bertemu selalu setiap pekan dan juga mohon bantuan saya untuk mencarikan jodoh nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pemahaman yang saya miliki plus pengalaman menikah yang lumayan sukses (hehehe)...maka mulailah saya mencoba memahami karakter mereka, menggali keinginan, cita cita, mencari teman dekat yang mungkin bisa dihubungi untuk mencari pembanding informasi. Juga tidak lupa berdiskusi dengan suami, untuk setiap langkah yang akan di ambil...subhanallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya amat sangat tidak ingin menjodohkan teman saya dengan sembarang orang, walaupun secara pribadi saya tidak terlalu mengenal mereka terlalu dalam, tetapi amanah yang di-emban-kan kepada saya membuat saya tidak ingin main main untuk hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hari ke hari kami banyak diskusi, dari mulai hal hal yang umum sampai dengan agama. Subhanallah...ke dua teman saya ini adalah orang orang yang sangat senang membaca, sangat senang mendapat masukan dari orang orang dekat nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dahulukan mendapatkan info lengkap tentang teman saya yang laki laki, sampai akhirnya saya sudah cukup yakin kepada beliau untuk memberikan biodata teman saya yang wanita kepada teman saya yang laki laki.&lt;br /&gt;Saya sampaikan kepadanya, bahwa saya lakukan perkenalan dengan yang wanita tidak seperti lazim nya orang berkenalan. Saya coba pahamkan bahwa, sebagai muslim, ada tata cara berkenalan yang syar'i.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan teman saya yang wanita, saya sampaikan kepadanya, kalau memang mempercayakan kepada saya untuk membantu mencarikan jodoh, mohon bisa memperdalam kesabaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya yang wanita ini, sudah cukup sering dikenalkan oleh teman temannya, oleh teman dari keluarganya, tetapi rata rata mereka semua hanya bertemu 1 kali saja dan setelah itu raib. Jadi saya katakan kepadanya, Allah maha mengetahui siapa jodohmu, mintalah hanya kepada Allah, laki laki yang terbaik untuk pendamping hidupmu. Berikhtiar lah dengan ikhtiar yang Allah perkenankan yaitu dengan cara yang syar'i, dan yang paling penting adalah perdalam kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temans, hukuman masyarakat kepada kita yang belum memiliki jodoh, kadang jauh lebih pahit ketimbang keluarga atau teman kita. Tetapi percayalah...mereka sebenarnya sangat sayang kepada kita. Mereka mengingatkan kepada kita agar kita tidak terlena pada kesibukan diri sendiri tanpa memikirkan jodoh.&lt;br /&gt;Betul memang jodoh kita sudah Allah atur, tetapi ikhtiar yang syar'i, kesabaran yang dalam juga merupakan hal yang pokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk teman temanku, sahabatku yang sampai saat ini belum menemukan jodohnya....teruslah berikhtiar, jangan pernah berprasangka buruk padaNYA, karena sesungguh nya Allah maha tau siapa jodohmu, diduniakah atau kah di akhirat...bersabarlah saudaraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriring doa untuk teman yang sedang berproses, semoga Allah lancarkan...amiiinnn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-3671988975617366103?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/3671988975617366103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=3671988975617366103' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/3671988975617366103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/3671988975617366103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/05/jodohnya.html' title='Jodohnya....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-6950058105052826822</id><published>2007-05-10T23:27:00.000-07:00</published><updated>2007-05-14T23:28:32.085-07:00</updated><title type='text'>Sapaan ku</title><content type='html'>Sudah lama ya gak ada khabar dari saya via blog ini.&lt;br /&gt;Maaf beribu maaf bagi yang sering sering mampir di blog saya.&lt;br /&gt;Banyak hal yang ingin di sharing, tetapi akhirnya hanya keinginan saja tanpa realisasi&lt;br /&gt;Koneksi di kantor agak agak lamban dan sering disconnect sejak musim hujan beberapa bulan lalu.&lt;br /&gt;Kalau sudah mendung...waaahhh alamat dc terus terusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi di dasar lubuk hati ini...rasa kangen untuk ingin terus share selalu memuncak setiap saat nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mengumpulkan kesabaran yang lebih dan lebih dalam lagi...saya coba menyapa saudara2ku di blog tercintaku ini...&lt;br /&gt;Mudah mudahan gak susah upload....:(&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-6950058105052826822?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/6950058105052826822/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=6950058105052826822' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/6950058105052826822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/6950058105052826822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/05/sapaan-ku.html' title='Sapaan ku'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-116884162442954430</id><published>2007-01-14T22:09:00.000-08:00</published><updated>2007-01-14T22:13:44.440-08:00</updated><title type='text'>Allah juga.....</title><content type='html'>Beberapa bulan lalu (udah kelamaan karena pas mau posting...eh blogger nya susaaahhh banget di buka), lagi leyeh leyeh ngelempengin badan di kasur sehabis nyuci plus beres beres...iseng ku nyalakan TV. Di salah satu stasiun TV, ada acara MTV award...gak tau deh nama lengkap acara itu, karena memang hampir enggak pernah nonton acara kayak gitu.&lt;br /&gt;Nah, sedikit aku terfokus pada sebuah band baru di Indonesia ini yang memenangkan salah satu katagori di MTV itu. Aku cukup familiar juga dengan salah satu personil nya, ya...sewaktu Ramadhan kemarin ini...cukup sering menghiasi layar kaca acara infotainment, pasalnya beliau ini salah satu artis yang mengikuti i'tikaf di masjid....wahh subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kembali ke acara TV itu, biasa kan setiap pemenang pasti maju ke depan, ambil tropi dan bicara beberapa kalimat lah sebagai tanda bahagia. Aku sengaja tunggu nih...apa yang mau dia omong.&lt;br /&gt;Mengalirlah ungkapan rasa bahagia mereka....terima kasih kepada ibu A, bapak B, friend friend...dan terakhir beliau berteriak..."O iya Allah juga"....HAH...aku kaget...betul betul kaget...astaghfirullah....seperti itu kah dia tempatkan Allah ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asli...aku terbengong bengong dengan kenyataan kayak gitu, aku inget banget, bagaimana dia bersyukur sekali bahwa dia merasakan sekali kedekatan nya dengan Allah saat Ramadhan dan mengikuti i'tikaf, malah kalo gak salah gak ada kegiatan bermusik selama Ramadhan...dan seperti nya semua itu menguap saja ketika diberi kebahagiaan kecil...menyebut Allah di akhir dengan menambahkan kata "juga"...aku menangkapnya..."yah gak enak lah menjadi muslim tapi gak bersyukur dengan tidak berterima kasih kepada Allah"...makanya keluarlah kata kata "Allah juga"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah....astaghfirullah...astaghfirullah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-116884162442954430?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/116884162442954430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=116884162442954430' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116884162442954430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116884162442954430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2007/01/allah-juga.html' title='Allah juga.....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-116566846596524782</id><published>2006-12-09T04:45:00.000-08:00</published><updated>2006-12-09T04:47:45.990-08:00</updated><title type='text'>Teh Ninih...Ajarkan Saya Berbuat Ikhlas</title><content type='html'>Akhir pekan yang menghebohkan.....&lt;br /&gt;Tersiar sang da'i kondang menikah untuk yang ke 2 x nya. Ada pro dan kontra di sana. Ada yang marah dengan sang istri baru...mungkin di anggap telah merusak rumah tangga orang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu lah kenyataan nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat lebih melihat poligami hanya sebagai pengganti selingkuh agar terhindar dari dosa ber zina saja. Padahal banyak sekali faktor yang harus di fahami ketika akan menikah lagi. Ya...seperti yang sudah dilakukan Aa Gym.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita...mana ada wanita yang mau di madu...seperti kata teh Ninih...kalau ngikutin nafsu beliau pasti gak mau juga di madu. Tetapi, cinta beliau pada Allah ta'ala yang membuatnya terus belajar ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita menghebohkan itu membawa hikmah tersendiri bagi diri saya. Lama saya ndak lagi baca buku buku tentang Poligami....alhamdulillah...saya tercerahkan kembali. beberapa malam malah juga menyempatkan diri mencari berita berita berkenaan poligami itu di TV.&lt;br /&gt;Oalaahhh....ternyata sampai presiden harus turun tangan hanya untuk membuat sejuk masyarakat soal poligami....padahal soal minyak tanah yang langka, yang membuat masyarakat jauh lebih tertindas (termasuk saya karena saya juga masih pake kompor minyak tanah !!!)...gak pernah beliau se-risau ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat percakapan dengan suami jauh jauh sebelum issue poligami muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ummi ikhlas kan kalo mas nikah lagi ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ndak kaget kalo suami kadang kadang suka ngomong gitu "Emang mas udah mantep mau nikah lagi ?" jawab saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Ummi nya ikhlas enggak ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo dah siap ya silahkan, tapi mengikuti Rosul kan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya iyalaaaah" kata suami saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Okey...Rosul kan tidak menikah lagi selagi bunda Khodijah hidup" senyum senyum saya mengatakan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"walaaaaaaaaaahhh...kalo mas meninggal duluan ya gak jadi donk nikah lagi...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehehe....kami pun tertawa berdua...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...ndak ada yang tahu apakah Allah kelak akan memilih saya untuk di poligami...tetapi Teh Ninih adalah contoh bagi saya untuk senantiasa selalu menyiapkan diri ke arah sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh...salam takzim dari saya...ajarkan saya berbuat ikhlas seandainya apa yang teteh alami, menimpa juga pada diri saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriring doa untuk teh Ninih, juga untuk perempuan perempuan lain yang hidup di poligami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah senantiasa menghitung keikhlasan dari hati kalian, semoga Allah menghitung niat niat kalian dalam mencari ridhoNya&lt;br /&gt;dan semoga Allah senantiasa memberi kemudahan di setiap langkah kalian mengarungi hidup berpoligami...Amiiinn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-116566846596524782?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/116566846596524782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=116566846596524782' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116566846596524782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116566846596524782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/12/teh-ninihajarkan-saya-berbuat-ikhlas.html' title='Teh Ninih...Ajarkan Saya Berbuat Ikhlas'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-116470365525826390</id><published>2006-11-26T00:12:00.000-08:00</published><updated>2006-11-28T00:47:35.640-08:00</updated><title type='text'>MENDEKAT kepada KEMATIAN</title><content type='html'>Suatu hari di bulan Ramadhan lalu. Saya punya kenangan yang tak akan terlupakan...ya...begitu indah cara Allah memperingatkan kematian pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, hari sabtu sore, saya harus pulang sendiri dari tempat kegiatan baru saya di setiap sabtu, teman yang biasa bersama pulang, ndak bisa hadir.&lt;br /&gt;Tempat saya berkegiatan membuat saya harus 2 x menyebrang rel, penyebrangan yang tidak ada palang rel, tidak juga di stasiun.....hmmm...sebenernya sih setiap kali nyebrang rada rada takut...tapi memang gak ada lagi jalan terdekat menuju ke tempat tujuan selain harus menyebrang di sana.&lt;br /&gt;Nah, sewaktu mau nyebrang itu, suami telpon ke HP, saya pun sambil terima telpon sambil tengok kiri dan kanan,mau siap siap nyebrang. Pas tengok kanan saya lihat di persimpangan rel volvo itu tidak ada kendaraan lalu lalang, agak bertanya tanya juga dalam hati, kenapa kok gak ada mobil lalu lalang ya di situ...&lt;br /&gt;Tanpa berfikir lagi saya tengok kiri dan saya sudah melihat kepala kereta sudah kelihatan dan sudah juga membunyikan klakson kereta....saya pun...heran nya....langsung ambil langkah cepat menyebrangi rel, tanpa kembali tengok kiri dan kanan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sebrang, mungkin hitungan detik saja....rupa nya kereta ekspress....kereta dari arah Jakarta menuju depok lewat berbarengan dengan kereta ke Jakarta yang juga ekspress...ya Allah...aku lemas begitu tahu ternyata kereta yang lewat itu dari kiri dan kanan. Hitungan nya cuma hitungan detik saja, kalau saya tidak lari....ya Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih lemas, saya terus naik metro mini menuju pulang...Ya Allah...begitu indah Engkau menunjukkan padaku tentang KEMATIAN.&lt;br /&gt;Saya tercenung mengingat kejadian itu...kalau saja saya telat beberapa detik, atau saya memperlambat langkah saya utk menyebrang...saya tidak bisa membayangkan nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya begitu sering mengingatkan orang lain tentang kematian, tentang hidup kita yang hanya sesaat...tetapi sejujurnya...saya belum mengalami kejadian kejadian yang mendekatkan saya pada KEMATIAN&lt;br /&gt;Rasanya saat saat itu malaikat pencabut nyawa memang berada di dekat saya, bersiap siap mencabut nyawa saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah....terbayang lah perjalanan hidup saya, begitu minim nya persiapan saya untuk menghadap Engkau ya Rabb....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-116470365525826390?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/116470365525826390/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=116470365525826390' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116470365525826390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116470365525826390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/11/mendekat-kepada-kematian.html' title='MENDEKAT kepada KEMATIAN'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-116280220261323157</id><published>2006-11-06T00:22:00.000-08:00</published><updated>2006-11-06T00:36:42.663-08:00</updated><title type='text'>Mimpi itu ........</title><content type='html'>Siang itu aku intip depan rumahku...hmmm...ada pengemis tua. Entah lah...tiba tiba ada rasa tidak antusias melihat pengemis tua itu.&lt;br /&gt;AKu tutup horden rumah, dan aku coba cari uang receh. Ya uang receh yang terfikir saat itu. &lt;br /&gt;Ada berserakan uang receh di mejaku, gak tau berapa, aku ambil semua dan berniat memberikannya pada pengemis tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKu keluar rumah dan ternyata tidak mendapati pengemis tua itu, aku heran juga...rasanya enggak sampai 2 menit aja aku ambil uang, ko sudah gak ada lagi pengemis itu.&lt;br /&gt;Yah akhirnya aku masuk kembali. Tapi baru saja aku tutup pintu rumah, ada orang yang mengetuk pintu. Aku bingung....tadi gak ada orang di luar, ko tiba tiba ada yang ketuk pintu.&lt;br /&gt;AKu buka pintu....di depanku, seorang laki laki muda, baju nya compang camping...layaknya pengemis juga. &lt;br /&gt;Tiba tiba dia masuk saja ke dalam rumah, tidak mengucapkan salam, apalagi permisi....aku kaget...aku enggak bisa mencegah orang itu untuk enggak masuk ke dalam rumah.&lt;br /&gt;AKu berteriak minta tolong, aku ketakutan...aku terus berteriak minta tolong...tapi aku lihat pengemis muda itu tidak mengambil apa apa. Dia memang melihat ke dalam rumah seperti mau mengambil seluruh isi rumah.&lt;br /&gt;AKu terus berteriak minta tolong...tapi pengemis muda itu mengacung ngacungkan tongkat yang dia bawa itu ke arahku...siap memukul aku...aku ketakutan luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terbangun dengan nafas yang tersengal sengal....ya Allah aku mimpi. Astaghfirullahal'adzim&lt;br /&gt;Aku tercenung, rasanya...itu bukan mimpi. Rasanya...itu seperti kejadian yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah.....aku tak mampu lagi berfikir...aku tersadar....ini pasti teguran untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya....aku merenung mengingat ngingat, kapan terakhir aku memberi kepada pengemis ?&lt;br /&gt;Sudah sebandingkah rejeki yang aku dapat dengan yang aku infaq kan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingat....aku masih selalu enggan kalau harus memberi kepada pengemis dimanapun aku bertemu mereka. Dibenakku selalu saja terbayang, berapa yang akan di dapat dari calo mereka. &lt;br /&gt;Aku selalu yakin, mereka bukan betul betul pengemis yang memang tidak punya uang sama sekali sehingga harus mengemis.&lt;br /&gt;Aku tidak berfikir, apapun yang mereka niatkan, seharusnya sedekah tetap harus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah....ya Rabb. Aku jadi ingat sebuah tausyiah, kalau mau punya anak, banyak istighfar dan sedekah. Lalau bagaimana aku mau punya anak kalau sedekah saja masih hitung hitungan ????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...terima kasih telah Engkau ingatkan aku, terima kasih telah Engkau tegur aku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-116280220261323157?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/116280220261323157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=116280220261323157' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116280220261323157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/116280220261323157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/11/mimpi-itu.html' title='Mimpi itu ........'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-115286535317577391</id><published>2006-07-14T01:20:00.000-07:00</published><updated>2006-07-14T01:22:33.186-07:00</updated><title type='text'>Madrasah dan Lagu Rock n Roll</title><content type='html'>Dekat kontrakan ku ada sebuah MI (Madrasah Ibtidaiyah). Muridnya kelihatan cukup banyak. Setiap hari aku lewat sana untuk ke kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang sedikit mengganggu ku setiap lewat MI itu. Beberapa guru berteriak teriak memarahi beberapa muridnya. Aku paling sensitif kalo ada yang teriak teriak...jadi ngebayangin...kayak apa ya wajah anak yang dimarahi itu.&lt;br /&gt;Padahal sepengetahuanku, anak anak sebisa mungkin jangan di marahi, di panggil, diberitahu yang baik, dan diajak berdiskusi, itu mungkin solusi yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ya jadi nya anak anak, yang di rumah di marahi, bapak, ibu, kakak bahkan mungkin tetangga yang enggak suka anak itu, tambah lagi di sekolah di marahi. Benar juga kata pak Sofyan Jalil (Mentri Kominfo), bahwa anak anak usia sekolah di Indonesia ini mayoritas anak anak yang stres.&lt;br /&gt;Sudah mata pelajaran yang menuntut mereka harus pintar, tuntutan orang tua dan keluarga yang mengharuskan mereka menjadi juara sekolah agar jadi kebanggaan. Orang tua zaman sekarang masih malu kalau mendapati anaknya tidak punya prestasi di sekolah tetapi punya jiwa sosial yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O iya...nyambung sama sekolah MI itu tadi. Beberapa minggu yang lalu seperti biasa aku lewat sekolah itu, tapi hari itu ternyata ada acara perpisahan sekolah. Tapi sekali lagi...ada yang aneh terdengar di telingaku. Akhirnya dengan keingin tahuanku yang tinggi, aku datangi acara itu, karena kebetulan jalanan umumnya dipakai untuk kursi kursi para tamu dan anak anak.&lt;br /&gt;Astaghfirullah....ada 3 atau 4 anak perempuan, sedang menari gaya rep (ah enggak tau gimana nulis nya), pakai celana jeans, pakai topi, dan baju nya....tanpa lengan...lagunya...kalo gak salah agnes monica...gak tau lagu yang mana...gak kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...aku lemas...aku balik badan untuk mencari gang lain berjalan menuju kantor. Sudah sejauh inikah kaum kafir memperdaya anak anak kita. Oke lah kalo itu acar 17 Agustusan...tapi ini acara madrasah ?????&lt;br /&gt;Ya Allah...apakah guru guru madrasah tidak di beri pemahaman indahnya bernasyid ?????.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang namanya lingkarang besar, tebal....kita larang anak anak kita untuk nonton TV karena tayangan yang banyak maksiat ketimbang kebaikannya, kita larang anak anak kita banyak mendengar radio karena lagu lagu nya...masyaAllah...dangdut, rock..dan ach...nasyid hampir tidak terdengar. Kita sekolah kan ke sekolah Madrasah yang yaaaa...tidak terlalu mahal dan cukup masuk hitungan rejeki keluarga, dan salah satu hasilnya...seperti yang aku ceritakan di atas tadi.&lt;br /&gt;Memang kasus diatas tidak bisa dijadikan tolok ukur,bahwa semua madrasah seperti itu, tidak bisa sama sekali. Tapi paling tidak bisa jadi bahan dan lahan dakwah kita bersama, bahwa di Madrasah anak anak belajar ilmu agama, anak anak belajar menjadi anak anak yang sholeh, sholehah dan guru dapat memberi bekal ke-Islaman YANG BENAR kepada anak anak, sehingga tidak ada lagi acara perpisahan dengan lagu rock n roll, lagu dangdut. Tetapi berkumandang indah nasyid anak anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih akan sangat panjang dan lama perjuangan guru dan orang tua untuk terus menggempur perang pemikiran ini...mari kita basmi bersama, sedikit tapi pasti.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-115286535317577391?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/115286535317577391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=115286535317577391' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/115286535317577391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/115286535317577391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/07/madrasah-dan-lagu-rock-n-roll.html' title='Madrasah dan Lagu Rock n Roll'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-114967897115372749</id><published>2006-06-07T04:14:00.001-07:00</published><updated>2006-06-07T04:16:11.163-07:00</updated><title type='text'>Keluarga Mbah Sam di Pleret</title><content type='html'>Sore menjelang aku akan pulang kantor, ibu ku telpon mengabarkan kalau mbah Sam tetangga kami sudah pulang dari Jogja. Ibu ku cerita, mbah Sam nangis sambil meluk ibuku, menceritakan bagaimana ibu dan keluarga nya di Pleret terkena gempa. Mbah Sam tidak terbiasa minta pertolongan kepada kami, bahkan beliau orang yang sangat ringan tangan dalam membantu tetangga sekitar yang membutuhkan tenaga nya, walaupun keluarganya pun tidak termasuk golongan yang cukup saja.&lt;br /&gt;Beliau menceritakan, rumah keluarga sudah hancur, rata dengan tanah dan saat ini keluarga beliau dan juga keluarga lain di sekitar tempat tinggal ibunda nya yang terkena musibah, tidur di tenda tena darurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah beberapa kali bantuan datang kepada keluarga beliau da sekitarnya, baik berupa makanan, pakaian layak pakai. Tetapi rupanya ada juga keperluan lain yang juga penting di miliki adalah pakaian dalam, sandal jepit, sikat gigi,odol, deterjen. Sikat gigi dan odol di bagikan 1 buah per KK . Itu kata mbah Sam. Sudah ada beberapa hari lalu yang menyumbangkan pakaian dalam tetapi cuma 1 buah tiap 1 orang. Mba Sam cerita, terpaksa tidak bisa memakai pakain dalam sepanjang hari karena cuma ada 1 pakaian dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau teman teman ingin membantu langsung kebutuhan kecil kecil seperti tersebut diatas, silahkan datang ke Desa Gunung Kelir, Kecamatan Pleret. Alhamdulillah sudah ada poko dari Persatuan mua'alaf tionghoa di dekat tenda darurat keluarga mbah Sam. Salah satu keluarga beliau, namanya Pak Mardi Widodo, guru SMPN Pleret, selama ini menjadi penghubung pembagian bantuan bantuan ke tiap tiap tenda darurat di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang saya ceritakan di atas adalah kondisi per tanggal 6 Juni 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya salah satu anak Mbah Sam akan kembali mengunjungi keluarganya di Pleret untuk menyampaikan bantuan dari warga RT dan RW kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun teman teman akan menitipkan sumbangan bagi saudara saudara kita di sana, mungkin bisa menitipkannya pada ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya aku ingin di sampaikan dalam bentuk barang saja, karena takut sekali tidak transparan, tetapi kalaupun teman teman mengamanahi dana kepadaku untuk disampaikan kepada saudara saudara kita di Pleret, silahkan mentransfer ke rekening :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Mandiri, nomor rekening : 070-0001000426. a/n Septina Halimayanti. Mohon diberitahukan siapa dan berapa besar nilai bantuan ke nomor HP ku : 0815-9107400, karena insyaAllah akan saya laporkan berapaun dana yang di dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazakumullah Khiran Katsir kepada semua yang telah membantu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-114967897115372749?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/114967897115372749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=114967897115372749' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114967897115372749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114967897115372749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/06/keluarga-mbah-sam-di-pleret_07.html' title='Keluarga Mbah Sam di Pleret'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-114587568680226784</id><published>2006-04-24T03:45:00.000-07:00</published><updated>2006-04-24T03:48:06.996-07:00</updated><title type='text'>Nutrisi Penting Masa Hamil</title><content type='html'>Benarkah wanita hamil harus makan dengan porsi dua kali lebih banyak dari wanita biasa? Dari segi kualitas memang jawabannya adalah ya. Tapi dari segi kuantitas jawabannya adalah tidak. Dalam mengkonsumsi makanan, ibu hamil harus memperhitungkan nilai gizi makanan yang dikonsumsi, baik bagi dirinya maupun janin yang ada dalam kandungannya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan gizi akan terus meningkat, terutama setelah memasuki kehamilan trimester kedua. Sebab pada saat itu, pertumbuhan janin berlangsung sangat cepat. Jangan heran jika berat badan ibu pun turut naik pesat. Ini berbeda dengan kehamilan pada trimester pertama. Pada saat ini pertumbuhan janin masih belum begitu pesat, sehingga kebutuhan gizinya juga belum optimal.&lt;br /&gt;Pada dua bulan terakhir kehamilan, otak bayi berkembang sangat cepat. Pada periode ini, gizi diperlukan bagi pengembangan otak dan jaringan saraf sang bayi. Usahakanlah makan setiap 4 jam sekali. Sebab, meskipun Anda tidak lapar, kemungkinan bayi Anda yang lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang perlu diperhatikan, meskipun nafsu makan meningkat, tetaplah berpegang pada pola makan dengan gizi seimbang. Jangan asal makan karena lapar mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya ibu hamil menghindari makanan berkalori tinggi seperti cokelat dan es krim. Harus diingat pertambahan berat badan ideal selama masa kehamilan adalah berkisar antara 10-15 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tabel berikut dapat dilihat komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan (RDA) dari Food Nutrition Board, National Research Council :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Recommended Dietary Allowance 9th Ed. Washington DC, Nacional Academy Sciences, 1980:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Komposisi Utama&lt;br /&gt;Kebutuhan harian Wanita usia 19 - 50 th&lt;br /&gt;Kebutuhan tambahan harian wanita semasa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                             Hamil                 Menyusui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protein (g)          44       +30                   +20&lt;br /&gt;Zat Besi (mg)        18       +30-60                +30-60&lt;br /&gt;Kalsium (mg)        800       +400                  +400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan dengan gizi seimbang dapat diperoleh dari karbohidrat dan lemak sebagai sumber zat tenaga, protein sebagai sumber zat pembangun, serta vitamin dan mineral sebagai zat pengatur. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori, karbohidrat dapat diperoleh dari serealia, umbi-umbian. Sementara protein sebagai sumber zat pembangun dapat diperoleh dari daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sebagai sumber zat pengatur, vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Tambahan vitamin, baik B kompleks, vitamin A, vitamin C, vitamin D, maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin B kompleks dijumpai pada serealia, biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, ragi, telur dan produk susu. Vitamin B kompleks berguna untuk menjaga sistem saraf, otot dan jantung agar berfungsi secara normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin D berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan tulang bayi Anda. Sumbernya terdapat pada minyak hati ikan, kuning telur dan susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vitamin E berguna bagi pembentukan sel darah merah yang sehat. Makanlah lembaga biji-bijian terutama gandum, kacang-kacangan, minyak sayur dan sayuran hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asam folat berguna untuk perkembangan sistem saraf dan sel darah, dan banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam, kembang kol dan brokoli. Pada buah-buahan, asam folat banyak terdapat pada jeruk, pisang, wortel dan tomat. Kebutuhan asam folat selama hamil adalah 800 mcg per hari, terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Kekurangan asam folat dapat mengganggu pembentukan otak, sampai cacat bawaan pada susunan saraf pusat maupun otak janin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zat besi yang dibutuhkan ibu hamil agar terhindar dari anemia (kurang darah), banyak terdapat pada sayuran hijau (seperti bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya), daging dan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu makanan dengan kandungan gizi yang lengkap adalah susu. Susu mengandung kalsium bagi pertumbuhan tulang dan gigi janin, serta melindungi ibu hamil dari penyakit osteoporosis (keropos tulang). Jika kebutuhan kalsium ibu hamil tidak tercukupi, maka kekurangan kalsium akan diambil dari tulang ibunya. Sumber kalsium yang lain adalah sayuran hijau dan kacang-kacangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, susu juga mengandung banyak vitamin, seperti vitamin A, D, B2, B3, dan vitamin C. Zat-zat gizi ini juga terdapat pada produk olahan susu, seperti keju, es krim, yoghurt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan yang Harus Dihindari &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil, karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. Jenis bibit penyakit / parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Listeria &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati, atau keracunan darah. Bakteri listeria monocytogenes banyak terdapat pada :&lt;br /&gt;- produk unggas (termasuk telur), ikan atau daging sapi yang diolah setengah matang.&lt;br /&gt;- Selada, buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih, terutama bila dimakan dalam keadaan mentah.&lt;br /&gt;- Beberapa jenis keju lunak, seperti Brie, Camembert, Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bakteri E. Coli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang, dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Salmonella dan Toksoplasma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-114587568680226784?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/114587568680226784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=114587568680226784' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114587568680226784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114587568680226784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/04/nutrisi-penting-masa-hamil.html' title='Nutrisi Penting Masa Hamil'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-114414891393888116</id><published>2006-04-04T04:07:00.000-07:00</published><updated>2006-04-04T04:08:33.953-07:00</updated><title type='text'>Doa Memohon Keturunan</title><content type='html'>Anak adalah anugerah terindah dalam kehidupan manusia. Rasanya Iengkaplah kebahagiaan sebuah perkawinan dengan hadirnya seorang anak.&lt;br /&gt;Segala puja dan puji dipanjatkan kepada Ilahi untuk menyambut kelahiran sang jabang bayi ke dunia. Kelahiran seorang anak dari sebuah keluarga tidak lain akan menambah kemulian bagi keluarga tersebut. Anak adalah titipan Allah oleh sebab itu sudah selayaknya kita memperlakukan anak-anak kita yang baru lahir sesuai dengan yang dikehendaki Allah melalui rasul-Nya, Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang tua berharap anaknya kelak menjadi anak yang sholeh, pintar dan berguna bagi agama, keluarga dan negaranya. Harapan senantiasa dipanjatkan dalam doa-doanya setiap hari, agar kelak anaknya sesuai dengan harapan dan impian dari orang tuanya. Demikian pula bagi pasangan yang belum di beri amanah untuk memiliki anak, doa adalah pegangan utama dalam segala ikhtiar yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Allah telah berkehendak segala sesuatunya menjadi kepastian begitu juga dalam hal memperoleh keturunan. Manusia mempunyai organ tubuh yang lengkap dengan akal budinya, namun tidak memiliki kewenangan atas dirinya untuk hamil, melahirkan dan memiliki anak. Allah yang menciptakan mahlukNya, maka Allah pula yang berkuasa mutlak atasnya. Apa yang menjadi keharusan kita adalah mensyukuri anugerah terindah ini dengan senantiasa mengagungkan namaNya, menyambut gembira kelahiran anak kita ke dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Mohon dikaruniai Anak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillaahirrahmanirrahim. Robbi laa tadzami fardan wa anta khoirul&lt;br /&gt;waaritsiina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: " Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wahai Tuhanku , janganlah Engkau membiarkan aku hidup sendirian dan Engkaulah pewaris yang paling baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Menghadapi Kelahiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laa ilaaha illallaahul 'adliimul haliimu laa ilaaha illallaahu robbul 'arsyil 'adliimi. Laa ilaaha illallaahu robbus samaawati wal ardhi wa&lt;br /&gt;robbul 'arsyil kariimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : "Tiada Tuhan yang patut untuk disembah melainkan hanya Allah Dzat Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tiada Tuhan yang patut untuk disembah melainkan hanya Allah Tuhannya 'Arsy yang agung.Tiada Tuhan yang patut untuk disembah melainkan hanya Allah, Tuhannya langit dan bumi dan Tuhan arsy yang mulia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa Perlindungan Sang Bayi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;U'iidzuka bi kalimaatillahit taammaati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli 'ainin laammatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : "Aku berlindung kepadamu dengan kalimat Allah yang sempurna dari gangguan syetan dan binatang melata dan dari sernua pandangan yang ditakuti".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-114414891393888116?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/114414891393888116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=114414891393888116' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114414891393888116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114414891393888116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/04/doa-memohon-keturunan.html' title='Doa Memohon Keturunan'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-114060212864979789</id><published>2006-02-22T01:52:00.000-08:00</published><updated>2006-02-22T02:00:06.576-08:00</updated><title type='text'>Perkara yang Harus Dilakukan Orang Tua Ketika Anaknya Meninggal</title><content type='html'>Wajib bagi keluarga yang mengalami musibah meninggalnya anak untuk memperhatikan dua perkara yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sabar dan Ridho dengan Takdir, berdasarkan firman Allah Azza wa Jalla&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya " Kami sungguh akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah buahan dan berilah kabar gembira bagi orang orang yang sabar, yakni orang orang yang bila ditimpa musibah mereka mengatakan : Innalillahi wa inna ilaihi rojiun (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepadaNya. Mereka itulah yang berhak mendapatkan salawat dari Tuhan mereka dan rahmat dan merekalah orang orang yang mendapatkan petunjuk (Al Baqarah : 155-157)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berdasarkan Hadits Anas bin Malik Radhiyallahu"anhu, ia berkata :&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan (dalam riwayat lain menangisi anaknya yang meninggal). Maka beliau berkata kepada wanita itu : "Bertakwalah kepada Allah dan bersabarlah". Maka wanita itu berkata : "Engkau tidak merasakan apa yang kurasakan, karena engkau tidak mengalami musibah seperti musibahku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas berkata "Wanita itu tidak mengetahui bahwa yang menegurnya adalah Nabi". Lalu dikatakan kepadanya "Yang menegurmu adalah Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam". Maka seperti kematian mengambilnya (wanita itu terkejut), segera ia mendatangi rumah Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam dan ia tidak mendapatkan penjaga pintu di sisinya. Wanita itu berkata : "Wahai Rasulullah tadi aku tidak mengenalimu". Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda : "Sesungguhnya sabar itu adalah pada pukulan pertama" [1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabar atas meninggalnya anak yang dimiliki merupakan pahala yang besar, dan keterangan tentang hal ini ada dalam banyak hadits, kami sebutkan diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama :&lt;br /&gt;"Tidaklah meninggal tiga anak dari salah seorang muslim lalu ia disentuh neraka kecuali sekedar pelaksanaan sumpah"[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua :&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda : Tidaklah ada dua orang muslim (dua orang tua ayah dan ibu) yang meninggal tiga anaknya yang belum mencapai usia baligh kecuali Allah masukkan mereka (anak anak tersebut) dan kedua orang tua mereka ke dalam syurga dengan keutamaan rahmatNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi berkata :&lt;br /&gt;Anak anak itu berada di salah satu pintu dari pintu pintu syurga, lalu dikatakan kepada mereka, "Masuklah kalian ke dalam syurga". Mereka berkata "Kami tidak akan masuk hingga datang kedua orang tua kami". Maka dikatakan kepada mereka. "Masuklah kalian ke syurga beserta kedua oarng tua kalian dengan keutamaan rahmat Allah"[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga :&lt;br /&gt;"Wanita mana saja yang meninggal tiga anaknya maka anak anak itu akan menjadi hijab baginya dari neraka". Berkata seorang wanita :"Bagaimana bila dua anak yang meninggal ?. Nabi Menjawab :"Dua juga"[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat :&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah tidak Ridho untuk memberi salam selain syurga bagi hambaNya mukmin jika meninggal dua kesayangan dari penduduk bumi lalu ia bersabar dan mengharap pahalaNya"[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Al-Bukhori (3/115-116), Muslim (3/40-41) dan Al-Baihaqi (4/65) dan ini konteksnya Al-baihaqi : &lt;br /&gt;Kami katakan :tambahan yang kami cantumkan adalah dari shahih Muslim (637)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Al-Bukhori, Muslim dan Al-Baihaqi (4/67) dari Abu Huarairah Radhiyallahu'anhu.&lt;br /&gt;Berkata Imam Al Baghawi dalam Syarhus Sunnah 6/451 : Yang Nabi maksudkan dalam sabdanya tersebut adalah : kecuali sekedar Allah melaksanakan sumpahNya yaitu firmanNya Azza wa jalla "Dan tidak ada seorangpun dari kalian kecuali mendatangi neraka tersebut". Maka jika ia telah melewatinya berarti sumpah telah tertunaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] An-Nasa'i (1/265) dan al-Baihaqi (4/68) dan selain keduanya dengan sanad yang shahih menurut syarat Al-Bukhori dan Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Al-Bukhori (3/94). Muslim, Al-Baihaqi (4/67) dari Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu'anhu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] An-Nasa'i (1/264) dari Abdullah bin Amr dengan sanad yang hasan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-114060212864979789?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/114060212864979789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=114060212864979789' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114060212864979789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/114060212864979789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/02/perkara-yang-harus-dilakukan-orang-tua.html' title='Perkara yang Harus Dilakukan Orang Tua Ketika Anaknya Meninggal'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-113980719058542607</id><published>2006-02-12T21:04:00.000-08:00</published><updated>2006-02-12T21:06:30.596-08:00</updated><title type='text'>Selamat jalan anakku Jadiid</title><content type='html'>"Saya enggak lihat detak jantungnya" kata dokterku pada perawatnya. Rasanya bayang bayang akan kehilangan anakku yang sepekan seelumnya sudah terasa akan menjadi kenyataan. Ya Rabb....apa kehendakMu atas diriku saat ini.&lt;br /&gt;Setelah selesai dokter melihat anakku lewat USG, beliau menyatakan kemungkinan anakku sudah meninggal di dalam kandungan, tetapi untuk memastikannya aku kemudian tes rekam jantung. Sambil mempersiapkan alat2, aku ditinggalkan berdua dengan suami. Kalau orang melihat kami berdua, dapat dipastikan saat itu wajah kami berdua sudah pucat pasi karena mendengar diagnosa dokter.&lt;br /&gt;"maaf kan ummi ya mas, kalau memang betul dedek sudah enggak ada. Ummi lalai merawat anak kita". Suamiku tidak bisa berkata apa apa lagi, dia cuma diam, dan aku berusaha mencari arti pandangan matanya padaku. "Sudah takdir Allah kalau memang kita harus mengalami ini semua sayang". Tapi aku masih ingin berharap, anakku tidak meninggal...anakku hanya tidur atau posisinya menyulitkan dokter mendeteksi detak jantungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama dokter datang dan langsung mencari detak jantung anakku. Beberapa menit kemudian, selesai dokter memeriksa, aku melihat dokterku agak susah untuk mendapatkan kata kata yang paling baik agar aku tidak sock mendengar berita yang paling menyakitkan hati.&lt;br /&gt;"Bapak, ibu, saya sudah melakukan pemeriksaan di 3 alat untuk mencari detak jantung anak, tapi ternyata tidak ada, jadi kesimpulan saya, anak bapak memang sudah dalam kondisi meninggal saat ini, perkiraan meninggalnya ya sekitar 7 hari sejak pertama ibu merasa tidak ada gerakan di anak ibu". Lemas aku mendengarnya, aku sudah terlalu pasrah dengan ketentuanNya pada diriku. Aku lihat muka suamiku semakin pucat pasi dan masih berusaha tidak percaya dengan perkataan dokter.&lt;br /&gt;Aku hanya bisa menggenggam tangannya saja, sekedar memberi keyakinan bahwa ini lah takdir Allah yang tidak bisa kita hindari. Kemudian dokterku memberi nasehat kepada kami. "Bapak dan Ibu lebih baik kita pasrahkan saja pada Allah, jangan melihat kebelakang lagi, saya cek kondisi ibu sehat, besok kita mulai lakukan persalinan. Hari ini ibu istirahat saja di rumah, beritahu pihak keluarga kondisi ibu. Besok jam 9 pagi kita mulai persalinan", lalu dokter menerangkan tahap2 persalinan yang akan aku jalani. "Ibu kita tidak akan melakukan operasi untuk mengeluarkan bayi, karena persalinan ini kan mengeluarkan bayi yang sudah meninggal, dan kalau operasi ibu butuh waktu minimal 2 tahun untuk bisa hamil, sayang kan kita buang waktu". "Kita akan lakukan persalinan normal dan santai ya ibu, nanti ibu akan di induksi secara bertahap...bla..bla..bla". Aku sudah tidak lagi mendengarkan keterangan dokter, pikiranku sudah entah kemana lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam setelah selesai melakukan semua yang diperlukan di klinik, kami pulang diantar adikku dan istrinya. Aku sebenarnya sdh mempersiapkan segala sesuatu keperluan persalinan termasuk semua keleprluan bayi. Ada 2 tas yang sudah aku siapkan kalau suatu saat tiba hari persalinan. Tapi malam itu, tas yang sdh siappun haru kembali di keluarkan....yaa...karena di dalamnya ada baju baju mungil untuk anakku saat dia lahir nanti, ada perlengkapan mandinya, ada popoknya...dan semuanya gak lagi berguan...ya...karena dia sudah enggak ada....&lt;br /&gt;Aku tidak mampu untuk mengeluarkan baju2 itu dari tas...aku enggak mau nangis di depan adikku, jadi aku minta adik iparku untuk membereskan baju2 itu. Setelah adikku pulang...kami berdua tak kuasa lagi menahan tangis...ya tangis kepedihan karena kembali harus kehilangan buah hati. Rabbi...kuatkan kami...kuatkan kami dalam menghadapi cobaan ini, kami tahu ini yang terbaik yang sudah Engkau tentukan pada diri kami...tapi kami hanya hambaMu yang lemah ya Rabb....kami masih meratapi kepegian anak kami...maafkan kami Ya Rabb...ampuni kami.&lt;br /&gt;Dan akupun hanya mampu berdoa...terima kasih ya Rabb...telah Engkau beri aku kesempatan untuk mengandung, menikamati kebersamaan dengan anakku dalam kandungan selama 9 bulan ini. Aku ikhlas ya Rabb...aku ikhlas...aku yakin akan ketentuanMu....ampuni aku yang belum mampu untuk memelihara amanahMu dalam rahimku ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan putra kamipun lahir pada tanggal 21 Desember 2005 jam 20.10. Kami beri nama JADIID HAUZAAN DANII. Esok harinya Jadiid di bawa abinya ke tempat peristirahatan akhirnya...&lt;br /&gt;Selamat jalan anakku sayang....tunggu ummi dan abi ya nak....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIRING UCAPAN TERIMA KASIH YANG TIADA TERHINGGA KEPADA TEMAN, SAHABAT, KELUARGA DAN HANDAI TAULAN YANG SUDAH BANYAK MEMBANTU KAMI, JUGA YANG SUDAH MELUANGKAN WAKTU UNTUK MENJENGUK SAYA BAIK DI KLINIK MAUPUN DI RUMAH...HANYA ALLAH YANG MAMPU MEMBALAS KEBAIKAN KALIAN SEMUA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-113980719058542607?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/113980719058542607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=113980719058542607' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/113980719058542607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/113980719058542607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2006/02/selamat-jalan-anakku-jadiid.html' title='Selamat jalan anakku Jadiid'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-112321874132416232</id><published>2005-08-04T22:11:00.000-07:00</published><updated>2005-08-04T22:12:21.333-07:00</updated><title type='text'>GHIBAH</title><content type='html'>Seorang wanita mengulang sepotong berita yang memalukan mengenai tetangganya. Dalam beberapa hari, seluruh desa mengetahui ceritanya. Dan, orang yang diceritakan itu merasa sakit hati dan terpukul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian si wanita yang menyebarluaskan berita buruk tersebut mengetahui bahwa berita itu betul-betul salah. Dia menyesal dan mendatangi seorang orang tua yang bijak untuk mencari tahu apa yang dapat dilakukan untuk  memperbaiki kesalahannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pergilah ke pasar," kata orang tua bijak itu, "dan belilah seekor ayam. Sembelihlah. Kemudian dalam perjalanan pulang, cabuti bulunya dan buang satu persatu di sepanjang jalan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kaget mendengarkan itu, si wanita melakukan apa yang disarankan kepadanya. Namun, ia merasa masih belum bisa memperbaiki kesalahannya menyebarluaskan berita bohong itu pada seluruh penduduk desa. Keesokan harinya, ia kembali mengunjungi orang tua bijak itu dan menanyakan persoalannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si orang bijak itu berkata, "Hmm, kalau begitu, sekarang pergilah dan kumpulkan semua bulu yang kau buang kemarin dan bawa kembali kepadaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si wanita itu pun menyusuri jalan yang sama dan berusaha mengumpulkan bulu-bulu ayam yang telah dicabutinya kemarin. Namun, angin telah menerbangkan semua bulu-bulu itu kemana-mana sehingga mustahillah ia bisa mengumpulkannya semua. Setelah mencari-cari selama berjam-jam, ia kembali hanya bisa mengumpulkan sebanyak tiga potong bulu saja. &lt;br /&gt;Si wanita itu kembali menemui orang tua bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lihatlah!" kata si orang bijak, "sangat mudah mencabuti bulu ayam dan melemparkannya. Namun sangat tidak mungkin menariknya kembali. Begitu pula dengan gosip dan berita bohong. Tidak sulit untuk menyebarluaskan rumor, namun sekali terlempar, anda tidak akan pernah secara penuh memperbaiki kesalahan anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah DOSA dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. &lt;br /&gt;Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah  Maha Penerima taubat lagi maha Penyayang". (Qs.49:12)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-112321874132416232?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/112321874132416232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=112321874132416232' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112321874132416232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112321874132416232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/08/ghibah.html' title='GHIBAH'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-112312765645801557</id><published>2005-08-03T20:52:00.000-07:00</published><updated>2005-08-03T20:54:16.466-07:00</updated><title type='text'>Ummi Periksain Dedek</title><content type='html'>Rabu sore jatah dedek sama Ummi kontrol bulanan ke Dr. Prita di BSMI Cililitan. Dapet urutan nomor 5, alhamdulillah gak terlalu lama nunggu. Berat badan Ummi dalam sebulan ini naik 2 kg, alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALhamdulillah, Ummi gak ada keluhan apa apa, dedek sayang banget sama Ummi. Paling paling cuma mual sedikit aja, itu juga kalo lagi laper. Kalo Ummi laper apalagi dedek kan ??. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokternya periksa denyut jantung dedek...duuhhh...Ummi sama Abi seneeeeng banget bisa denget denyut jantung dedek, kata dokter denyut jantung dedek normal...alhamdulillah. Terus Ummi terima imunisasi TT deh dari dokter, lumayan pegel lengan Ummi nii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan depan kita ketemu lagi sama Dr. Prita ya sayang, mudah2an laporan ke Dr-nya dedek dah bisa nendang Ummi ya...heheheh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-112312765645801557?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/112312765645801557/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=112312765645801557' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112312765645801557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112312765645801557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/08/ummi-periksain-dedek.html' title='Ummi Periksain Dedek'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-112296443806287048</id><published>2005-07-31T23:33:00.000-07:00</published><updated>2005-08-01T23:33:58.070-07:00</updated><title type='text'>Ummi dan Dedek 1</title><content type='html'>Alhamdulillah....dedek pekan ini masuk 19 minggu di perut ummi. Ummi sudah lebih sehat, mualnya kalo lapar aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummi sudah mulai bisa nyuci walaupun baju yang kecil kecil aja, juga dah bisa nyuci piring lagi. Sebelumnya sih semua dikerjain sama abi...kasihan abi, pulang kantor terus cuci cuci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummi sama abi sekarang tiap pagi sudah jalan jalan pagi, biar ummi tambah sehat, tapi maemnya ummi....subhanallah.....buanyaaakkk bangeeeetttt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu kemarin, ummi sama abi pulang ke rumah akung ma uti di Bekasi. Ummi ngabisin persediaan makan siangnya uti...heheheh, masih nambah pake mie se piring. Masak sih dari jam 10 pagi sampe jam 2 siang, ummi ngabisin 4 piring nasi sama sepiring mie. Akung sampe geleng geleng kepala...hihihihihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Rabu besok, dedek mau kontrol bulanan, mudah2an dedek sehat sehat aja di perut ummi. Ummi kangen denger denyut jantung dedek. Dedek sekarang belum kuat nendang2 perut ummi ya...mudah2an beberapa pekan lagi sudah kuat tendang2 ummi ya sayang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-112296443806287048?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/112296443806287048/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=112296443806287048' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112296443806287048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112296443806287048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/07/ummi-dan-dedek-1.html' title='Ummi dan Dedek 1'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-112201035013880858</id><published>2005-07-20T22:31:00.000-07:00</published><updated>2005-07-21T22:32:30.146-07:00</updated><title type='text'>Dedek dan adik sepupunya</title><content type='html'>Pekan lalu adikku, istri dan anaknya seperti biasa berkunjung ke rumah orang tua di Bekasi. Kita ngumpul lagi dan pasti rame kalo dah ada Vito sang ponakan tersayang. Usianya sudah 4 tahun lebih, sudah mulai sekolah TK A. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vito punya banyak banget mainan robot robotan, maklum anak laki laki. Aku mulai ajarkan dia ngobrol sama aku dan dedek. Sambil tiduran, vito mainan robot power ranger, terus aku bilang ke vito "vit, mau ngobrol sama dedek gak ?". Dia tertegun sejenak, mungkin bingung, dedeknya di dalam perut budenya ko' mau diajak ngobrol...hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngomong gimana bude ?" tanyanya polos. Tangannya aku letakkan di perutku, terus aku ajak ngobrol "dedek, kenalin ya, ini vito". Eh...si vito terus ngomong "Dek, mainan power ranger yuk, nih dedek pegang". Dengan polosnya dia letakkan robot power ranger itu di atas perutku...hihihih. Terus aja aku lanjutkan ngobrol ngobrolnya ma dedek. "Ni dek, dipinjemin robot ma vito, nanti kalo sudah lahir, pinjem mainan vito ya"&lt;br /&gt;"Bude, kalo dedeknya lahir, mainan vito dah rusak entar, beli sendiri aja" katanya protes..hahahah. Rupanya dia gak mau juga mainan mainannya yang segunung itu di lengserkan ke dedeknya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore sore, tiba tiba vito tanya sama aku, budenya "Bude, perutnya sakit gak", "enggak" aku bilang. "Bude kapan dedeknya lahir, masih lama ya". Hehehhe...aku tertegun sejenak dengan pertanyaannya, ko ngerti juga ya dia soal lahiran. Aku jawab "Desember". Vito diem aja, aku gak tau dia ngerti apa enggak nama nama bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir pekan menyenangkan kalau ada ponakanku yg satu ini, dan seperti biasa...rumah akan seperti kapal pecah, karena mainan akan bertebaran di mana mana....namanya juga anak anak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-112201035013880858?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/112201035013880858/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=112201035013880858' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112201035013880858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112201035013880858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/07/dedek-dan-adik-sepupunya.html' title='Dedek dan adik sepupunya'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-112140662215197927</id><published>2005-07-12T22:48:00.000-07:00</published><updated>2005-07-14T22:50:22.160-07:00</updated><title type='text'>Ummi dan Dedek</title><content type='html'>Pekan Ini sudah 16 minggu kebersamaanku dengan bayiku dalam kandunganku. SUbhanallah....aku terus menanti dan merasakan setiap perkembanganmu dalam bentuk apapun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh bahagia ketika mengetahui untuk kedua kalinya aku hamil, setelah setahun lalu, Allah belum izinkan kami mendapatkan amanah jundi dalam rahimku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah...bahagianya kami tidak berkurang walaupun aku harus mengalami penurunan kesehatan, mual terus menerus selama 3 bulan lebih. Tubuh sering sekali lemas walaupun makanku terbilang cukup kuat, sampai pernah beberapa kali terjatuh, sedang sholat, sedang jalan, sampai saat naik motor dijemput suami, badan rasanya lemas amat sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah....jadi ingat bagaimana ibuku ketika mengandung diriku. Beliau bilang, awal awal hamil, sering pingsan di pasar, mual dan enggak enak makan malah sampai 6 bulan...Ya Allah...sungguh aku banyak menyusahkan ibuku bahkan sejak aku dikandungnya. Semoga Allah senantiasa memberi kesehatan pada ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman kantor, tetangga kos, teman teman chatting...subhanallah, semuanya sangat sayang sama aku. Banyak ilmu tentang memahami kehamilan yang diberikan padaku, apalagi aku hamil di usia sangat rawan. Tetapi aku yakin Allah lebih tau yang terbaik untukku, aku jalani semuanya dengan penuh rasa syukur dan menyiapkan diri untuk setiap apapun yang terjadi terhadap aku juga calon bayiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku sayang...Ummi dan Abi bersyukur dan amat sangat bahagia dengan kehadiranmu. Semoga Allah memperkenankan ummi melahirkanmu dengan sehat wal afiat, semoga Allah memperkenankan abi dan ummi memelihara dirimu dan mendidikmu menjadi anak sholeh dan sholehah, senantiasa memperjuangkan agama Allah...amiiinnn.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-112140662215197927?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/112140662215197927/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=112140662215197927' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112140662215197927'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/112140662215197927'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/07/ummi-dan-dedek.html' title='Ummi dan Dedek'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-111805272429939708</id><published>2005-06-04T02:58:00.000-07:00</published><updated>2005-06-06T03:14:20.266-07:00</updated><title type='text'>Selamat Jalan Sahabatku</title><content type='html'>Inna Lillahi Wa Inna Illahi Roji'un, telah meninggal dunia dengan tenang, sahabat, adik tercinta, ENDANG DWI ROSIHANI, pada tanggal 1 Juni 2005, jam 08.00 pagi. Semoga Allah menerima segala amal ibadahnya dan mendapat tempat yang terbaik di sisiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 2 bulan aku enggak pernah lagi sms atau telpon ke Hani. Terakhir sms, aku cuma kirim khabar kalau aku hamil. Dia orang ke dua yang aku beri tahu kehamilanku setelah suamiku. Alhamdulillah dia jawab sms, hari itu hari Sabtu dan jadwal dia untuk cuci darah. Setelah itu ada 1 x aku sms yang isinya sekedar memberi semangat hidup padanya, sayangnya tidak terkirim. Sempat agak heran, kok tumben tidak terkirim, tapi keheranan itu tenggelam se iring dengan perubahan hormon dalam diriku semenjak hamil ini. Sampai akhirnya hari Rabu, 1 Juni 2005, Mbak Dewi kakaknya, telpon ke hp ku dan langsung bilang "Sep, Hani sudah enggak ada".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa terpana, kaget, enggak percaya, tapi nyata. Ya Allah, tiba juga saat ku untuk berpisah denganmu sahabatku. Selamat jalan sahabatku.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu punya waktu 5 tahun untuk berdekatan dengan sang Khalik. Engkau banyak memberi pelajaran padaku tentang bagaimana menerima dengan segala kepasrahan apa apa yang sudah menjadi ketetapanNya pada dirimu. Dengan sakitmu, Allah berkehendak memberi hidayah padamu....dengan ikhlas kamu mau berjilbab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku selalu ingat kata katamu "Mbak, dosaku banyak dan besar ya mbak, sampai aku harus menderita sakit seperti ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku...semoga Allah berkenan memberi hikmah yang luar biasa besar pada orang orang di sekitarmu, dengan sakitmu itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh...enggak tau lagi deh mesti cerita apa....banyak banget kenangan manis bersama dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan sahabatku...selamat jalan.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-111805272429939708?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/111805272429939708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=111805272429939708' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111805272429939708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111805272429939708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/06/selamat-jalan-sahabatku.html' title='Selamat Jalan Sahabatku'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-111710467263084878</id><published>2005-05-24T03:49:00.000-07:00</published><updated>2005-05-26T03:51:12.636-07:00</updated><title type='text'>Komporku Sayang Komporku Malang</title><content type='html'>Pagi pagi dah niat banget mau masak buat sarapan. Soalnya kalo mesti jajan di Bon Bin pan rasanya boros banget. Udah beli telor, beli tahu, beli beras, sama beli ubi rebus di pasar. Alhamdulillah banget sih, bangun pagi rasanya ko rada seger. Biasanya kalo abis sholat subuh rasanya tetep capek aja. ALhamdulillah ya Allah, bathinku bahagia karena ngebayang pengen banget masak. &lt;br /&gt;Pulang dari pasar, sarapan, terus ngeracikin deh yang mau di masak. Beras sudah siap di rice cooker..dan..klik...1/2 jam pasti dah mateng. AKu ke dapur, nyiapin kompor kesayangan yg dah lama gak aku sentuh. Mulai bersih2in itu kompor, isi minyak. Alhamdulillah dah beres, tinggal nyalain kompornya.&lt;br /&gt;Sekali, dua kali, tiga kali, kompor gak mau nyala nyala. Lihat sumbu, udah pada panjang panjang dan dah pantes di api-in. Mulai dah keringetan, soalnya lihat jam udah jam 1/2 8. Duh....kenapa yaa, aku bingung sama komporku. Sumbu aku tetesin sedikit sama minyak tanah. Kali aja bisa...bathinku. Aku nyalain lagi...tetep gak bisa. Terus aja aku coba nyalain kompor imutku itu. Sempat beberapa sumbunya bisa nyala, tapi kemudian mati lagi. &lt;br /&gt;Aku keukeuh aja nyalain, ada kali 10-an batang korek api abis aku pake nyalain kompor, hasilnya nihil. Jam 8-an akh Olied yang bertugas nge-tem duluan udah sms kalo dah sampe, trus aku bales.."afwan akh, saya agak telat, masih berantem sama kompor". Gak terasa udah jam 1/2 9. AKu panik, duhh...gimana yaaaa. Suamiku mah dah hampir siap sama kerjaannya bantuin aku nyuci baju sama nyuci piring. ALhamdulillah...Allah memberikan pendamping hidupku yang amat sangat mengerti kondisi istrinya yang sedang hamil muda ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku nyerah. Baru ingat...dapurku itu masih tampias kalo hujan, berarti beberapa hari kemarin dah kehujanan tuh kompor...hehehhe. Yaaa...alhamdulillah, aku masih bisa keringetan dan merasa tambah sehat, tanpa keluar rumah jalan pagi...hehehhe.&lt;br /&gt;Jam 9 pagi akhirnya kami berangkat dan masih harus ke kantor sebentar untuk ngambil sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 10.40 deh kira-kira sampe Bon Bin. Sampe di lokasi...yang dah dateng pada ketawa, dan seperti biasa bos IMB gak betah kalo gak nyeletuk "menang gak sama kompor bu"...hehehe...dasar dah pak Arul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah seluruh acara rihlah anggota IMB di Bon Bin sukses. Kaos laku, gantungan kunci laku. Kangen kangenan juga ke bales.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hayo pak Arul n the gank...kapan kita ada acara lagi....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-111710467263084878?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/111710467263084878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=111710467263084878' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111710467263084878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111710467263084878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/05/komporku-sayang-komporku-malang.html' title='Komporku Sayang Komporku Malang'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-111656796537017514</id><published>2005-05-19T22:44:00.000-07:00</published><updated>2005-05-19T22:46:05.376-07:00</updated><title type='text'>Ghazwul Fikri</title><content type='html'>Seorang wanita berjilbab rapi tampak sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya. Ia duduk menghadap murid-muridnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Sang guru berkata, "Saya punya permainan... Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah "Penghapus!" Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Sang guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah "Penghapus!", jika saya angkat penghapus, maka katakanlah "Kapur!". Dan dijalankanlah adegan seperti tadi, tentu saja murid-murid kerepotan dan kelabakan, dan sangat sulit untuk merubahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun lambat laun, mereka bisa beradaptasi dan tidak lagi sulit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anak-anak, begitulah kita ummat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Kita begitu jelas membedakannya. Namun kemudian, musuh-musuh kita memaksakan kepada kita lewat berbagai cara, untuk membalik sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama mungkin akan sulit bagi kita menerima hal tersebut, tapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik nilai." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pacaran tidak lagi sesuatu yang tabu, selingkuh dan zinah tidak lagi jadi persoalan, pakaian mini menjadi hal yang lumrah, sex before married menjadi suatu hiburan, materialistis dan permisive kini menjadi suatu gaya hidup pilihan, tawuran menjadi trend pemuda... dan lain lain." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disadari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?" tanya Ibu Guru kepada murid-muridnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paham buu..." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik permainan kedua..." begitu Bu Guru melanjutkan. "Bu Guru punya Qur'an, Ibu letakkan di tengah karpet. Nah, sekarang kalian berdiri di luar karpet. Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada di tengah tanpa menginjak karpet?" Nah, nah, nah. Murid-Muridnya berpikir keras. Ada yang punya alternatif dengan tongkat, dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, ia gulung karpetnya, dan ia ambil Qur'annya. Ia memenuhi syarat, tidak menginjak karpet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anak-anak, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya... Musuh-musuh Islam tidak akan menginjak-injak kalian dengan terang-terangan... Karena tentu kalian akan menolaknya mentah mentah. Premanpun tak akan rela kalau Islam dihina di hadapan mereka. Tapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kalian tidak sadar." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika seseorang ingin membangun rumah yang kuat, maka dibangunnyalah pondasi yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau membongkar pondasinya dulu, tentu saja hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dulu, kursi dipindahkan dulu, lemari disingkirkan dulu satu persatu, baru rumah dihancurkan..." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan menghantam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan mencopot kalian. Mulai dari perangai kalian, cara hidup kalian, model pakaian kalian, dan lain-lain, sehingga meskipun kalian muslim, tapi kalian telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara yang mereka... Dan itulah yang mereka inginkan." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh musuh kalian... Paham anak-anak?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paham buu!" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Islam, Bu? " tanya mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya dahulu mereka terang-terangan menyerang, semisal Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang tidak lagi." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begitulah Islam... Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya ambruk. Tapi kalau diserang serentak terang-terangan, mereka akan bangkit serentak, baru mereka akan sadar." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja ummat Islam di Ambon tidak diserang, mungkin umat Islam akan lengah terhadap sesuatu yang sebenarnya selalu mengincar mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham anak-anak?" "Paham Buu.." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdoa dahulu sebelum pulang..." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-111656796537017514?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/111656796537017514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=111656796537017514' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111656796537017514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111656796537017514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/05/ghazwul-fikri.html' title='Ghazwul Fikri'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-111580879301407818</id><published>2005-05-09T03:51:00.000-07:00</published><updated>2005-05-15T22:41:17.523-07:00</updated><title type='text'>Muslimah Sejati</title><content type='html'>Di zaman yang penuh kebebasan ini banyak sekali wanita Muslimah yang tidak memiliki ciri Muslimah. Mereka bersikap tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Islam. Seperti dalam masalah materi, wanita Muslimah seharusnya lebih mementingkan yang halal daripada jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah sejati tergambar pada riwayat yang menyebutkan bahwa seorang wanita ketika melepaskan suaminya yang akan pergi bekerja mencari nafkah berkata, "Bawa pulanglah rezeki yang halal, jika tidak kau dapatkan maka kami lebih rela kelaparan daripada menerima siksa api neraka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keimanan wanita ini menjadikan dia mengucapkan kata-kata yang jika kita ukur dengan keadaan sekarang sungguh aneh dan berbeda. Tetapi, itulah Muslimah sejati. Dia lebih senang kekurangan harta dan makanan daripada harus kelak menanggung beban siksaan api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami dari wanita seperti ini tentu tidak akan mau melakukan keharaman demi menyenangkan hati istri dan keluarganya. Tidak akan muncul para koruptor, penipu,maling, dan perampok, serta orang-orang yang berlumuran dengan riba, karena para istri menolak menerima uang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat lain menyebutkan tentang Muslimah sejati yang perlu diteladani dan direnungi oleh wanita sekarang. Ada seorang wanita yang tengah ditinggal oleh suaminya pergi berjihad fi sabilillah. Wanita tetangganya berkata kepadanya, "Bagaimana kau biarkan suamimu pergi meninggalkanmu dan anak-anakmu, siapa yang akan memberi makan kalian sekeluarga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wanita itu menjawab dengan penuh keimanan, "Setahuku suamiku itu akkaal (orang yang selalu makan) bukan Razzaaq (yang selalu memberi rezeki), jika akkaal telah pergi maka Razzaaq masih ada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman yang jernih wanita ini memberinya keyakinan bahwa yang memberikan rezeki itu adalah Allah maka jika pun suaminya pergi berjihad, tidak ada keraguan dalam hatinya untuk melepaskan pergi berjuang. Adapun yang akan memberikan rezeki baginya dan anak-anaknya adalah Allah, Ar Razzaaq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan seperti ini yang harus dimiliki oleh setiap Muslimah agar dunia ini tegak berdasarkan Islam, karena bagaimana mungkin para pejuang akan ikhlas jika para istri masih saja memberati suami mereka, takut menghadapi tantangan hidup dan menjadi orang-orang yang lemah iman dan daya juangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, para Muslimah sejati seperti ini harus ditumbuhkembangkan agar kehidupan ini lebih baik dan Islami. Dan benarlah perkataan seorang bijak yang menyebutkan bahwa, "Di balik setiap laki-laki yang hebat itu ada wanita yang hebat yang pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Mahbubah Aseri&lt;br /&gt;-----------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rasanya masih jauuuuuuuuuuuhhhh sekali dijuluki muslimah sejati......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-111580879301407818?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/111580879301407818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=111580879301407818' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111580879301407818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111580879301407818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/05/muslimah-sejati.html' title='Muslimah Sejati'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-111224086144830369</id><published>2005-03-30T19:45:00.000-08:00</published><updated>2005-03-30T19:47:41.453-08:00</updated><title type='text'>DUH, JAGA HIJAB DONG.......</title><content type='html'>“Dia ikhwan ya? Tapi kok kalau bicara sama akhwat dekat sekali???,” tanya seorang akhwat kepada temannya karena ia sering melihat seorang aktivis rohis yang bila berbicara dengan lawan jenis, sangat dekat posisi tubuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mbak, akhwat yang itu sudah menikah? Kok akrab sekali sama ikhwan itu?,” tanya sang mad’u kepada murabbinya karena ia sering melihat dua aktivis rohis itu kemana-mana selalu bersama sehingga terlihat seperti pasangan yang sudah menikah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Duh… ngeri, lihat itu… ikhwan-akhwat berbicaranya sangat dekat……,” ujar seorang akhwat kepada juniornya, dengan wajah resah, ketika melihat ikhwan-akhwat di depan masjid yang tak jauh beda seperti orang berpacaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Si fulan itu ikhwan bukan yah? Kok kelakuannya begitu sama akhwat?,” tanya seorang akhwat penuh keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah kejadian yang sering dipertanyakan. Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat masih saja terjadi dan hal itu bisa disebabkan karena:&lt;br /&gt;1. Belum mengetahui batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat.&lt;br /&gt;2. Sudah mengetahui, namun belum memahami.&lt;br /&gt;3. Sudah mengetahui namun tidak mau mengamalkan.&lt;br /&gt;4. Sudah mengetahui dan memahami, namun tergelincir karena lalai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bisa jadi kejadian itu disebabkan karena kita masih sibuk menghiasi penampilan luar kita dengan jilbab lebar warna warni atau dengan berjanggut dan celana mengatung, namun kita lupa menghiasi akhlak. Kita sibuk berhiaskan simbol-simbol Islam namun lupa substansi Islam. Kita berkutat menghafal materi Islam namun tidak fokus pada tataran pemahaman dan amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya panggilan ‘ikhwan’ dan ‘akhwat’ adalah panggilan persaudaraan. ‘Ikhwan’ artinya adalah saudara laki-laki, dan ‘akhwat’ adalah saudara perempuan. Namun di ruang lingkup aktivis rohis, ada dikhotomi bahwa gelar itu ditujukan untuk orang-orang yang berjuang menegakkan agama-Nya, yang islamnya shahih, syamil, lurus fikrahnya dan akhlaknya baik. Atau bisa dikonotasikan dengan jamaah. Maka tidak heran bila terkadang dipertanyakan ke-‘ikhwanan’-nya atau ke-‘akhwatan’-nya bila belum bisa menjaga batas-batas pergaulan (hijab) ikhwan-akhwat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivis sekuler tak lagi segan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ustadz bercerita bahwa ada aktivis sekuler yang berkata kepadanya, ”Ustadz, dulu saya salut pada orang-orang rohis karena bisa menjaga pergaulan ikhwan-akhwat, namun kini mereka sama saja dengan kami. Kami jadi tak segan lagi.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan aktivis sekuler di atas dapat menohok kita selaku jundi-jundi yang ingin memperjuangkan agama-Nya. Menjaga pergaulan dengan lawan jenis memang bukanlah hal yang mudah karena fitrah laki-laki adalah mencintai wanita dan demikian pula sebaliknya. Hanya dengan keimanan yang kokoh dan mujahadah sajalah yang membuat seseorang dapat istiqomah menjaga batas-batas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah pelanggaran-pelanggaran yang masih sering terjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pulang Berdua&lt;br /&gt;Usai rapat acara rohis, karena pulang ke arah yang sama maka akhwat pulang bersama di mobil ikhwan. Berdua saja. Dan musik yang diputar masih lagu dari Peterpan pula ataupun lagu-lagu cinta lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rapat Berhadap-Hadapan&lt;br /&gt;Rapat dengan posisi berhadap-hadapan seperti ini sangatlah ‘cair’ dan rentan akan timbulnya ikhtilath. Alangkah baiknya - bila belum mampu menggunakan hijab - dibuat jarak yang cukup antara ikhwan dan akhwat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tidak Menundukkan Pandangan (Gadhul Bashar) &lt;br /&gt;Bukankah ada pepatah yang mengatakan, “Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati”. Maka jangan kita ikuti seruan yang mengatakan, ”Ah, tidak perlu gadhul bashar, yang penting kan jaga hati!” Namun, tentu aplikasinya tidak harus dengan cara selalu menunduk ke tanah sampai-sampai menabrak dinding. Mungkin dapat disiasati dengan melihat ujung-ujung jilbab atau mata semu/samping. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Duduk/ Jalan Berduaan&lt;br /&gt;Duduk berdua di taman kampus untuk berdiskusi Islam (mungkin). Namun apapun alasannya, bukankah masyarakat kampus tidak ambil pusing dengan apa yang sedang didiskusikan karena yang terlihat di mata mereka adalah aktivis berduaan, titik. Maka menutup pintu fitnah ini adalah langkah terbaik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. “Men-tek” Untuk Menikah&lt;br /&gt;“Bagaimana, ukh? Tapi nikahnya tiga tahun lagi. Habis, ana takut antum diambil orang.” Sang ikhwan belum lulus kuliah sehingga ‘men-tek’ seorang akhwat untuk menikah karena takut kehilangan, padahal tak jelas juga kapan akan menikahnya. Hal ini sangatlah riskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Telfon Tidak Urgen&lt;br /&gt;Menelfon dan mengobrol tak tentu arah, yang tak ada nilai urgensinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. SMS Tidak Urgen&lt;br /&gt;Saling berdialog via SMS mengenai hal-hal yang tak ada kaitannya dengan da’wah, sampai-sampai pulsa habis sebelum waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Berbicara Mendayu-Dayu&lt;br /&gt;“Deuu si akhiii, antum bisa aja deh…..” ucap sang akhwat kepada seorang ikhwan sambil tertawa kecil dan terdengar sedikit manja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bahasa Yang Akrab&lt;br /&gt;Via SMS, via kertas, via fax, via email ataupun via YM. Message yang disampaikan begitu akrabnya, “Oke deh Pak fulan, nyang penting rapatnya lancar khaaan. Kalau begitchu.., ngga usah ditunda lagi yah, otre deh  .“ Meskipun sudah sering beraktivitas bersama, namun ikhwan-akhwat tetaplah bukan sepasang suami isteri yang bisa mengakrabkan diri dengan bebasnya. Walau ini hanya bahasa tulisan, namun dapat membekas di hati si penerima ataupun si pengirim sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Curhat&lt;br /&gt;“Duh, bagaimana ya…., ane bingung nih, banyak masalah begini … dan begitu, akh….” Curhat berduaan akan menimbulkan kedekatan, lalu ikatan hati, kemudian dapat menimbulkan permainan hati yang bisa menganggu tribulasi da’wah. Apatah lagi bila yang dicurhatkan tidak ada sangkut pautnya dengan da’wah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Yahoo Messenger/Chatting Yang Tidak Urgen&lt;br /&gt;YM termasuk fasilitas. Tidaklah berdosa bila ingin menyampaikan hal-hal penting di sini. Namun menjadi bermasalah bila topik pembicaraan melebar kemana-mana dan tidak fokus pada da’wah karena khalwat virtual bisa saja terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Bercanda ikhwan-akhwat&lt;br /&gt;“Biasa aza lagi, ukhtiii… hehehehe,” ujar seorang ikhwan sambil tertawa. Bahkan mungkin karena terlalu banyak syetan di sekeliling, sang akhwat hampir saja mencubit lengan sang ikhwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil untuk nomor 1-5: &lt;br /&gt;a. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan.” (HR.Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Allah SWT berfirman, “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, ‘Hendaknya mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya……” (QS.24: 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Allah SWT berfirman, “Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya……” (QS.24: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Rasulullah SAW bersabda, “Pandangan mata adalah salah satu dari panah-panah iblis, barangsiapa menundukkannya karena Allah, maka akan dirasakan manisnya iman dalam hatinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Rasulullah saw. Bersabda, "Wahai Ali, janganlah engkau ikuti pandangan yang satu dengan pandangan yang lain. Engkau hanya boleh melakukan pandangan yang pertama, sedang pandangan yang kedua adalah resiko bagimu." (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil untuk nomor 6-12: &lt;br /&gt;"... Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit di dalam hatinya..." (Al Ahzab: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Islam, pergaulan laki-laki dan perempuan sangatlah dijaga. Kewajiban berjillbab, menundukkan pandangan, tidak khalwat (berduaan), tidak ikhtilath (bercampur baur), tidak tunduk dalam berbicara (mendayu-dayu) dan dorongan Islam untuk segera menikah, itu semua adalah penjagaan tatanan kehidupan sosial muslim agar terjaga kehormatan dan kemuliaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan seorang muslim sangatlah dipelihara di dalam Islam, sampai-sampai untuk mendekati zinanya saja sudah dilarang. “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra:32). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelanggaran di atas dapat dikategorikan kepada hal-hal yang mendekati zina karena jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan mengarah pada zina yang sesungguhnya, na’udzubillah. Maka, bersama-sama kita saling menjaga pergaulan ikhwan-akhwat. Wahai akhwat…., jagalah para ikhwan. Dan wahai ikhwan…., jagalah para akhwat. Jagalah agar tidak terjerumus ke dalam kategori mendekati zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Rabbi…, istiqomahkanlah kami di jalan-Mu. Jangan sampai kami tergelincir ataupun terkena debu-debu yang dapat mengotori perjuangan kami di jalan-Mu, yang jika saja Engkau tak tampakkan kesalahan-kesalahan itu pada kami sekarang, niscaya kami tak menyadari kesalahan itu selamanya. Ampunilah kami ya Allah…… Tolonglah kami membersihkannya hingga dapat bercahaya kembali cermin hati kami. Kabulkanlah ya Allah… “ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diambil dari : Hudzaifah.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-111224086144830369?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/111224086144830369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=111224086144830369' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111224086144830369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111224086144830369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/03/duh-jaga-hijab-dong.html' title='DUH, JAGA HIJAB DONG.......'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-111200627511590100</id><published>2005-03-28T02:35:00.000-08:00</published><updated>2005-03-28T02:37:55.120-08:00</updated><title type='text'>blog-ku sayang</title><content type='html'>Ingat-ingat tentang blog ku...(kayaknya udah lumayan lupa niih..sweerrr....). Awalnya ngobrol-ngobrol dengan seorang teman akhwat, di status YMnya waktu itu ada alamat blog-nya, aku penasaran, aku buka buka itu blog...ko' ya bagus ya...hebat banget nih temenku, pikirku. Teruslah aku tanya kepadanya bagaimana cara buatnya, dengan kerendahan hati, temanku ini enggak mau ngajarin aku bagaimana membuat blog itu, terus aku diajaknya untuk ikutan ngobrol-ngobrol sama sesama teman akhwat....subhanallah...waktu itu maunya diajak conference itu untuk nyari orang yang bisa ngajarin bikin blog, malah dapat lebih...kenal dengan akhwat-akhwat lain yang baik-baik, ilmunya luas...subhanallah...Allah sayang betul sama aku, pikirku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah sambil berkenalan aku tanya sana tanya sini untuk nyari tahu ilmu baru yang namanya blog. Alhamdulillah ada seorang akhwat yang begitu baik membagi ilmunya kepadaku, malah jujur saja..blog ini dibuat olehnya, terima kasih ya dek, mudah-mudahan enggak bosen ajarin aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terus belajar bagaimana membuat blog, tentunya yang paling sederhana, masalahnya aku buta yang namanya templete dan kroni-kroninya itu...alhamdulillah sih sambil "nunak nunuk" aku mulai mengerti apa itu templete, bagaimana posting, dan sedikit trouble-trouble sudah bisa teratasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sejak kecil sebetulnya aku suka menulis, tapi sejajar juga dengan tidak memiliki ilmu menulis. Seingatku ketika SD, kalau mengarang aku lumayan lancar nulisnya, tapi kalo soal gambar...ampuuunnn...syusye banget. Sempat punya diari ketika SMP dan SMA (dulu lom ada SMU), lumayan penuh juga isinya, karena isinya memang keluhan-keluhan hidupku (maklum deehhh anak sekolahan...hehehe...apa hubungannya yah). Setelah kuliah aku enggak lagi kepikiran mau nulis, alasannya sih sederhana, takut dibaca orang lain saat aku lalai meletakkan buku diariku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, diusia yang masuk usia senja ini, Allah masih memberi aku kesempatan untuk mencoba menulis kembali, menulis untuk sekedar berbagi ilmu, berbagi pengalaman hidup, dengan harapan bermanfaat bagi yang membacanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kembali ke blogku yang sampai hari inipun, belum direvisi, dan malah mulai jarang menulis lagi....lagi-lagi kendala ilmu menulis yang nol. Aku ingin berbagi soal apapun lewat blog aku. Aku ingin berbagi tentang semua yang aku rasa, dan yang paling diinginkan adalah berdakwah via blog....Ya Rabb berikan aku kekuatan niat untuk hal yang satu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini, setelah aku banyak berinteraksi dengan teman-teman yang memiliki blog...ternyata...ada tambahan ilmu yang tidak aku sadari sebelumnya....aku bisa menilai diriku sendiri tentang seberapa kadar ilmuku untuk mendakwahi orang lain...subhanallah....tidak ada seujung kukupun !!!!. Terima kasih Ya Rabb....Engkau tunjukkan padaku lewat komunitas blog ini bahwa aku ini belum punya ilmu apa-apa untuk berdakwah via blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman semua adalah inspirasi dan semangatku untuk selalu memperbaiki diri. Terima kasih yang terhingga pada kalian semua, hanya Allah yang dapat membalas jasa-jasa kalian padaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih ya Rabb atas kesempatan yang Engkau berikan padaku untuk dapat berkomunitas dengan orang-orang baik, sholeh, sholehah yang ada di muslimblog.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-111200627511590100?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/111200627511590100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=111200627511590100' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111200627511590100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111200627511590100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/03/blog-ku-sayang.html' title='blog-ku sayang'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-111163966115307701</id><published>2005-03-23T20:39:00.000-08:00</published><updated>2005-03-23T20:47:41.156-08:00</updated><title type='text'>wanita dalam kesunyian</title><content type='html'>Suatu saat, aku bertemu dengan 2 orang wanita muda, mereka begitu ramai ngobrol membicarakan sesuatu. Aku tak jelas dengar apa yang mereka sedang obrolkan, karena mereka bicara dalam sunyi...ya dalam sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja itu, aku ada janji dengan suami ke suatu tempat. Seperti biasa, aku menggunakan jasa kopaja utk sampai ke tujuanku. Alhamdulillah aku bisa duduk, karena penumpangnya sore itupun tidak banyak. Didepanku duduk 2 wanita muda. Tangan mereka mewakilkan pembicaraan mereka. Aku tergoda untuk memperhatikan mereka, aku perhatikan bagaimana tangan dan jari mereka mewakili apa yang mereka obrolkan, mereka tertawa, sepertinya ramai sekali apa yang mereka perbincangkan. Aku mulai menyelami kesunyian mereka. Mereka nampak menikmati kesunyian itu. Aku terus menyelami mereka, deru mesin kopaja sudah tak terdengar lagi di telingaku, aku hanya mendengarkan kesunyian yang sesaat terasa indah ditelingaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, mereka begitu menikmati kesunyian itu, ya..mereka ternyata 2 wanita muda yang bisu,mungkin juga tuli, tapi mereka kelihatan begitu menikmati. Aku melihat ke diriku sendiri...mampukah aku menerima kenyataan apabila aku seperti mereka...dikaruniai Allah dengan kekurangan menjadi bisu dan mungkin bahkan tuli...mampukah aku ???....nyatanya aku tidak bisa menjawab pertanyaan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatanya aku masih sombong dengan kesempurnaan yang aku miliki, ampuni aku ya Rabb&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-111163966115307701?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/111163966115307701/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=111163966115307701' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111163966115307701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/111163966115307701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/03/wanita-dalam-kesunyian.html' title='wanita dalam kesunyian'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-110782925837875123</id><published>2005-02-06T06:19:00.000-08:00</published><updated>2005-02-08T01:58:24.416-08:00</updated><title type='text'>Menulis oh menulis</title><content type='html'>Kenapa sih jadi bumpet isi kepala ketika akan mulai menulis ??. Itu selalu pertanyaan yang timbul di kepalaku ketika ada semangat menulis, kemudian tiba saatnya di depan kompi..ehhh...hilang begitu saja ide cerita. Padahal sudah menyediakan waktu khusus, juga tema cerita, tinggal ngembangin aja,kenapa yaaaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sekitar 3 ide cerita yang amat sangat diniatkan untuk ditulis dan mudah-mudahan bisa meramaikan khasanah movel islami di negri ini, kalaupun enggak laku...yaaa...sekedar memperdalam ilmu menulis hasil belajar otodidak, tetapi semua semangat itu kandas, ketika sudah duduk manis di depan kompi dan menulis belum sampai 1 paragrafpun...wuuiiihhh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah sudah hampir sebulan ini, blog saya enggak lagi terisi apa-apa...pengen nangis deh setiap kali lihat blog sendiri yang kosong melompong gak ada isinya :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, saya belum punya sedikitpun ilmu teoritis mengenai dunia tulis menulis, apalagi pengalaman menulis semacam cerpen, novel. Tapi seringkali menghayal tentang asyiknya menulis cerpen, karena menurut saya banyak yang bisa diceritakan dari apa yang kita alami sehari-hari...mirisnya...menulis untuk blog sendiri saja susahnya minta ampuuunnn, padahal banyak sekali kejadian sehari-hari yang membuat saya selalu saja ingin dan ingin menulis...apa dayaaa&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-110782925837875123?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/110782925837875123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=110782925837875123' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110782925837875123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110782925837875123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/02/menulis-oh-menulis.html' title='Menulis oh menulis'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-110594876488913865</id><published>2005-01-16T23:40:00.000-08:00</published><updated>2005-01-19T21:19:05.100-08:00</updated><title type='text'>Apakah kita bisa membantunya ?</title><content type='html'>&lt;img width="250" height="200" src="http://www.geocities.com/septina_h/fotohaqi.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita lakukan ketika kita terkena ujian ?, ditimpa sakit yang luar biasa sakit, kanker mata. Bagaimana kalau itu menimpa anak yang berusia 3 tahun lebih (afwan untuk semua teman-teman yang menerima massage group atau juga email ke milis-milis tentang kesalahan usia Haqi) ?. Dapatkah kita bayangkan bagaimana anak-anak mampu menahan rasa sakit. Sedangkan disuntik saja sudah menangis keras-keras. Ya...penyakit ini menimpa seorang anak bernama HAQI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita bantu untuk adik kecil yang masa indahnya terenggut dengan penyakit yang ganas ini ?. Ada surat dengan tulisan tangan dari umminya Haqi untuk teman-teman semua agar teman-teman bisa turut membantu, sayangnya sudah dicoba ditampilkan disini, tapi kekecilan...jadinya akan ditulis ulang, karena saat ini secara jujur umminya Haqi mengatakan memang amat sangat membutuhkan dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;RIWAYAT PENYAKIT KANKER M IZULHAQ YG TELAH MERENGGUT 1 MATANYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M Izulhaq berumur 3 tahun 3 bulan. Ia lahir pada tanggal 27 September 2001. Ia merupakan anak ke 3dari 3 bersaudara. Kakaknya yang pertama laki-laki berumur 9 tahun dan yang kedua berumur 8 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya pada usia 3 bulan, mata kanan Haqi (panggilan M Izulhaq) terlihat juling/jerang. Saya pikir juling biasa. Pada bulan Januari 2002 saya bawa Haqi ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Saat itu Haqi diterapi obat selama 3 bulan. Pada bulan Maret 2002 saya bawa kembali ke RSCM, ternyata Haqi tidak ada tanda-tanda yang lebih baik (julingnya tidak berubah bahkan semakin juling). Akhirnya diperiksa dengan seksama (lebih teliti lagi) yaitu dengan USG. Dari pemeriksaan 2 dokter ahli waktu itu yaitu Dr. Zainal dan Dr. Lumangga, diketahuilah jenis penyakitnya  yaitu RETINABLASTOMA atau tumor yang terletak didalam mata, dimana tumor ini sangat ganas yang menyebabkan pembengkakan pada mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya sempat shock karena dokter memberikan gambaran bagaimana tentang penyakit ini yang sangat menyeramkan. Dokter mengatakan bahwa matanya makin lama makin membengkak dan mengeluarkan nanah dan darah serta berbau tidak sedap. Oleh karena itu anak saya harus dioperasi CRIO LYO pada bulan Mei 2002, semacam ditembak pakai laser untuk membakar tumornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai di operasi, setiap minggu saya harus control, dari hasil control itu ternyata tidak menunjukkan kesembuhan, bahkan semakin buruk, tumornya makin berkembang dan ganas. Oleh karena itu anak saya harus dioperasi kembali, namun harus dioper ke RS Aini, karena alat yg ada di RSCM sudah tua dan tidak bagus lagi kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena di RS Aini biayanya cukup mahal yaitu biaya operasinya saja 5 juta belum termasuk biaya yang lain seperti resep obat, biaya labor, biaya ruangan, dsb. Maka saya memutuskan untuk menunda operasinya dan saya beralih kepengobatan tradisional yaitu HPA, produk Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan November, Desrmber 2002 mulai terlihat memerah. Dan saat mulai membengkak, saya beralih memakai obat sinshe, produk Cina dari daun teratai, dan alhamdulillah bengkaknya hilang tetapi masih merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Januari 2003 saya bawa kembali ke RSCM. Setelah diperiksa oleh dokter ternyata tumornya sudah memenuhi bola mata bahkan akarnya sudah sampai ke jaringan otot yang ada di sekitar mata, sehingga diputuskan bahwa mata kanan anak saya sudah tidak bisa dipertahankan lagi dan harus diangkat, dan itu harus dilakukan segera (pada bulan Januari 2003). Bagai disambar petir hati saya dan suami saat itu, sangat-sangat sedih membayangkan mata anakku bakal tinggal satu. Abi/ayahnya sampai terserang stroke ringan, dimana beliau tidak dapat minum dengan sempurna dikarenakan mulutnya miring ke kanan. Alhamdulillah setelah berobat akupuntur dan medis selama 3 bulan, suamiku sembuh dari penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu setelah operasi pengangkatan bola mata kanan anak saya, saya harus control, saat control pertama setelah operasi, saya pikir sudah selesai masalah berat saya. Namun justru masih jauh dan masih panjang pengobatan tumor yang sudah dikatagorikan kanker tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah operasi pengangkatan bola mata kanan, Haqi haru menjalani radioterapi yaitu mata kanannya harus di radiasi sebanyak 20 x berturut-turut setiap hari selama 1 bulan. Radioterapi ini dilakukan antara tanggal 16 Februari – 23 Maret 2004 dengan biaya Rp. 2.500.000,-, belum termasuk yang lain-lain seperti resep dan periksa labor, seperti CT Scan dengan biaya Rp. 1.200.000,-, BMP &amp; LP Rp. 250.000,-, ronsen Rp. 100.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah radioterapi selesai, anak saya Haqi harus menjalani kemoterapi. Kemoterapi ini pengobatannya sangat panjang dan membutuhkan waktu yang lama yaitu sekitar 2 tahun dan biayanya sangat mahal. Untuk samapi selesai kemoterapi membutuhkan biaya lebih kurang Rp. 40.000.000,-. Satu kali kemoterapi biayanya lebih kurang Rp. 3.500.000,- dan ini dilakukan siklus per 6 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 2 tahun, Haqi sudah menjalani kemoterapi sejak bulan Juni 2004 sampai sekarang Januari 2005, dan InsyaAllah akan terus dilakukan kemoterapi sampai kira-kira Juni 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata januari 2005 ini kanker pada kelopak mata kanan Haqi tumbuh lagi dan harus segera dioperasi kembali. Dan pada 10 januari 2005 dilakukanlah operasi pengangkatan kelopak mata kanan atas dan bawah beserta otot-otot yang ada di dalam rongga matanya. Padahal saat ini kemoterapi Haqi belum selesai dan masih harus dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mata kanan Haqi tidak ada lagi, yang tersisa hanya tinggal rongganya saja dan harus selalu ditutupi dengan perban. Padahal saat menjalani kemoterapi saja, rasanya tidak tahan melihat penderitaannya. Kulit tubuh enghitam, rambut rontok dan badan kurus dan kemo harus ditusuk dengan jarum suntik dan infuse.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apabila melihat keceriaannya dan semangatnya untuk hidup, hati rasanya sedikit tenang dan optimis, semua harus kita jalani dengan ketawakalan dan kesabaran serta kekuatan hati dan jiwa. Tiada daya dan kekuatan yang kita miliki untuk menjalani semua ini kecuali Milik Engkau ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memberikan kepada kami sekeluarga kekuatan iman dan kesabaran dan kelapangan rezeki untuk biaya-biaya pengobatan Haqi. Amiinnn….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;Ibu Haqi : Widyaningsih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini kanker Haqi sudah masuk stadium IV. Bila ada yang bersimpatik terhadap penyakit yang diderita oleh Haqi, saya sebagai ibu dari Haqi mengucapkan Jazakillah Khairan Kasiroh, semoga Allah membalas kebaikannya dengan pahala dan berkah Allah yang berlipat ganda, Amin&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita mengharukan dari Haqi. Suatu saat Haqi dibawa oleh umminya dan adik umminya ke areal anak-anak sekolah SDIT, anak-anak itu memperhatikan Haqi sambil bisik-bisik "Ih matanya kenapa tuh". Apa reaksi Haqi ?, dia bilang ke umminya "Ummi, Haqi enggak malu ko". Subhanallah, Allah memberikan ketabahan pada diri haqi untuk tidak minder dengan kondisi badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi teman-teman yang ingin menyumabngkan langsung ke rekening umminya hAqi silahkan ke Bank BTN, Tabungan BATARA, nomor rekening : 00140-01-50-006576-8, atas nama Widya Ningsih atau bisa juga ke rekeningku (sudah atas izin umminya Haqi), bank Mandiri Cabang Jakarta Pancoran, nomor rekening : 070-0001000426. Sejauh ini via rekeningku sudah terkumpul Rp. 1.300.000,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang bisa membalas keikhlasan teman-teman semua. Kita sama-sama berdoa semoga Allah memberi ketabahan, kekuatan, keikhlasan kepada orang tua Haqi juga kepada Haqi atas ujian yang menimpa mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-110594876488913865?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/110594876488913865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=110594876488913865' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110594876488913865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110594876488913865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/01/apakah-kita-bisa-membantunya.html' title='Apakah kita bisa membantunya ?'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-110498288357818348</id><published>2005-01-05T19:40:00.000-08:00</published><updated>2005-01-05T21:20:45.796-08:00</updated><title type='text'>Bencana itu..........</title><content type='html'>&lt;img width="200" height="150" src="http://geocities.com/izzatul_islam16/madras.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana itu....ya bencana itu....mengguncangkan semua hati rakyat dunia...tanpa kecuali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...Engkau menunjukkan kekuasaanMu. Seperti yang telah Engkau firmankan dalam surah AZ ZALZALAH :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila bumi diguncangkan dengan guncangannya (yang dahsyat),&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (jadi begini)?",&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada hari itu bumi menceritakan beritanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YA ALLAH, Engkau telah tunjukkan kekuasaanMu&lt;br /&gt;Kami tunduk padaMu Ya Rabb&lt;br /&gt;Kami tunduk padaMu&lt;br /&gt;Tidak sulit bagiMu untuk mencabut nyawa-nyawa setiap manusia&lt;br /&gt;Juga aku....ya aku, hambaMu yang dhaif ini&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-110498288357818348?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/110498288357818348/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=110498288357818348' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110498288357818348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110498288357818348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2005/01/bencana-itu.html' title='Bencana itu..........'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-110413602498758575</id><published>2004-12-27T01:25:00.000-08:00</published><updated>2004-12-27T00:27:04.986-08:00</updated><title type='text'>Matiku</title><content type='html'>Suatu saat aku membaca berita tentang seorang ustadz yang dianiaya, kondisinya amat sangat memprihatinkan, aku tidak tega untuk melihatnya walaupun hanya dari gambar saja disebuah majalah islam. Aku sempat merinding membacanya...aku teringat suamiku, Rabbi rasanya aku belum siap ditinggalkan oleh suamiku. Astaghfirullah....aku ko' jadi begini ya...bathinku. Sampai beberapa hari kemudian sahabatku, tempat aku sering berbagi cerita, meninggal dunia karena sakit jantung yang memang sudah diidapnya sejak lahir. Sewaktu sakitnya sampai di rawat di rumah sakit, aku tidak sempat menengoknya karena aku sendiri sedang flu. Aku juga kurang berkomunikasi dengannya, juga dengan suaminya yang merupakan temanku dari sejak SD hingga sekarang, sampai aku mendapat sms dari adiknya, sahabatku meninggal dunia, Innalillahi wa innalillahi roji'un, semoga Allah memberi tempat yang terbaik di sisiNya. Selama sahabatku sakit, ibu mertuanya yang memang dekat juga dengaku, saat itu juga sedang sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menantunya meninggal, beliaupun masuk rumah sakit dengan penyakit yang sama. Aku dan suami sempat menengoknya, dan saat aku menengok itu, kondisinya sudah semakin baik. Beliau sempat ngobrol dan bercanda dengan aku dan suamiku. Aku masih belum menangkap sinyal-sinyal peringatan dariMu dengan meninggalnya sahabatku itu ya Rabb. Sepekan kemudian aku mendapat khabar bahwa pakdeku yang juga sudah lama menderita strooke, meninggal dunia. Kami sekeluarga tidak bisa datang kerumahnya karena pakdeku ada didaerah Jawa Tengah. Rabb...beri tempat yang terbaik bagi pakdeku. Semasa hidupnya beliau sering menanyakan kami sekeluarga. Sepekan setelah pakdeku meninggal, kembali aku mendapat khabar, mertua sahabatku meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Saat itu terjadi peledakan bom di dekat kedubes Australia, jalan begitu macet. Ya Allah...tiba-tiba aku tersadar...apa yang ingin Engkau sampaikan padaku ya Rabb. Aku mulai merenung-renung, Rabbi...apakah ini peringatan dariMu dengan tidak siapnya aku ditinggal oleh suamiku. Ya...suamiku juga hambaMu yang setiap saat bisa Engkau ambil, seharusnya aku sadari itu. Sepekan kemudian paman suamiku yang dirawat di rumah sakit juga meninggal karena sakit lever. Ya Allah....aku mulai membuka mata dan hati akan apa yang sedang Engkau sampaikan padaku. Sepekan kemudian ibu sahabat suamiku, meninggal dunia karena sakit kanker rahim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangisi diriku sendiri, Rabbi...aku sadar cepat atau lambat, aku akan ditinggalkan orang-orang yang aku cintai, atau bahkan aku yang meninggalkan mereka terlebih dahulu. Engkau sudah cukup jelas memperlihatkan pada diriku, bahwa semua hambaMu pasti mati, pasti menghadapMu untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya selama hidup !!!. Ampuni aku ya Rabb, seharusnya aku tetap menyiapkan diriku untuk matiku juga untuk kematian orang-orang yang aku cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...kalau Kau berkehendak, tidak ada satupun yang bisa menghalangiMu, ampuni aku ya Rabb. Ya, setiap manusia pasti mati. Bagaimanapun caranya, kapan, kita tidak bisa tahu. hanya Allah yang tahu kapan kita akan mati. Yang harus diketahui adalah bahwa KITA HARUS MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MATI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi....ampuni aku yang masih sering melalaikan Engkau&lt;br /&gt;Ampuni aku yang masih belum mempersiapkan matiku dengan baik&lt;br /&gt;Beri aku kesempatan ya Rabb, untuk mempersiapkan matiku&lt;br /&gt;Beri aku keikhlasan, ketabahan dan kesabaran atas kepergian saudara-saudaraku tercinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...aku yakin akan ketentuanMu pada setiap manusia. &lt;br /&gt;Seperti yang Engkau tetapkan dalam firmanmu "Maka apabila jadilah, jadilah". &lt;br /&gt;Engkau yang menghidupkan dan mematikan semua hambaMu, maka seharusnya pantaskah aku membanggakan diriku dihadapanMu&lt;br /&gt;Ampuni aku ya Rabb...ampuni aku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-110413602498758575?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/110413602498758575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=110413602498758575' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110413602498758575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110413602498758575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/12/matiku.html' title='Matiku'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-110353562516117725</id><published>2004-12-19T01:36:00.000-08:00</published><updated>2004-12-20T19:18:47.356-08:00</updated><title type='text'>Tuk Sahabatku</title><content type='html'>Pekan lalu aku mendapat berita dari ibuku, ibu sahabatku sakit dengan kondisi yang sangat kritis. Aku kaget juga karena yang nelpon ko' sampai ibunya, pasti sudah lebih parah dari biasanya bathinku. Malam aku segera telpon ke rumahnya dan yang menerima ibunya. "Assalamu'alaykum bu, ini septi"kataku. "Wa'alaykumsalam mbak septi....adikmu mbak..." ibu sahabatku serta merta menangis mendengar suaraku. "Iya bu, sabar ya bu, Allah sedang menguji adik dan keluarga ibu, ibu sehatkan ?" terbata-bata aku bicara dengan ibu sahabatku, beliau sudah sangat tua dan sangat sayang dengan anak bungsunya, sahabatku. "Iya, adikmu kritis mbak, ibu nelangsa, dia belum pernah senang, belum nikah, sekarang ko ujiannya berat sekali" kembali ibu sahabatku menangis. "Iya bu sabar, Allah tahu yang terbaik untuk adik bu, kita berdoa sama-sama ya bu, semoga adik kuat menerima cobaan ini, ibu juga kuat ya, adik akan punya semangat hidup kalau ibu enggak terlihat sedih, ibu juga harus menjaga kesehatan, adik butuh ibu untuk memberi semangat"kataku. Iya mbak...datang ya nengok adikmu, sekarang dirumah kakaknya, disana dia lebih tenang karena banyak yang ngurus" kata ibu sahabatku. "InsyaAllah bu, paling lama hari Sabtu saya datang dengan suami. Sudah ya bu, ibu sehat ya, jaga kesehatannya, saya mau telpon ke rumah kakak ya bu, assalamu'alaykum" kataku dan langsung aku tutup, karena aku juga enggak tahan untuk menangis, dan tetep enggak bisa nangis karena aku telponnya di wartel. Aku langsung telpon ke rumah  kakak sahabatku itu, aku sudah cukup kenal dengan seluruh keluarganya, karena kami bersahabat sudah 10 tahun lebih. Ibunya sudah seperti ibuku sendiri, dan orang tuaku sudah seperti orang tua sahabatku. Aku sempat bicara dengan sahabatku sebentar. "Assalamu'alaykum kenapa adikku sayaaang, sakit lagi ya" kataku"Iya mbak, muntah melulu, mual, lemes" katanya. Kalau sahabatku ada kesempatan bicara sama aku biasanya pasti banyak laporan dari apa yang dia rasakan dan dia alami. "Sabar ya dek, Allah sedang mengujimu, menguji kesabaranmu". "Iya mbak, dosaku banyak ya mbak" kata sahabatku pelan. "adikku sayang, Allah tidak akan memberi cobaan yang tidak bisa kamu pikul, Allah sudah menakar kadar kekuatan masing-masing hambaNya dalam mendapat ujian, istighfar aja ya sayang, berdoa mohon kekuatan menempuh ujian ini", kataku menahan tangis. Aku sangat tahu penyakitnya. Ginjalnya sudah sedikit sekali berfungsi. Satu ginjal menciut dan ginjal lainnya hanya berfungsi dibawah 50 %. "Ya sudah sekarang istirahat aja ya, insyaAllah sabtu aku ke sana dengan suami, jangan pernah putus asa ya dek, kan mau jadi hamba Allah yang beriman, mesti diuji dulu kan ?" kataku pelan karena sebenarnya aku menahan tangis. "Iya mbak, doain aku ya mbak semoga kuat". "Ya insyaAllah, sudah ya, assalamu'alaykum" kataku menyudahi pembicaraan.Ya Allah...kuatkan sahabatku dalam menerima cobaanMu ya Rabb, juga keluarga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 tahun yang lalu sahabatku terkena serangan ginjal. Awalnya sih cuma sakit perut aja. Diantar ibunya dia pergi ke klinik terdekat. Setelah diberi obat dan diminum, sakitnya hilang tetapi kemudian badannya tiba-tiba kaku, menurut cerita dia, lutut kakinya sudah menyatu dengan dahinya, bayanganku badannya seperti ditekuk dua begitu....astaghfirullah, aku menangis dalam hati waktu itu. Akhirnya sahabatku dibawa ke rumah sakit besar yang ada di sekitar Jakarta Selatan. Diagnosa dokter saat itu menyatakan ginjalnya sudah tidak berfungsi baik, jadi yang seharusnya fungsinya melepas racun, ini malah meresap racun. Aku miris sekali mendengarnya. Aku datang ke rumah sakit itu dan membesarkan hatinya, bahwa semua ini adalah ujian yang Allah beri untuk dia. Nampak sekali kekecewaan dalam dirinya. Dokter menyarankan sahabatku segera cuci darah. Waktu itu dokter bilang akan dipasang selang kecil di pergelangan tangannya. Sahabatku takut dan memaksa untuk tidak cuci darah dan pulng sesegera mungkin. Dan memang biaya di rumah sakit itu lumayan besar. Akhirnya sahabatku mencari jalan pengobatan lain, yaitu dengan pengobatan akupuntur. Setahun setelah menjalani terapi akupuntur. Alhamdulillah dia jauh lebih sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun setelah dia berobat akupuntur, dokter yang menangani dia di akupuntur itu meninggal dunia. Sahabatku kembali putus asa. Dia merasa sekarang ini belum sembuh, tetapi yang mengobati dia sudah tidak ada. Waktu itu dia sempat curhat denganku "Mbak, dosaku banyak banget ya mbak, penyakit belum sembuh, ko' dokternya sudah meninggal". "Adikku, Allah pasti punya rencana tersendiri untuk kamu, percayalah, pasti ada hikmah dibalik kejadian ini semua. jangan putus asa, kamu sudah semakin sehat, apa enggak kepingin nularin apa yang sudah kamu alami kepada orang lain yang butuh ?" kataku. "Aku bisa apa mbak ?, maksudnya mbak belajar akupuntur ?" katanya dengan nada yang terheran-heran. "Ya kenapa enggak kalau memang di Jakarta ada kursus akupuntur, hidupmu kan bisa kamu gunakan untuk memudahkan orang lain dengan jalan akupuntur itu" kataku. Eh apa kata sahabatku "Enggak mungkinlah...aku enggak bisa". Aku tidak bisa lagi memaksa karena mungkin dia merasa dirina memang belum sehat betul sementara untuk kursus kan harus mencari-cari informasi. Sampai suatu saat sahabatku menelponku "Mbak aku mau kursus akupuntur, deket sama rumah". Aku bahagia mendengarnya "Alhamdulillah, ya begitu, yang penting jangan jauh-jauh nyari  tempat kursusnya" kataku. "Iya deket ko', doain ya biar aku sehat terus". InsyaAllah, mudah-mudahan dalam sakitmu kami masih bisa berguna untuk orang lain" kataku. Setelah kursus beberapa bulan, plus dia juga berobat ke guru tempat dia belajar akupuntur, yang kata sahabatku seorang dokter juga, sahabatku diajak oleh teman-temannya buka praktek akupuntur. Suatu sata dia cerita padaku "Mbak aku kualahan nih, temen-temenku pada mau narik aku ke kliniknya". "Alhamdulillah kalau banyak yang percaya sama kamu, ya kamu pilih yang terdekat dengan rumah, kamu kan enggak boleh capek" kataku. "Iya deh" katanya. Beberapa bulan kemudian dia kembali menceritakan kemajuannya dalam berpraktek "Mbak ada bapak-bapak deket rumah, maunya di tusuk sama aku, aku suruh ke klinik enggak mau, katanya badannya sehat kalau sama aku, sudah tua banget mbak orangnya".Aku bingung juga jawabnya "Masih ada istri atau anaknya enggak, ya kamu jangan sendiri gitu", kataku was-was. "Ada istrinya ko'". "Ya sudah alhamdulillah, hati-hati aja ya, mudah-mudahan bapak itu tetap cocok sama kamu sampai sembuh" kataku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enggak sampai sebulan dia sudah beri khabar lagi "Mbak aku sudah buka praktek dirumah, jadi enggak capek mondar-mandir". "Alhamdulillah kalau gitu, pasiennya banyak enggak ?" kataku. "Lumayan mbak, alhamdulillah, aku enggak pasang plang dan brosur ko', cuma dari pasien yang udah aku tanganin dan cocok akhirnya temen-temen mereka yang datang" katanya. "Ya alhamdulillah kalau gitu, tetap rendah hati ya dek, dijaga perasaan pasiennya supaya senang dengan caramu mengobati mereka, mudah-mudahan Allah memberi kelancaran usahamu" kataku. "Amiiinnn...tetep doain adik mbak yang nakal ini ya" katanya. Dia memang manja kalau dengan aku. Sampai setelah idhul fitri kemarin, aku telpon dia, dan ternyata dia sedang sakit. Waktu itu ibunya bilang kecapek-an. Beberapa hari kemudian aku telpon dia lagi, katanya rambutnya sudah rontok...ya Allah...bathinku, ada apa dengan sahabatku. Lantas aku bilang "Sabar ya dek, mudah-mudahan bisa cepat sembuh kembali, istirahat total ya". "Iya mbak, doain enggak ada apa-apa ya sama aku" katanya. Sampai akhirnya aku menerima telpon daro ibuku soal sahabatku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu sekitar jam 10-an aku berangkat dengan suami dan adik sepupuku. Sudah hampir 3 tahunan aku enggak lagi ke rumah kakak sahabatku. Terakhir ke sana persis pertama kali sahabatku terkena serangan ginjal, 3 tahun yang lalu, dan aku lupa arah jalan kesana. Setelah tanya-tanya dan beberapa kali ganti kendaraan (kalo' gak salah 5 x ganti buat berangkatnya aja !!!!), sampailah ditempat tujuan sekitar 3 jam kemudian.....wuuuiiihhhh jauh plus macet....subhanallah benar-benar diuji kesabaran kami. Sampai di rumah kakak sahabatku, ada keluarga yang kumpul dirumah itu. Temanku baru saja selesai makan. Ada ibu sahabatku juga. Aku menyalami dengan penuh takzim juga kangen, kelihatan dia ingin menangis tapi ditahannya. Aku menghampiri sahabatku dan bertanya "Gimana khabarnya dek?". Dia diam aja dan cuma ngelihatin aku,yang tadinya duduk terus jadi tiduran. Aku agak aneh juga melihatnya, dia enggak seperti biasanya bathinku. Aku keluarkan tasbih pesanan sahabatku. Dia minta dibawakan tasbih dari kayu, katanya enteng. Aku hanya mengusap-ngusap tangannya saja dan bilang "Kok gemuk kamu dek ?". "Apaan gemuk, ini bengkak mbak !!" katanya. "OOO...". Aku gak bisa berkata apa-apa lagi. Ya Allah...sudah sampai sebegitu parahkah sahabatku ini ??. Kami lantas ngobrol-ngobrol santai dengan keluarganya. Kakak sahabatku sempat ngobrol berdua denganku, katanya "Septi, kemarin pas adik tau septi mau datang, kelihatan dia seneng banget, sampai baju yang mau dipakai ketemu septi aja dia pilih sendiri, biasanya enggak gitu". Duuhh...aku jadi sedih banget karena aku jarang banget nelpon dia. Tapi herannya setiap aku inget dia, pasti 2 atau 3 hari kemudian dia nelpon aku. Aku cuma tersenyum aja mendengar aduan kakaknya itu. Aku terharu, dia begitu merindukan aku, kakaknya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 2 jam kami bertamu dan karena suami harus masuk kerja, kami pamit. Ibu sahabatku kelihatannya masih ingin aku tetap disana, juga sahabatku, tetapi aku enggak mungkin enggak pulang. Akhirnya aku bilang sama ibu "InsyaAllah pekan depan kesini lagi bu, nanti saya telpon". "Iya,ibu tunggu ya, bener lho" kata ibu penuh harap. "InsyaAllah saya sempatkan bu" kataku. Dan akupun pamit sama semua keluarga yang ada di rumah itu. Dijalan kepalaku terasa pusing sekali. Aku memikirkan sahabatku, ibu sahabatku. Aku enggak bisa ngebayangin bagaimana rasanya seandainya sakit itu aku derita...ya Allah...beri kesabaran, keikhlasan kepada sahabatku dan keluarganya. Bagaimana kalau sakit iru datang kepadaku sementara aku belum menyiapkan bekal matiku...ya Allah...ampuni aku...ampuni aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 hari kemudian aku mendapat sms dari sahabatku yang isinya "Mbak aku mau diopname di RS". Ya Allah....apakah kondisinya sudah semakin parah, bathinku. Aku balas sms-nya "di rumah sakit mana rencananya ?". Dia jawab "Mungkin pertamina, mbak aku mual banget, aku putus asa mbak". AKu lemes baca sms-nya. Lalu aku balas "TIDAKLAH SEORANG MUSLIM YANG TERTIMPA PENYAKIT, SAKIT DAN SEMISALNYA KECUALI ALLAH MERONTOKKAN KESALAHANNYA SEBAGAIMANA RONTOKNYA POHON AKAN DAUN-DAUNNYA (HR BUKHARI). Malamnya Aku menelpon sahabatku ke wartel. "Tambah sakit ya dek ?". "Lemes mbak, mual banget, aku putus asa deh". katanya lemah. "Adikku sayang, sdah baca sms aku kan ?, istighfar ya sayang, hamba Allah itu enggak ada kamus putus asa lho. Bersyukurlah karena Allah menghisab kita disunia, daripada didiemin aja sama Allah sampai kita enggak tahu lagi jalan kita bener apa enggak. Pilih mana hayoo". Kataku sediiihh banget. "Iya sih mbak, aku sudah coba pasrah ko'" katanya. "Sabar ya sayang, nikmati apa yang tengah Allah beri untuk kamu, yakinlah akan ada hikmah yang indah untuk kamu kelak, ya sayang", kataku menahan tangis. "Iya mbak, aku pasrah deh ". Lalu aku bilang "Ingatkan cerita nabi Nuh yang diuji dengan sakitnya yang membuat semua orang menjauhinya ?, nah begitu sabar dan tawakkalnya beliau dengan cobaan yang dihadapi, kamu pun insyaAllah kalau ingin menjadi hamba Allah yang beriman dan bertawakkal pasti bisa mengalahkan rasa putus asamu". "Iya mbak, kan kalo mau naik tingkat ujain dulu ya"Katanya. "Iya dek, tawakkal ya dek ya, kita berdoa sama-sama ya, mudah-mudahan Allah memberi kekuatan pada dirimu untuk menghadapi ujian ini" kataku. "Mbak kalo aku di opname, tungguin ya"katanya. "iya InsyaAllah" kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin malam aku dapat sms dari sahabatku kalau dia mau ke rumah sakit dan akan diopname. Hari kamis, aku ambil cuti dan berencana menunggui sahabatku itu, jam 10 pagi bersama suami kami baru sampai rumah sakit. Aku prihatin melihat sahabatku, sabtu ketika aku menengok di rumah kakaknya, dia belum selemas hari itu. Bicara sudah sulit, badannya lemas. Semakin sore, semakin lemah dan menurun kondisinya. Dokter yang memeriksanya hanya memberikan alternatif cuci darah, tidak ada alternatif lain. Sahabatku sangat tidak ingin cuci darah, dokternya bilang untuk mempermudah proses cuci darah, dada sebelah kanannya akan dipasang alat, dan itu operasi kecil. tetap saja sahabatku tidak ingin cuci darah, karena takut dioperasinya. Dia tidak memberi keputusan cepat, semuanya memang memaklumi, walaupun seluruh keluarga mendukung cuci darah, karena hanya dengan itu dia bisa lebih sehat. Sampai jum'at sore dia masih belum memberi keputusan, kondisinya semakin menghawatirkan, aku tidak tega melihatnya, sampai ada salah seorang kakaknya yang membujuk dia terus untuk bisa cuci darah. Bersama aku, kakaknya terus membujuk sahabatku, dia kemudian bertanya padaku "Gimana mbak ?". Sambil menahan tangis dan sambil aku elus-elus punggungnya, aku bilang "Mintalah Allah memilihkan yang terbaik untuk dirimu, istikharah sekarang boleh ko' dek. Yakinlah bahwa Allah akan memberikan jalan dan keputusan terbaik untuk dirimu, yang ikhlas ya kalau sudah memutuskan nanti". "Tapi lemes mbak, sholatnya gimana ?" katanya. "Ya enggak apa-apa ko' seperti adanya begini, kan bisa pakai isyarat mata, kalau lemas sekali" kataku. Yang terfikir saat itu adalah bagaimana membesarkan hatinya agar mau memberi keputusan yang tepat untuk dirinya dengan berserah diri dan memohon yang terbaik pada Allah. Saat itu sudah masuk maghrib, ibunya bergegas sholat maghrib dan berdoa untuk kekuatan anak tercintanya. Melihat kondisinya yang semakin mengkhawatirkan, aku putuskan untuk menemaninya semalam itu, aku mohon ijin suami, dan alhamulillah diijinkan. Kira-kira jam 20.00 malam, kakak-kakak yang ada disana berkumpul dikamar sahabatku, aku tidak ikut masuk. Setelah selesai, semua kakak-kakaknya keluar kamar, aku lihat semua matanya memerah menangis, aku lantas masuk dan ibu sahabatku bilang ke aku "Adikmu sudah mau cuci darah, tadi sama kakak-kakaknya minta maaf sudah merepotkan keluarga". "aku hanya tersenyum memandang sahabtku dan hanya bisa bilang "Yakin ya dek, Allah akan memberi keputusan yang terbaik untuk kamu, yang ikhlas ya, berdzikir terus semampunya ya", sambil aku mengelus-elus kakinya. Dia hanya mengangguk-angguk saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermalam menemani salah satu kakaknya yang sangat telaten mengurus sahabatku, aku tidak ingin tidur walaupun ada beberapa jam aku enggak kuat dan tertidur juga. Sahabatku tetap susah untuk tidur, kalaupun tidur selalu mengigau memanggil ibunya. Menjelang pagi dia kelihatan main gelisah dan mulai minta pulang. Mungkin memang badannya sudah sakit semua. Sampai jam 8 pagi aku pamit pulang karena sudah ada kakaknya yang lain datang. Siang jam 14.00 aku sudah ada di rumah sakit lagi dan ternyata temanku sudah dioperasi dan langsung cuci darah. Alhamdulillah bathinku, sahabatku terlihat lemas, mungkin obat biusnya masih bereaksi. Sore dia sudah siuman dan mulai terus mengantuk. kata kakaknya efek orang cuci darah itu macam-macam, ada yang mual, ada yang ngantuk. Kelihatannya temanku ini ngantuk terus. Malam sekitar jam 20.00 orang tuaku dan adikku menjenguk dia, dia mulai kelihatan lebih segar, sholat maghrib sudah bisa tayamum...alhamdulillah. Wajahnya kelihatan senang ketika lihat bapakku, dia memang agak manja dengan bapakku, karena sejak kecil katanya sudah ditinggal bapaknya. Bapak memberi semangat pada sahabatku dan kelihatan dia senyum-senyum. Sebetulnya bapak enggak tega hanya datang sebentar, tapi perjalanan yang jauh membuat dia terpaksa harus sebentar saja menengok sahabatku. "Pak doain saya ya pak" kata sahabatku. "InsyaAllah, bapak berdoa untuk kamu, yang sabar ya, yang ikhlas" kata bapak. Terlihat matanya berkaca-kaca."Bapak wangi amat" katanya sambil tersenyum". Aku yang menimpali "Iya donk, kan mau nengok anaknya, harus wangi donk" kataku, sambil menahan tangis pula. Sahabatku tersenyum saja sambil terus melihat bapak. Akhirnya aku ikut pulang karena hari esoknya harus ada kegiatan di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku tercinta....&lt;br /&gt;Waktu membuat kita saling mencintai, menyayangi. &lt;br /&gt;Allah menghendaki lain terhadapmu&lt;br /&gt;Dengan penyakitmu yang sudah hampir 4 tahun ini kau bawa&lt;br /&gt;Aku yakin kamu enggak pernah nyaman hidup selama hampir 4 tahun ini&lt;br /&gt;Tapi percayalah sahabatku...&lt;br /&gt;Allah begitu menyayangi dirimu hingga ujian ini datang padamu&lt;br /&gt;Bersabarlah, tabah dan ikhlas...&lt;br /&gt;Akan ada hikmah yang manis yang akan engkau nikmati kelak&lt;br /&gt;Jangan takut mati sahabatku sayang....&lt;br /&gt;Sakitmu ini insyaAllah menjadi penggugur dosa-dosamu   &lt;br /&gt;Dan Allah tidak akan memberi ujian yang tidak bisa engkau pikul&lt;br /&gt;Semoga engkau dapat memetik hikmah dari semua ujian ini...&lt;br /&gt;Sabar ya dek....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...alangkah minimnya aku mempersiapkan matiku&lt;br /&gt;Padahal Engkau tidak pernah menunda-nunda hari kematianku&lt;br /&gt;Siapkah aku ?????&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-110353562516117725?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/110353562516117725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=110353562516117725' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110353562516117725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110353562516117725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/12/tuk-sahabatku.html' title='Tuk Sahabatku'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-110267045086669063</id><published>2004-12-09T01:10:00.000-08:00</published><updated>2004-12-14T20:45:15.576-08:00</updated><title type='text'>Perjalanan ke Lhoksemawe</title><content type='html'>&lt;img width="200"height="200" src="http://www.geocities.com/septina_h/aceh1.jpg"&gt;&lt;br /&gt;Hari Kamis, aku sudah mulai mempersiapkan diri untuk keberangkatanku ke Lhoksemawe. Suami lumayan khawatir begitu juga orang tua dan adik. Maklum lah karena kami semua belum tahu benar bagaimana sebetulnya kondisi di sana, dan dengan berita-berita yang setiap hari muncul mengenai Aceh dan sekitarnya, membuat semua orang-orang yang menyayangi aku, mereka mengkhawatirkan aku. Aku sendiri sebenarnya tidak terlalu khawatir, karena teman yang menjalankan program di Lhoksemawe sudah 2 kali bolak-balik dan cerita yang kami dapat memang disana cukup aman. Aku bilang kepada mereka, kalau urusan mati ya mau dimanapun bisa saja mati, kenapa harus takut, toh perlengkapan pendukung untuk kepergian kita ke sana sudah ada. Ada KTP ada surat jalan. Salah satu teman dikantor malah ada yang pernah ke Ambon, dan beliau bilang disana aman-aman saja, pasrahkan saja perjalanan kita ini pada Allah. Mau tau siapa yang terheboh ketika tahu aku mau pergi agak lama...hehehehe....adik kecilku yang satu ini, dia sudah teriak-teriak "Mbak nanti aku curhat sama siapaaaaa"...hihihihi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu, adikku masih libur cuti, aku minta dia untuk mengantarku sekalian membawa anak dan istrinya untuk jalan-jalan. Keponakanku itu masih berusia 3 tahun, dan ibuku cerita, ketika orang tuanya siap-siap mau menjemput aku, dia sudah ribut aja "cepetan donk papah, ayo jemput bude, fito mau lihat pesawat nih"...wah kata ibuku...pokoknya geger deh...hehehe. O ya, adikku menginap di Bekasi sementara aku di Pancoran. Suamiku sendiri enggak bisa ngantar karena enggak bisa ninggalin kerjaannya. Dia peluk aku lama-lama "ummi jaga diri ya, jangan sakit ya, kalau bisa selesai lebih cepat ya pulang cepet aja ya...." dan masih banyak pesan sponsor lainnya...."iya InsyaAllah" kataku sambil tak lupa aku cium tangannya dengan penuh mesra. Jam 15.00 adikku, istri dan anaknya juga ibu sudah datang untuk menjemputku. Bawaanku cukup banyak yaitu pesanan buku-buku agama yang dipesan oleh akhwat Lhoksemawe. O ya, tambahan sedikit deh...di Lhoksemawe teman-teman yang bekerjasama dengan kantorku alhamdulillah adalah kader-kader PKS. Jam 16.00 kami sudah tiba diterminal C. Pesawat yang aku naiki baru akan berangkat jam 18.00. Sambil menunggu bisa boarding, ponakanku sudah enggak sabar juga ingin lihat pesawat. "Pesawatnya dimana bude ?"katanya lucu. "Diatas dek, fito mau lihat pesawat ?...sama papah aja naik tangga ke atas sana" sambil aku tunjuk bangunan tangga tempat orang biasanya bisa lihat pesawat. Akhirnya dia pergi sama bapaknya dan ibuku. aku duduk-duduk saja menunggu waktu dengan adik iparku. Jam 16.50 aku sudah harus masuk boarding, aku pamit sama semua yg mengantarku, aku cium tangan ibuku sambil tak lupa memohon doa beliau agar perjalananku selamat sampai tujuan juga kembali dengan selamat dan agar pekerjaanku juga lancar-lancar saja. Ponakanku mencium tangaku sambil ngomong "Bude jangan terjun ya"...heheheheh...dari mana dia dapat kata-kata itu ya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat boarding aku minta bangku dekat jendela. Dalam setiap perjalanan dengan pesawat aku selalu mengusahakan untuk mendapatkan tempat duduk dekat jendela, karena aku dapat menikmati alam dengan indah dari pesawat. Jam 18.00 kami yang sudah siap diruang tunggu belum juga dipanggil untuk menaiki pesawat..."wah, telat nih pesawatnya" bathinku. Beberapa anak-anak sudah mulai tidak sabar untuk menunggu saat menaiki pesawat. Jam 18.20 kami baru dipanggil untuk menaiki pesawat, alhamdulillah. Aku dapat bangku nomor 21 F, didepanku ada jendela darurat. Penumpang kelihatannya tidak terlalu penuh, didepanku hanya duduk 1 orang, juga diseberangku hanya duduk 1 orang, akupun duduk seorang diri. Pramugari sudah sibuk dengan tugasnya, membenahi bagasi-baasi diatas, menerangkan kepada orang-orang yang mendapat bangku dijendela darurat, bagaimana cara melepas pintu darurat itu. AKu memperhatikan segala aktifitas mereka sambil bergumam dalam hati "kapan ya ada maskapai penerbangan yang pramugarinya berjilbab di Indonesia ini. Yang aku tahu para pramugari ini akan berkerudung kalau meng-awak-i pesawat untuk pergi haji saja. Pernah juga sih aku naik salah satu maskapai penerbangan, pramugarinya pakai rok panjang, wah surprise nih pikirku...gak taunya...belahan roknya sampai ke paha..astaghfirullah..bathinku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir jam 18.30 pesawat baru berangkat, aku sudah siap memakai sabuk pengaman, mematikan HP...seperti perintah pramugari itu. Alhamdulillah pesawat naik dengan mulus saja. Pramugari mulai menerangkan apa-apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh penumpang selama dalam penerbangan.  Sambil menunggu dibagikan snack/makan malam (laper banget uey...jadi nunggu-nunggu dibagiin makanan...heheheh) aku melihat pemandangan dari jendela.....subhanallah...Maha Besar Engkau Ya Rabb....langit nampak begitu bersih. Di bawah nampak sudah ada yang turun hujan, kabut hitam nampak juga..subhanallah. 30 menit kemudian, makan malamnya tiba juga...alhamdulillah...aku langsung makan saja...sekali lagi...laperrr. Perjalanan ke Medan akan makan waktu 2 jam, jadi kalau enggak habis enggak mungkin lagi sempat makan di Medan karena sudah malam, enggak tau jalan, dan langsung dijemput oleh anaknya teman yang ada di Medan. Kira-kira sejam perjalanan, pesawat aku rasakan mulai berguncang, aku lihat ke jendela..ya Allah..nampak gelap sekali diluar sana, kilat menyambar-nyambar..sepertinya pesawat sedang melewati awan hitam yang cukup padat. &lt;br /&gt;Suara mesin terasa makin kencang...ya Allah....aku pasrah kalaupun harus terjadi sesuatu terhadap kami yang ada di pesawat ini. Aku tengok lagi keadaan diluar sana, sambil aku rasakan bagaimana situasi yang ada sata itu...ya Rabb...kalau Engkau berkehendak...semuanya menjadi mudah saja, apakah ini jalanMu untuk selalu mengingatkan Aku dengan kematian yang setiap saat mengintai diriku ? Allahu Akbar, Allau Akbar, Allahu AKbar, hanya kata itu yang selalu aku dzikirkan sepanjang perjalan yang mencekam (paling tidak itu yang aku rasakan). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat memang tidak ada orang yang lalu lalang ke toilet sejak pesawat mulai bergoyang terus, sampai hampir satu jam kondisi seperti itu aku rasakan. Aku merasa kecil dihadapanMu Ya Rabb...Kau bisa buat apa saja Yang Engkau mau karena memang Engkau Maha Kuasa, Maha Berkehendak....Allahu Akbar. Tidak lama kemudian pesawat mulai tenang...alhamdulillah , diluar sana langit mulai terang, muncul bulan, langit terlihat bersih....subhanallah...Maha Besar Engkau Ya Rabb....di bawah sedikit aku lihat kilat menyambar-nyambar...aku tidak tau itu terjadi di daerah mana. Kilat terus menyambar-nyambar dibawahku sementara diatasku bulan begitu sempurna menyinari sekitarnya...subhanallah ya Rabb...aku tidak bisa berkata apa-apa....aku begitu kecil, aku tidak ada harganya....Allahu Akbar, Allahu Akbar. Tiba-tiba lampu didalam pesawat mulai dipadamkan, dan pramugrari mengumumkan bahwa sebentar lagi akan mendarat di Medan....alhamdulillah...semoga pendaratan lancar pikirku, karena aku khawatir di Medan saat aku mendarat sedang turun hujan. Alhamdulillah pendaratan lancar, dan Kota Medanpun hanya mendung saja...aku jadi ingat kilat-kilat yang menyambar agak dibawah pesawatku itu...daerah mana ya...bathinku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah siap semua barang, jemputanpun sudah datang. Kota Medan.....I'm Coming...teriakku dalam hati...hehehehhe. AKu segera telpon suamiku dari Handphoneku. "Assalamu'alaykum mas, ummi dah sampai nih di Medan dan sudah dijemput sama anaknya Bang Kirman" kataku. "Alhamdulillah, Ummi sehat aja kan ?, langsung istirahat ya sayang, besok kalau mau berangkat ke Aceh telpon mas lagi, hati-hati ya sayang ya" kata suamiku. Aku senyum-senyum sendiri saja. "Iya InsyaAllah..assalamu'alaykum" kataku. "Wa'alaykumsalam " kata suamiku. Aku telpon juga ke rumah dan memberi tahu hal yang sama. Sampai di rumah temanku, beliau dan istri sudah menyambut dengan ramahnya. Ya kami sudah kenal sejak 6 tahun yang lalu, rasanya seperti pulang kerumah kakak kandung saja, walaupun istri teman yang biasa kami panggil kakak ini, aku belum pernah bertemu sebelumnya.....subhanallah.Aku menyapa semua orang yang ada didalam rumah, anaknya ada 5, laki-laki semua. 3 anaknya sudah besar-besar dan masing-masing sedang membawa teman-temannya main ke rumah temanku itu.....bisa bayanginkan betapa ramainya....apalagi pas aku datang sedang pada nonton bola....wah...luar biasa. Aku segera diajak naik ke atas. Teman-teman kantor yang sudah pernah kerumah bang Kirman bilang bahwa beliau menyediakan tempat khusus untuk tamunya dan di design  khusus seperti kamar hotel. Ketika aku masuk....subhanallah....nyaman sekali kamarnya. Kamarnya cukup besar, ada tempat tidur besar 1 dan yang kecil 1. Ada TV, ada tempat untuk line internet....subhanallah...betul-betul abangku yang satu ini sangat ingin memuaskan teman-teman yang datang menginap dirumahnya. Di kamar mandi ada yang luar biasa juga. Ada lemari diatas yang isinya koleksi tempat sabun, shampoo dan lain-lain yang berasal dari hotel mana saja tempat beliau menginap kalau ada kunjungan keluar kota bahkan keluar negri. Wah....aku senyum-senyum saja. Setelah aku mandi dan sholat, aku turun ke bawah bergabung dengan keluarga. Kakak sedang setrika disambi mengajarkan 2 anaknya yang terakhir yang masih kelas 2 SD dan kelas 1 SD. Wah ramenya bukan main, apalagi ditambah ciri khas orang Medan yang selalu bersuara keras....pokoknya heboh banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku beristirahat, esok paginya jam 6 pagi aku diantar oleh ponakanku menuju bandara Polonia untuk melanjutkan perjalanan ke Lhoksemawe. Aku sebenarnya masih blank dan bertanya-tanya terus dalam hati, "kira-kira apa yang akan aku hadapi setibanya di sana nanti" bathinku. Yah...mengingat hampir semua orang yang tahu aku akan ke Lhoksemawe, semuanya khawatir akan keselamatanku kecuali teman-teman kantor, karena mereka sudah mendapat berita-berita yang baik dan kesuksesan kegiatan kami disana.Alhamdulillah aku sampai dengan selamat di Lhoksemawe, teman kantor yang sudah duluan datang beberapa hari lalupun sudah menjemput aku. Kami menaiki kendaraan khusus untuk penumpang dari dan ke Bandara (DAMRI). Belakangan aku baru tahu kalau pesawat biasanya berangkatnya menunggu DAMRI ini...heheheh. Kami langsung menuju wisma (karena enggak ada hotel disana) dan aku langsung booking kamar. Temanku sebetulnya bilang, aku lebih baik tinggal di salah satu akhwat yang dekat dengan wisma, supaya bisa saling berdiskusi dalam hal kegiatan yang akan dilakukan di Lhoksemawe. aku sih oke-oke aja, cuma yang aku takutkan aku merepotkan teman-teman disana. Siang aku ditelpon oleh ketua kegiatan di Lhoksemawe, beliau sudah menyiapkan salah satu teman akhwat yang rumah kontrakannya siap aku tempati selama aku di Lhoksemawe. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siangnya kami menghadiri silaturahim DPD PKS Aceh Utara disalah satu rumah kader. Alhamdulillah...aku jadi nambah saudara, karena ternyata akhwat dan ummahat yang datang banyak juga. Besok harinya aku dan teman sudah memulai kegiatan di Lhoksukon, kami diantar oleh salah satu mantan anggota DPRD perwakilan PKS. Subhanallah deh mobilnya....pas aku lihat aku sempat membathun "mirip mobil keluarga kami 10 tahun yang lalu, ya...kami nyebutnya mobil unyil...itu yang biasa dipakai untuk angkot, tapi seri lamanya...kalau gak salah hijet 1000 (afwan kalo salah yah pak Zul). Teman yang bersama ke lhoksukon cerita "kami kampanye keliling-keliling ya pake mobil ini mbak, alhamdulillah enggak mogok"..."subhanallah...mobilnya anggota DPRD" bathinku tanpa bisa berkata apa-apa lagi. Dan kegiatan hari itupun berjalan dengan baik dan sukses.....nyambung ach...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-110267045086669063?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/110267045086669063/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=110267045086669063' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110267045086669063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110267045086669063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/12/perjalanan-ke-lhoksemawe.html' title='Perjalanan ke Lhoksemawe'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-110144021339999110</id><published>2004-11-25T23:31:00.000-08:00</published><updated>2004-12-13T01:34:55.366-08:00</updated><title type='text'>Ramadhanku...</title><content type='html'>Ramadhan tiba....subhanallah...ada gejolak rindu yang semakin mendalam di hati ini. Hawa ramadhan sudah mulai terasa sejak 2 pekan sebelumnya. Rabb....Ramadhan didepan mata, akankah aku bisa menggapainya ?, beri aku kesempatan untuk menikmatinya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman di Bekasi meminta aku menemaninya membuat spanduk untuk anak-anak TPA yang mau pawai menyambut Ramadhan. Juga bikin bendera-bendera kertas bertuliskan "Anak pintar puasa lancar". Alhamdulillah pekerjaan selesai jam 2 pagi dan jam 7 pagi sudah siap-siap membantu mengurus anak-anak TPA. Spanduk siap dibentangkan, rabana siap di tabuh, bendera kertas siap di distribusikan untuk anak-anak dijalan nanti. brosur ramadhan juga sudah siap. Jam 7.30 anak-anak sudah siap berjajar rapi di depan masjid. Setelah membaca doa bersama, kami berjalan sambil bernasyid ria. Anak-anak terlihat bergembira ria, sampai-sampai rombongan terpecah-pecah karena anak-anak yang berada di depan jalannya cepat sekali...padahal baru usia 4 tahunan. Sekitar 45 menit kami berputar-putar disekitar masjid...rumah-rumah yang kami lewati masih banyak yang tutup, tetapi kelihatannya mereka kaget juga karena bunyi-bunyian rebana dan lantunan nasyid yang didendangkan ibu guru dan anak-anak lewat Toa yang kami bawa. Banyak juga anak-anak kecil yang senang mendapat bendera kertas,para ibu-ibu dan bapak kami berikan brosur Ramadhan Anak-anak sudah terlihat capek, kami putuskan untuk kembali ke masjid, konsumsi yang sejak semalam sudah disiapkan,langsung didistribusikan karena kelihatan sekali anak-anak kelelahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari sebelum Ramadhan...aku ingin menangis sepuas-puasnya....bergetar hati ini setiap mengingat akan datangnya Ramadhan, rasa rindu seakan sebentar lagi terlampiaskan....terima kasih ya Rabb seandainya aku masih punya kesempatan untuk menikmati Ramadhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Ramadhanku kali ini adalah Ramadhan kedua bersama suami. Sejak awal kami sudah sibuk ingin memeriahkan kamar kami yang imut-imut dengan kalimat-kalimat penyemangat Ramadhan. Aku iri dengan teman-teman di rumah Bekasi, rumah-rumah mereka sudah meriah dengan rangkaian kalimat penyemangat di dalam rumah dan di luar rumah mereka...subhanallah. Jadi teringat ketika menghadiri ceramah ustadz Ahzami dan mbak Anneke Putri. Mbak Anneke selalu miris setiap kali ada acara 17 Agustus atau acara Natal pasti jalan-jalan berwarna-warni meriah, lain kalau Ramadhan, tidak ada kemeriahan menyambut Ramadhan. Makanya rumah beliau ketika Ramadhan selalu lebih terang benderang ketika Ramadhan, selalu juga open house di malam hari....subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari hari Ramadhan kulalui dengan penuh rasa syukur, subhanallah betapa indahnya menikmati hari-hari Ramadhan, ditemani tingkah polah teman-teman blogger, juga jadwal-jadwal kegiatan yang menyenangkan, terus belajar masak karena suami enggak mau buka puasanya jajan, kecuali kepepet banget...alhamdulillah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa terasa, ramadhan sudah mendekati 10 hari terakhir, tahun ini aku masih belum menggunakan momentum 10 hari terakhir ini untuk betul-betul i'tikaf. Enggak bisa cuti, i'tikaf ngalong yang jadi alternatif kegiatanpun masih terkurangi...ya Rabb...aku masih selalu melalaikan kesempatan emas yang Engkau berikan untuk bermesraan denganMu. Aku hanya sempat tilawah sambil menangisi kelalaianku......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, laillahailallahu allahu Akbar, Allahu Akbar walillahilham...aku mengumandangkan takbir pelan-pelan bersama ibuku dengan penuh rasa haru. Kami tak kuasa membendung air mata setiap kali bertakbir dimalam terakhir Ramadhan...Rabb....akankah aku dapat menikmati Ramadhan kembali ?, apakah aku pantas menjadi pemenang di Ramadhan kali ini.....air mata ini terus saja mengalir. Ampuni aku ya Rabb...ampuni aku, masihkan Engkau beri kesempatan padaku Ramadhan mendatang ?....Allahu Akbar...allahu Akbar...walillahilham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-110144021339999110?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/110144021339999110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=110144021339999110' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110144021339999110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/110144021339999110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/11/ramadhanku.html' title='Ramadhanku...'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109990592525995644</id><published>2004-11-08T01:21:00.000-08:00</published><updated>2004-11-08T01:26:58.646-08:00</updated><title type='text'>In Memoriam Hamasyah Yughoyyiru</title><content type='html'>Rasanya hampir 2 pekan ini badanku terasa kurang enak badan terus. Menggigil tiba-tiba, mual. Rasa-rasa yang hampir tidak pernah aku rasakan sebelumnya. &lt;br /&gt;Dipikir-pikir, kayaknya enggak ada pekerjaan rutin yang menyita tenagaku untuk mingu-minggu ini. Ku ingat-ingat lagi...apa aku salah makan ?...o..ya...rasanya tamu bulananku sudah telat sekitar 2 pekan...&lt;br /&gt;Rabb....hamilkah aku ?...tiba-tiba jantungku berdebar cukup kencang...sore setelah pulang kantor, aku niatkan beli alat tes kehamilan.&lt;br /&gt;Setelah isya, aku langsung mengunakan alat itu...sayangnya aku hanya sendirian, suamiku sedang pulang ke kampung halamannya mengurus rohis yang jalannya mulai tersendat-sendat karena hampir semua aktivis masjidnya merantau.&lt;br /&gt;Aku tunggu reaksi dari alat itu sambil berdoa...Rabb aku ikhlas apapun yang Engkau tentukan padaku melalui alat tes kehamilan ini. Lambat laun strip 2 semakin jelas....subhanallah....aku hamil...aku hamil. Aku tak kuasa menahan tangis, &lt;br /&gt;aku gelas sajadah dan tersungkur dalam sujud....terima kasih ya Rabb...terima kasih...Engkau selalu saja memberi kenikmatan kepadaku. Engkau kabulkan padaku untuk bisa mendapatkan jundi yang kami nantikan...terima kasih ya Rabb.&lt;br /&gt;Aku ingin sekali memberitahu suamiku tentang khabar gembira ini, tapi apa daya, disana tidak ada alat komunikasi. Akhirnya aku cuma ngomong sendirian aja..."mas..ummi hamil mas, ummi hamil". Akhirnya aku telpon ibuku. Sambil masih menangis&lt;br /&gt;aku beritahu ke ibuku kalau aku hamil...ibuku awalnya bingung dulu, soalnya aku ngomong sambil nangis....&lt;br /&gt;Akhirnya aku kembali ke bidan tempat aku membeli alat tes kehamilan itu, ibu bidannya bilang "kenapa tadi enggak tes disini aja", aku senyum aja, lantas aku bilang "takut negatif bu, soalnya pernah tes di klinik gak taunya telat aja". &lt;br /&gt;Aku langsung dijadwalkan USG untuk mengetahui kebenarannya, yah...aku sih oke-oke aja, lha wong belum ada pengalaman.&lt;br /&gt;O..ya, sehari sebelum aku membeli alat itu, ada sahabat-sahabat yang datang ke rumah, ukhti Kosi dan ukhti Umi. Kita memang mau diskusi soal rencana pengajian teman-teman akhwat yang tergabung dalam milis Kontakjodohislam (yang ini teman-teman IMB kudu tahu nih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengah malam, suamiku telpon "Ummi, mas enggak bisa tidur, ada apa, ummi sehat ?"...Ya Allah aku bersyukur karena akhirnya suamiku telpon juga, sore sampai malam, aku mengingat dia terus dan bilang "mas...telpon donk, telpon..." heheheh.&lt;br /&gt;Aku enggak sabar, terus langsung bilang "Mas, ummi hamil mas, alhamdulillah ummi hamil" sambil agak berteriak....enggak sadar kalau malam itu sudah tengah malam. "Ummi hamiiilll"...suamiku berteriak, "Ya Allah Alhamdulillah...ya sudah, mas pulang besok ya, tunggu mas ya sayang, assalamu'alaykum"&lt;br /&gt;Aku tersenyum-senyum sendiri...kalau sudah suamiku bilang "sayang"...jadi tambah cinta deh....hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari yang dijanjikan untuk USG, aku datang diantar oleh teman kantorku. Nunggu dokternya lumayan lama, tanya-tanya sama administrasinya, gak taunya dokternya ada operasi...ya sudah sabaarrr.&lt;br /&gt;Menunggu kira-kira 1 1/2 jam kemudian, dokternya datang dengan sangat tergesa-gesa, hanya ngobrol sebentar terus masuk ruang USG, dilihat-lihat, dokternya bilang "Alhamdulillah nih bu, positif, tapi masih kantong aja, coba ditunggu bulan depan ya, saya kasih vitamin aja".&lt;br /&gt;Aku mengucap syukur...Alhamdulillah...aku hanya berharap yang terbaik yang Allah SWT beri saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku tebus obatnya, suamiku langsung mengatur jadwal. "Ummi enggak boleh ngapa-ngapain lagi ya, semua kerjaan mas yang pegang. Masak, nyuci, setrika, ngepel, semuanya deh mas yang ngerjain, ngantor mas antar jemput (padahal antar jemputnya juga pake jalan kaki heheheh).&lt;br /&gt;Alhamdulillah....selama sebulan aku benar-benar enggak ngerjain apa-apa, cuma berangkat kantor, dirumah tiduran, baca-baca aja. Enggak betah sih, tapi dipikir-pikir...kapan lagi lah agak-agak ngaso enggak ngerjain kerjaan rutin itu...heheheh.&lt;br /&gt;Hampir setiap malam, kami selalu membicarakan calon jundi yang ada di rahim ini. Kami selalu berkhayal bersama. "Mi, mas nyiapin nama anak laki-laki ach", kata suamiku suatu malam. "Memang mas sudah siapkan namanya ?", tanyaku. "Sudah...namanya Hamasyah Yughoyyiru, semangat pembaharu. Biar jadi &lt;br /&gt;penyemangat dan pembaharu dikeluarga besar kita". Aku cuma tersenyum-senyum terharu. Lalu aku bicara pada calon jundiku "Anak ummi sayang, abi sudah siapkan nama untukmu nak, mudah-mudahan Allah berkenan dengan kehadiranmu untuk ummi dan abi ya nak".&lt;br /&gt;Malam berikutnya lagi, suamiku tiba-tiba mendekatkan kupingnya di perutku sambil bicara "Assalamu'alaykum anak abi, apa khabar anakku hari ini". Kami lantas berdoa bersama "Ya Allah terima kasih atas amanah yang Engkau berikan pada kami, kami pasrahkan semuanya hanya kepadaMu Ya Rabb, &lt;br /&gt;kami akan mendidik anak-anak kami sesuai tuntunan nabiMu ya Rabb...terima kasih. Suamiku lalu bertanya padaku lagi "Ummi sudah siapkan nama anak perempuan belum ?", aku bilang "Belum, nanti sajalah, santai aja". Ya aku memang bingung dengan nama anak perempuan, karena nama-nama yang aku inginkan sudah&lt;br /&gt;banyak dipakai oleh teman-temanku yang rata-rata punya anak perempuan....wah...nanti pasaran donk bathinku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan berlalu, kandunganku masuk usia 3 bulan, sore itu, tiba-tiba perutku mules, hampir seharian mulesnya enggak berhenti, dan pas aku ke kamar mandi hendak buang air kecil, air seniku bercampur dengan darah...Ya Rabb...kenapa ini ????. Aku jadi ingat pesan dokter kandunganku&lt;br /&gt;supaya aku jangan sampai flek atau keluar darah. Aku tunggu sampai 3 hari, tapi darah itu terus saja keluar. Akhirnya ditemani suami, aku ke bidan dan langsung dirujuk ke dokternya. Malam aku ke dokter dan bilang kalau ada flek, pas di USG, ternyata kantung itu tetap saja menjadi kantung, enggak berubah,&lt;br /&gt;padahal kalau hitung-hitungannya seharusnya sudah ada detak janinnya. &lt;br /&gt;Akhirnya dokternya bilang "Ibu masih mau hamil kan ?". "Iya lah dok, pasti mau". Dokter itu bilang lagi "Ini masih bentuk kantong, janinnya tidak berkembang bu". Dokter itu menggantung ucapannya, akhirnya aku tanya "terus gimana baiknya dok ?". &lt;br /&gt;Dokter itu bilang "Terserah ibu saja, kalau mau lebih pasti ya boleh saja ditunggu 1 atau 2 minggu, tapi sekarang ibu kan sudah flek, sebaiknya ya dibersihkan saja,di kuret, nanti istirahat sebulan 2 bulan, insyaAllah bisa hamil lagi". Ya Allah...aku pasrah atas kehendakMU ya Rabb...hanya itu yang bisa &lt;br /&gt;aku ucapkan dalam hati. "Silahkan dipikir-pikir saja lagi bapak dan ibu" dokternya kembali bilang. Aku memandangi suamiku, aku pasrah, suamiku juga agak bingung, mungkin enggak percaya juga dengan hal yang dialami ini. Akhirnya suamiku bilang "saya bicarakan dulu ya dok, nanti saya khabari lagi". &lt;br /&gt;"Silahkan saja, nanti bilang saja sama ibu bidan, insyaAllah saya siap saja, kapan istri bapak siap di kuret. Setelah dokternya pergi untuk operasi lagi, kami bicara-bicara sama ibu bidannya. Ibu bidan itu bilang "kalau sudah masuk 3 bulan sih, biasanya sudah ada denyut. Kalau enggak flek sih masih bisa di&lt;br /&gt;tunggu, tapi karena sudah flek, berarti memang kantongnya sudah mau luruh juga". Setelah tanya-tanya lebih detail lagi termasuk biayanya, akhirnya kami menentukan 3 hari kemudian aku siap untuk di kuret.&lt;br /&gt;Pulang dari Rumah Sakit, kami sholat bersama dan aku berdoa "Rabbi, terima kasih telah Engkau beri kesempatan aku untuk merasakan menjadi seorang calon ibu, walaupun pada akhirnya Engkau memang belum mengizinkan aku memegang amanah ini. Aku ikhlas ya Rabb....aku yakin Engkau akan memberikan yang terbaik&lt;br /&gt;bagi kami berdua, aku ikhlas ya Rabb, Engkau lebih tahu yang terbaik bagi kami". Aku sudah terlalu pasrah sehingga tidak ada lagi air mata dalam mengikhlaskan kepergian calon jundiku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari yang ditetapkan tiba, dokternya ternyata lagi-lagi sedang operasi, aku dijadwalkan jam 10 pagi, dan akhirnya dokternya baru datang jam 15.00 sore. Begitu datang, tempat kuret sudah disiapkan, aku disuntik bius total. Allahu Akbar, Allahu Akbar...hanya itu yang sanggup aku dzikirkan. Bapak, ibuku sudah datang &lt;br /&gt;juga untuk menemani aku. Aku tak tau berapa lama proses kuret berlangsung, tiba-tiba didepanku banyak sekali orang berpakaian putih-putih berbondong-bondong menuju Mekkah. Tampak dari kejauhan rumah Allah, aku panik, aku lantas berteriak memanggil ibuku.."Ibu..ibu, cepet bu, ayo berangkat". Samar-samar terdengar &lt;br /&gt;suara suamiku "Mi, ini mas, Ummi mau kemana ?". "Pergi haji sama ibu". Rupanya aku mulai sadar dari pengaruh bius. Selang beberapa menit, tiba-tiba datang kehadapanku 3 bidadari kecil memakai baju putih-putih dan seorang anak lelaki lucu yang mengikuti sambil tersenyum-senyum. Tiba-tiba mereka berkata "ibu-ibu, &lt;br /&gt;kami anak ibu, nanti kita sama-sama ya bu". Aku tak kuasa menahan tangis, aku menangis kencang, aku menjerit dalam hati "Anakku sayang, maafkan ummi ya nak". Suamiku bingung kenapa tiba-tiba aku menangis. Setelah aku benar-benar siuman, aku lantas ceritakan apa yang aku alami itu, suamiku tersenyum saja, dia mencium&lt;br /&gt;keningku sambil berkata "sabar ya sayang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku Hamasyah Yughoyyiru, engkau hadir dalam imajinasi kami......&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109990592525995644?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109990592525995644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109990592525995644' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109990592525995644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109990592525995644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/11/in-memoriam-hamasyah-yughoyyiru.html' title='In Memoriam Hamasyah Yughoyyiru'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109816598777906936</id><published>2004-10-19T01:10:00.000-07:00</published><updated>2004-10-18T23:06:27.780-07:00</updated><title type='text'>Nostalgia 2...</title><content type='html'>Ba'da subuh...dalam doaku aku memohon kepadaNya...Rabb...rasa syukur aku haturkan atas apa yang aku alami sampai detik ini, Engkau berikan kebahagiaan yang tak terhingga padaku, pada seluruh keluarga lewat pernikahanku yang akan berlangsung beberapa jam kedepan ini. Terima kasih ya Rabb...banyak sudah yang mendoakan aku agar aku cepat mendapatkan jodoh, tetapi aku sangat yakin akan skenarioMu untukku, dan hari ini akan Engkau buktikan...terima kasih ya Rabb...terima kasih. &lt;br /&gt;Aku masih sempat beres-beres kamar pengantinku, malam sebelumnya dibelikan melati oleh ibu-ibu yang bertugas belanja. Aku menaburkan melati di sekitar tempat tidur pengantinku....ada rasa haru yang hadir ketika itu, hari ini aku menikah...bathinku. Rasa syukurku tak pernah berhenti sejak 1 1/2 bulan yang lalu. Terbayang kembali kejadian 1 1/2 bulan yang lalu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang temanku, ikhwan, menelponku dan meminta aku menyiapkan bio data lengkap dan sesegera mungkin diberikan kepada beliau. Katanya ada ikhwan binaannya seorang teman kami juga yang siap menikah tetapi inginnya yang usianya diatas ikhwan itu. Aku penasaran ingin tahu seberapa muda usianya, karena bayanganku paling 2 sampai 3 tahun saja dibawahku, ternyata 10 tahun dibawahku...waahh...aku terkaget-kaget juga mendengarnya, sampai aku bertanya berkali-kali ke temanku itu..."Enggak salah pilih nih bapak, ko' pilih saya". Temanku itu hanya bilang "Kalau memang jodoh kan enggak masalah mbak Septi"....ya aku cuma senyum-senyum saja...ya memang enggak masalah karena memang aku enggak pernah memasukkan usia sebagai kriteriaku mencari pendamping hidup. Dalam doaku, aku hanya menginginkan seorang lelaki yang sholeh yang dapat membimbingku ke jalan yang lebih lurus lagi dan sama-sama berniat menikah karena Allah saja. Setelah biodata itu aku kirimkan,seingatku pertengahan bulan Agustus 2003, aku baru bicara dengan murabbiku, alhamdulillah tanggapannya amat sangat baik dan ternyata murabbi ikhwan yang akan diajukan padaku juga sudah menelpon murabbiku dan segera akan memberikan biodata ikhwan bersangkutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 pekan setelah itu aku diminta datang ke rumah murabbiku untuk mengambil biodata ikhwan itu, aku buka perlahan amplop putih itu, murabbiku sedikit saja berpesan padaku "Mbak Septi, kalau sudah datang pada mbak Septi seorang ikhwan yang baik, yang sholeh, pertimbangkan matang-matang, jangan hanya karena materi yang mungkin belum memuaskan saat ini lantas mbak Septi menolak. Juga soal usia, kita tidak bisa mengukur kedewasaan seseorang dari usianya, coba baca dulu bio datanya"....aku baca lembar demi lembar biodata itu, datanya sangat lengkap menurut penilaianku. Aku terpaku pada kafa'ah yang tertulis di biodata itu....subhanalloh....aku tak mampu berkata apa-apa lagi...murabbiku berkata lagi "Gimana Mbak Septi ?, pertimbangkan dengan hati dan pikiran yang jernih ya ?". Aku hanya mampu mengangguk saja...subhanallloh...Sepekan berikutnya, aku ditelpon oleh murabbi ikhwan itu dan menanyakan kepadaku kapan aku bisa ta'aruf, sambil sebelumnya tetap berpesan padaku untuk mempertimbangkan matang-matang dan juga jangan lupa memohon petunjukNya. Ada sedikit pesan sponsor dari beliau "Ukhti, pertimbangkan matang-matang, kalau sudah ta'aruf nanti ana berharap tidak ada kata "tidak", karena pada saat ta'aruf nanti kalian berdua kan sudah harus terbuka, jadi saya berharap jangan lagi ada yang menolak", "iya pak InsyaAllah, sekarang sedang saya pikirkan dahulu" kataku. Murabbi ikhwan itu lalu berpesan "Saya tunggu ya mbak sepekan ini".Tiga hari berturut-turut aku mengkomunikasikan ikhwan ini padaNYa, aku menginginkan yang terbaik. Aku tidak ingin hanya karena aku terlambat menikah, ketika ada yang datang, aku tidak memilih, bagaimanapun aku harus memilih teman sejatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama itu pula, semakin hari semakin mantap saja aku untuk menerima dia sebagai teman sejatiku. Setelah 3 hari, aku telpon ke murabbiku dan menyatakan bersedia untuk ta'aruf, beliau mendoakan aku dan berpesan hal yang sama dengan murabbi ikhwannya, sebisa mungkin jangan ada lagi kata "tidak". Beberapa hari kemudian murabbi ikhwannya telpon aku kembali dan menanyakan perkembanganku, aku bilang pada beliau kalau aku sudah menyatakan kesediaan ta'aruf pada murabbiku, akhirnya dicarilah hari yang pas, sabtu siang jam 14.00 (nah yang ini kalo gak salah tanggal 2 September 2003 deh...lupe) dirumah beliau.Tanggal dan jam yang ditentukan aku datang, aku ditemani oleh istri dari murabbi ikhwannya, kami ngobrol-ngobrol santai, beliau menceritakan bagaimana saat beliau ta'aruf. 1 1/2 jam kemudian ikhwannya baru datang....wah..model yang suka telat-telat juga nih...bathinku. Langsung saja murabbinya membuka dan mempersilahkan ikhwannya untuk memulai bertanya-tanya padaku...duuhhh....aku tiba-tiba aku jadi berkeringat...grogi...hehehhe. Semua pertanyaan sih memang seputar bagaimana mengatasi perbedaan usia yang memang cukup jauh. Akupun juga mengajukan pertanyaan yang temanya sama. Kira-kira 2 jam kami bertukar pertanyaan sekaligus mencapai kesepakatan tentang bagaimana mengatasi masalah-masalah yang mungkin ada akibat perbedaan usia yang cukup jauh ini. Akhirnya murabbi ikhwannya menegaskan kembali kepada kami berdua, apakah kami masih punya masalah dengan hasil pembicaraan dan apakah kami sepakat untuk melanjutkan proses berikutnya. Kami dengan malu-malu menyatakan tidak ada masalah lagi dan bersedia melanjutkan ke proses selanjutnya. Selanjutnya juga dibicarakan perkiraan kesiapan keluarga ikhwan untuk menyelenggarakan pernikahan. Aku secara pribadi sangat menginginkan pernikahan yang sederhana saja, tetapi karena sejauh ini aku belum berkomunikasi dengan orang tuaku, aku belum berani memutuskan apa-apa. Kami baru diperbolehkan bertukar nomor telpon dan diwanti-wanti untuk menelpon hal-hal yang penting saja. Malam setelah ta'aruf aku menghadap kedua orang tuaku, aku ceritakan seluruh kejadian sejak awal temanku menelponku untuk mengirim biodata itu....orang tuaku juga kenal temanku itu. Aku berikan, mereka membacanya dan mengajukan banyak pertanyaan, terutama mengenai perbedaan usia. Setelah kami berdiskusi hampir 4 jam lebih, alhamdulillah...orang tua menerima ikhwannya sebagai calon mantu mereka berikutnya setelah adikku laki-laki yang menikah kira-kira 6 tahun sebelumnya. Puji syukur pada Allah SWT yang telah memberi kemudahan-kemudahan pada proses menuju pernikahanku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepekan setelah persetujuan orang tuaku, calon suami menghendaki berta'aruf dengan orang tuaku ditemani dengan murabbinya. Ada sedikit ganjalan mengenai pelaksanaan walimah, orang tua tidak ingin di hijab seluruhnya. Disini memang letak kekuranganku, aku belum pernah mensosialisasikan mengenai pernikahan yang islami, sehingga beberapa pekan setelah calon suami berta'aruf ke orang tua ada sedikit ketegangan khusus masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku coba berdiskusi dengan istri dari murabbi calon suami, berdiskusi dengan murabbiku, juga berbicara khusus dengan kedua orang tuaku dan adikku....alhamdulillah pada akhirnya, dicapai kesepakatan, hijab boleh ada walaupun tidak seluruh waktu. Orang tuaku minta pada saat akad tidak perlu ada hijab. beberapa kali calon suami datang baik untuk membicarakan masalah teknis dengan orang tuaku ataupun juga dengan panitia kecil. Secara keseluruhan alhamdulillah berjalan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mbak. cepet mandi sudah jam 8"...aku dikagetkan oleh kedatangan ibuku yang mengingatkanku untuk merias diriku sendiri, karena ada beberapa keluarga dari luar kota yang menginap di rumah dan tentunya antri juga kamar mandinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyiapkan baju pengantinku yang biaya sewanya dihadiahkan oleh salah seorang sahabatku. Aku bergegas mandi dan menyiapkan diri untuk acara akad jam 10 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak jam 9 pagi, tamu yang kebanyakan dari keluarga, teman-teman akhwat dan ikhwan yang sudah stand by membantu kelancaran proses walimah, teman-teman yang tinggalnya jauh...sudah banyak yang hadir. Acara yang digelar hari ini memang hanya acara akad saja dan menjamu tamu apa adanya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 10 pagi, bapak pengulu sudah tiba, akupun sudah dikamar sejak jam 9 pagi, rombongan calon suami dalam perjalanan datang, 2 orang akhwat menemani aku dikamar. 1/2 jam kemudian rombongan calon suami tiba. Acarapun langsung dilaksanakan. Bapakku yang langsung menikahkan aku. Aku menunggu detik-detik yang sangat bersejarah sepanjang hidupku. Terdengar suara calon suamiku yang beberapa menit lagi akan sah menjadi suamiku..."Saya terima nikahnya....bla..bla..bla"....aku tidak bisa menahan tangis haruku ketika penghulu mengucapkan "Barakallahu.....", temanku yang mendampingiku berbisik "Alhamdulillah mbak Septi sekarang sudah jadi istri, barakalloh ya mbak"...sambil punggungku diusap-usapnya, membuat aku semakin tidak kuasa menahan tangis. Ya Allah....terima kasih, terima kasih...hanya kata-kata itu yang mampu aku ucapkan dalam hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara selanjutnya berlangsung lancar, hijab ikhwan akhwat alhamdulillah bisa dilangsungkan. Menjelang dzuhur, kami dijadwalkan sholat sunnah berjama'ah dan sekalian dzuhur. Saat kami berdua, saat itu aku merasa aku sudah mengenalnya lama sekali...aku minta izin memanggil suamiku dengan sebutan "mas"..dan suamiku tersenyum saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini....tanggal 19 Oktober 2004, sudah setahun kami bersama, kami membangun komitmen bersama dalam menjalankan perahu rumah tangga ini. Komunikasi yang lancar adalah hal yang penting menurut kami berdua. Bicarakan enak dan tidak enak, suka dan tidak suka dengan cara yang baik, bersabar dan ikhlas akan kekurangan diri masing-masing. Saling mengingatkan, saling memberi semangat dan menghamburkan kata-kata mesra setiap hari.....subhanalloh...kami belum pernah saling kenal sebelumnya, tetapi rasanya kami sudah mengenalnya lama sekali....indahnya pacaran setelah menikah....sudah kami buktikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...terima kasih telah Engkau beri kami kesempatan bersama selama setahun ini&lt;br /&gt;Nikmat yang Engkau berikan tidak sebanding dengan yang kami berikan padaMU&lt;br /&gt;Maafkan kami ya Rabb....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku....terima kasih telah engkau bahagiakan aku lahir dan bathin. Walaupun kita belum dikaruniai jundi-jundi kecil, yakinlah Allah tahu yang terbaik untuk kita berdua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk teman-teman yang telah membantu kelancaran walimah kami setahun lalu, terima kasih atas bantuannya...hanya Allah yang membalas budi baik kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seorang ukhti sahabatku....bersabar ya dek...Allah pasti sudah menentukan jodohmu, pilihlah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109816598777906936?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109816598777906936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109816598777906936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109816598777906936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109816598777906936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/10/nostalgia-2.html' title='Nostalgia 2...'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109809070754490673</id><published>2004-10-18T04:08:00.000-07:00</published><updated>2004-10-18T20:29:59.326-07:00</updated><title type='text'>Nostalgia 1.....</title><content type='html'>Pagi ini semua orang yang membantu persiapan walimahanku sudah sibuk...ibu-ibu tetangga sudah mulai masak untuk maem keluarga dan teman-teman yang datang membantu segala sesuatunya dirumah. Aku hanya membantu ala kadarnya aja, karena setiap mau bantu semuanya bilang enggak boleh...heheheh. Akhirnya duduk-duduk aja diruang tamu yang sementara super berantakan. Jam 8 pagi...tendanya datang dan langsung dipasang. Aku melihat persiapan mereka memasang tenda....aku baru merasa....Rabb...benarkah aku akan menikah besok ?...mataku berkaca-kaca karena masih merasa apa yang aku lalui ini seperti mimpi saja. Terima kasihku tak pernah lepas padaNya karena sampai kam itu...semuanya berjalan lancar....Rabb....semoga semuanya berjalan lancar, dan aku bisa menikah besok...aku tak kuasa menahan tangis...dan segera menunaikan sholat dhuha...aku menangis sejadi-jadinya...mensyukuri tahapan yang Allah berikan....terima kasih ya Rabb...terima kasih....Engkau telah memberi apa yang aku inginkan, calon suamiku...adalah seorang ikhwan yang sesuai dengan kriteriaku, tanggal pernikahan yang aku inginkanpun Engkau kabulkan.....terima kasih ya Rabb....&lt;br /&gt;Menjelang dzuhur, yang mau rias kamar pengantin datang. Sambil merias kamar, mereka tanya ke aku "Mbak kalo enggak di rias mah nanti pucet lho...kan jelek...masak pengantin riasannya biasa-biasa aja, nanti ketuker sama tamu lho...", mereka tertawa, aku belum sempat jawab, ibuku datang dan langsung menjawab "ngirit biaya, lagian ngapain sih menor-menor"....hihihihi...aku tertawa kecil mendengarnya.&lt;br /&gt;Sekitar Jam 13.00, sudah ada berita dari keluarga calon suamiku, mereka sudah sampai di terminal Bekasi, dan langsung ke tempat salah satu keluarga mereka di dekat Bekasi. Ada kakak sepupuku yang siap menjemput mereka, karena memang jadwal sore hari adalah khitbah. Khitbah jadinya memang mepet banget soalnya orang tua calon suami berada di Luar kota, dan untuk bolak-balik ke Bekasi rasanya buang-buang biaya, sehingga atas kesepakatan kedua orang tua, khitbah dilaksanakan sore hari sebelum acara akad besoknya.&lt;br /&gt;Aku mempersiapkan diri untuk acara khitbah....gamis lama yang sudah aku stretika, jilbab yang sudah enggak terlalu putih lagi warnanya, sudah aku siapkan. Aku mandi, sholat ashar dan menanti kedatangan rombongan keluarga calon suami. Teman-teman ibuku, bolak-balik tanya "mana sih calon suaminya mbak"...aku senyam-senyum aja "belum ada bu"....padahal jujur aja, aku sebetulnya sudah agak lupa juga wajahnya...maklum ketemu langsung baru 1 x, pertama sewaktu ta'aruf,selebihnya cuma bertemu tidak langsung, yaitu saat dia datang untuk ketemu sama oarng tuaku, saat rapat-rapat persiapan walimah.&lt;br /&gt;Jam 17.00, rombongan keluarga tiba di rumah. Aku belum pernah tau yang mana calon mertuaku, aku hanya duduk di dalam kamar yang pintunya tetap terbuka. Lumayan banyak juga yang datang, dan masing-masing mengenalkan dirinya, calon mertuaku didampingi guru ngaji calon suamiku sewaktu kecil yang katanya dituakan dikampungnya, ada adik - adik calon mertua, ada adik-adik calon suami. Perkenalan pun berjalan dengan lancar dan penuh canda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bilang gini "kami datang untuk melamar anak bapak untuk anak saya yang bernama suswanto, kami mau tanya, apakah nak Septi belum ada yang punya ?, kalau kami datang melamar apakah diterima?". Aku hanya senyam-senyum aja tanpa berkata-kata...aku ingat, kalau diamnya seorang akhwat itu pertanda setuju. Setelah beberapa menit, bapakku langsung bilang "Gimana Septi, sudah ada yang punya belum "...aku malu lho untuk jawabnya, akhirnya aku jawab juga "Belum pak"...eh...pada tepuk tangan semua orang yang datang....wah maluuuu banget. Terus bapakku tanya lagi "Gimana ini diterima enggak lamarannya keluarga nak Suswanto"....aduuuhhh....aku tambah maluuu banget, terus aku diem aza deh, terus bapakku bilang "Waahhh...biasanya kalau anak wanita ditanya yang demikian terus diam itu tandanya setuju"....semuanya pada ketawa...terus mengucap...alhamdulillah....duuuhh...maluuuu banget. Alhamdulillah acaranya lancar dan tanpa hambatan. Menjelang magrib seluruh rombongan calon mertua pamit dan akan menginap di salah satu rumah teman calon suami yang dekat dengan rumahku. Teman-teman ibuku masih juga penasaran dengancalom suamiku, karena memang pada acara itu dia tidak datang, mengurus keperluan untuk walimah besoknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam menjelang, teman-temanku dan teman-teman calon suami semakin banyak juga yang datang membantu. Ada yang menyiapkan kursi, menyiapkan hijab pelaminan, hijab tamu dan asesoris-asesoris lainnya. Subhanalloh....aku terharu dengan keikhlasan mereka membantu kelancaran semua prosesnya.....18 Oktober 2003, kenangan setahun lalu membuat aku selalu mensyukuri nikmat yang Allah SWT berikan padaku, tiada hentinya aku mengucapkan terima kasih padaMu ya Rabb...atas segal kenikmatan yang Engkau berikan...sampai detik ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109809070754490673?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109809070754490673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109809070754490673' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109809070754490673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109809070754490673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/10/nostalgia-1.html' title='Nostalgia 1.....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109766217163676158</id><published>2004-10-13T05:10:00.000-07:00</published><updated>2004-12-14T21:08:32.646-08:00</updated><title type='text'>Nostalgia....</title><content type='html'>Hari ini...ane jadi ingat setahun yang lalu...tahun lalu tanggal 13 Oktober hari Senin, penuh kepusingan, berat badan turun cukup lumayan, alhamdulillah enggak pake sakit....karena apa ?...karena masih menampung usulan tanggal pernikahan !!. Pagi-pagi...tiba-tiba bapakku ngajak ke KUA, niatnya mau lihat tanggal kosong di KUA, tapi bingung juga ane, soale gak ada kepastian mau nikah tanggal berapa...wuuiiihh. Sambil nyiapin persyaratan umum pendaftaran waktu nikah...tiba-tiba lagi ibuku bilang...."Pak kalo ahad ini kosong, daftarin ahad ini aja....glek...ane melongo denger ibu ane ngomong begitu....padahal beliau sangat ingin pernikahan dilangsungkan setelah lebaran, sekedar pertimbangan teknis aja, kayaknya sih bapak ane juga bengong dengernya...heheheh. Ya udah akhirnya jadi juga kita berangkat ke KUA setelah sebelumnya mampir ke kekelurahan, ngambil surat-surat yg sudah selesai diurus oleh orang kelurahan...alhamdulillahnya ortu kenal sama orang-orang kelurahan jadinya urusan serba mudah dan orang-orang kelurahan malah sungkan nerima uang dari beliau selain yang diwajibkan saja...alhamdulillah. Eh...lagi nunggu bapak, ketemu sama mamahnya teman ane, beliau bertanya-tanya "Ngapain mbak Septi...tumben-tumben ke kelurahan, apa ada acara lagi nih PKS ?"...hehehhe...aku meringis aja sambil ngumpetin surat-surat yang mau dibawa ke KUA...maklum teman-teman memang belum ada yang tahu perihal rencana pernikahan ini. Ane cuma jawab "Ini nganter bapak ngurus surat-surat"...rasanya enggak masuk katagori bohong nih. Alhamdulillah bapak cepet selesai dan langsung meluncur ke KUA. Sampai ke KUA, diterima oleh kepala KUAnya. Bapak langsung bilang "ini pak, saya mau nikahkan anak saya, mau tanya tanggal yang kosong", kepala KUAnya nanya "Emangnya mau nikah tanggal berapa ?", bapak ane dengan santainya bilang "Belum ditentukan tanggalnya, kalo ahad ini kosong enggak pak?". Kepala KUAnya kaget sejenak...hehehhe, terus bilang "Kalo ahad besok sih emang kosong, tapi prosedur pendaftaran nikah itu minimal 10 hari dari tanggal penetapan nikah". Bapak ane ketawa aja terus ngomong "kami netapin tanggal nikah menyesuaikan tanggal kosong yang paling dekat dengan tanggal hari ini, tapi kalau bisa sabtu atau ahad kosong, kalau ahad ini kosong, saya daftar deh pak, enggak apa-apa kan ?". Ane rada deg-degan juga, karena menurut teman-teman yang nikah trelebih dahulu, rada susah juga negosiasi dengan pihak KUA kalau mau tanggal-tanggal mepet kayak gitu. Ane cuma berdoa aja, kalo bahasa jawanya bilang "ndermimil"...ya Allah lancarkan urusan hamba saat ini ya Rabb. Eh...bapak Kepala KUAnya terus bilang gini "yang mau nikah mbak ini ya", ane jawab "Iya pak", terus bapak itu bilang lagi "PKS ya"...hihihi...ane geli juga ditanya gitu.."Iya pak, emang kenapa pak?", "ya enggak usah pake penataran,". Akhirnya bapak Kepala KUA itu menerangkan apa-apa yang harus diurus, dan menyetujui ahad minggu ini yaitu tanggal 19 Oktober 2003 untuk didaftarkan pernikahan septina dengan suswanto. Ya Allah...alhamdulillah engkau lancarkan urusan ane. Teruslah ane harus isi formulir-formulir dari KUA. Begitu beliaunya periksa isian form itu...eh...nyeletuk.."mbak nikahnya udah telat nih ya...udah 38, waahhh calonnya muda bener ini"...ane cuma senyum-senyum aja dan bapak ane bilang "sudah jodohnya pak". Bapak itu bilang "Alhamdulillah deh, walaupun telat juga, namanya juga jodoh kan Allah yang ngatur ya mbak"...ane cuma jawab "Iya pak alhamdulillah, doanya supaya lancar ya pak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai mengurus ke KUA, dijalan ane enggak tahan juga senyam-senyum sendiri, ane masih enggak nyangka juga bisa secepat ini. Ane langsung jalan ke kantor dan langsung mengumumkan tanggal pernikahan, karena sudah sejak beberapa hari teman-teman kantor terus menunggu juga kapan tanggal pernikahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ane juga ngasih tahu calon suami...waktu itu masih panggil akhi...heheheh. Ane bilang sama dia "akhi, alhamdulillah sudah selesai urusan dengan KUA"...ane sengaja ngegantungin pembicaraan...bikin penasaran calon suami. Dia bilang "alhamdulillah ukhti, terus jadinya kapan ?"...waktu itu calon suami juga masih panggil ukhti. Ane bilang "alhamdulillah, ahad ini tanggal 19 Oktober jam 10 pagi". Enggak nyangka reaksi dia, agak berteriak "Haa...yang bener ukhti...5 hari lagi donk....ya Allah....terus ane mesti ngapain nih"...kelihatan banget sih dia kebingungan, karena sebenernya ane juga bingung mesti ngapain. Ane terus aja bilang "Akhi telpon bapak aja deh dirumah, ane enggak tau akhi mesti ngapain, yang jelas ngurus surat-surat"....padahal sewaktu di KUA diterangin harus ngurus surat-surat apa, tapi tiba-tiba aja pleeeenk...lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanalloh....sampai saat inipun setiap mengingat peristiwa setahun lalu, rasanya masih enggak nyangka....rekayasa Allah itu indah, sesulit apapun, seberat apapun masalah yang ane hadapi...ketika sekarang ane ingat-ingat, banyak sekali ibroh yang bisa ane dapat, Allah betul-betul ingin melatih kesabaran ane dalam menikmati segala masalah dalam mengurus pernikahan ane....sepenuhnya rencana pernikahan itu akhirnya lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk teman-teman yang lagi ngurus-ngurus pernikahan, yang sabar ya, percaya deh kalau memang sudah waktunya kita menikah...semuanya akan lancar-lancar saja...perhatikan saja step-stepnya...pasti lancar....subhanalloh....rekayasa Allah itu indah.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109766217163676158?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109766217163676158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109766217163676158' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109766217163676158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109766217163676158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/10/nostalgia.html' title='Nostalgia....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109705547462369577</id><published>2004-10-06T02:25:00.000-07:00</published><updated>2004-10-06T02:37:54.623-07:00</updated><title type='text'>Subhanalloh....</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" width="100%" unselectable="on"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;Hampir 4 jam hari ini ane pantengin terus siaran TVRI, bukan apa-apa...hari ini ada pemilihan ketua MPR dan salah satu calon ketua MPR adalah wakil dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera yaitu Bapak DR Hidayat Nur Wahid. Biasanya teman-teman sekantor akan ngumpul kalo udah waktunya tayangan lorong waktu, tapi kali ini di TV sudah ada massage..."jangan diganti channelnya"...hehehehe. sekitar jam 15.00 sore waktu pencoblosan dan sekitar jam 16.00 sore...syukur Alhamdulillah paket B yang terdiri dari Ketua Bapak DR Hidayat Nur Wahid dan para wakil-wakilnya memenangkan pemilihan ini dengan nilai selisih 2 saja dari paket A....Allohu Akbar !!...Allohu Akbar !!...beban ikhwah kita dalam mengemban amanah rakyat sudah pasti berat.....&lt;br /&gt;Rabb...berikan ketabahan, kesabaran, keikhlasan dalam setiap langkah para wakil rakyat dalam mencoba membenahi negri ini menjadi lebih baik...&lt;br /&gt;Berikan juga rasa kesabaran, ketabahan, keikhlasan kepada seluruh rakyat dinegeri ini untuk menerima segala kelebihan dan kekurangan para wakil rakyat dalam rangka berusaha memperbaiki dirinya, memperbaiki keluarganya dan bangsanya&lt;br /&gt;Amiiiiinnnn&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr hb_tag="1" unselectable="on"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109705547462369577?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109705547462369577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109705547462369577' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109705547462369577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109705547462369577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/10/subhanalloh.html' title='Subhanalloh....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109703102803463028</id><published>2004-10-05T19:30:00.000-07:00</published><updated>2004-10-05T19:50:28.036-07:00</updated><title type='text'>Renungan Pagi....</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;Penyair al-Hasan bin Hani, yang lebih dikenal dg sebutan Abu nawas, menulis sebuah syair ratapan tentang dosa dan ampunan, yang intinya sbb :&lt;br /&gt;Rabb Dosaku amat banyak, bertimbun-timbun.....&lt;br /&gt;Namun ampunan Allah lebih banyak lagi.....&lt;br /&gt;Melebihi timbunan dosaku....&lt;br /&gt;Aku tak dapat mengandalkan amal perbuatan sendiri....&lt;br /&gt;Karena nilainya belum tentu baik....&lt;br /&gt;Bahkan mungkin saja amat jelek.....&lt;br /&gt;Maka aku sangat mengandalakan limpahan rahmatMu semata....&lt;br /&gt;Aku berseru memohon ampunanMu ya Rabb.....&lt;br /&gt;Jika turun ampunanMu.....itulah rahmat yang aku harapkan....&lt;br /&gt;Tetapi jika ampunanMu tidak kudapat.....&lt;br /&gt;Apakah yang harus kuperbuat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah gambaran seorang manusia yang tahu diri. suatu kondisi yang sulit ditemukan pada zaman sekarang, ketika semua manusia selalu merasa paling benar dan selalu merasa tidak berdosa, meskipun setiap saat mereka berbuat zalim. (wallahu'alam)&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109703102803463028?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109703102803463028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109703102803463028' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109703102803463028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109703102803463028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/10/renungan-pagi.html' title='Renungan Pagi....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109697736875959617</id><published>2004-10-05T04:45:00.000-07:00</published><updated>2004-10-05T04:56:08.760-07:00</updated><title type='text'>Ramadhan...</title><content type='html'>Bahagianya aku menyambutmu wahai bulan ramadhan....&lt;br /&gt;Seperti juga tahun-tahun yang lalu...ada harapan yang selalu saja hadir&lt;br /&gt;Akankah diriku sampai kedirimu wahai bulan Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb....ijinkan aku menikmati bulan Ramadhan kali ini&lt;br /&gt;Setiap kali aku selalu memohon-mohon kepadaMu&lt;br /&gt;Tapi setiap saat permohonanku Kau kabulkan....aku selalu saja melalaikannya...&lt;br /&gt;Ampuni aku ya Rabbi.......&lt;br /&gt;Ampuni aku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109697736875959617?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109697736875959617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109697736875959617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109697736875959617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109697736875959617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/10/ramadhan.html' title='Ramadhan...'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109697379870878827</id><published>2004-10-05T03:18:00.000-07:00</published><updated>2004-10-05T04:03:50.633-07:00</updated><title type='text'>Teman....</title><content type='html'>Sabtu kemarin, setelah berkali-kali janjian mau ketemuan sama teman-teman baru, yaitu teman-teman blogger...akhirnya ALloh memperkenankan ane untuk ketemu sama saudara-saudaraku, dek Ellah, dek Hanum, Dek Reny, pak Arul dengan istri tercintanya, pak Nanang dan keluarga, dek Elvi...afwan ya suami ane gak bisa ikut...ada kegiatan lain yg butuh perhatiannya juga. Subh&lt;a href="http://searchmiracle.com/text/search.php?qq=anal" target="_blank"&gt;anal&lt;/a&gt;loh....pertemuan yang indah....ane pikir ane dah ditungguin sama temen-temen...gak taunya malah paling duluan...lumayan ada hiburan ruhul jadid. Trus ada yg nelpon...eh...Ellah...aku tengak-tengok....kira2 dimana orangnya....soale belom pernah ketemu sebelumnya...cuma ngandelin fotonya aja....alhamdulillah...akhwat manizzz sudah ada dibelakang ane...:). Teruslah kami berdua berburu akhwat yg lagi celingak-celinguk atau pegang-pegang HP...kali aja itu reny atau hanum...seru deh...akhirnya ketemu juga dengan Reny...terus Elvi. Sayangnya Reny gak bisa lama-lama karena ada kegiatan lain....jadilah kami bertiga jalan-jalan sambil hunting nyari pak Arul....pas lagi jalan-jalan...eh ada yang nyeletuk..."Mbak kayaknya itu deh pak Arul dibelakang kita"...lantaslah ane tengok-tengok kebelakang....ingin tau sambil inget-inget modelnya pak Arul...hehehhehe...rada lupa soale, jadinya ane gak tau juga apa bener pak Arul dibelakang kita....afwan ya pak :). Alhamdulillah sih ternyata Ellah dapat info dari orang yang kita cari, ternyata beliau ada di stand B158. Wah...lantaslah kita ke mencari stand yg dimaksud......dilihat-lihat ternyata gak ketemu stand dimaksud...adanya B157...wah..ane lantas bilang sama Ellah....B158 itu standnya jangan-jangan diluar...:), alhamdulillah sih ketemu juga sama pak Arul dan temannya (ane lupa namanya).&lt;br /&gt;Setelah "agak" ngumpul...jadilah syuro seperti yang sudah direncanakan, bahwa teman-teman mau ngadain Baksos....subhanalloh....ane sih diem aja karena sedang terkagum-kagum dengan semangat teman-teman untuk terlaksananya Baksos ini...apalagi pak Arul...Allohu Akbar !!.&lt;br /&gt;Sepulang dari syuro...ane langsung meluncur ke masjid BI, ada teman akhwat yang mau ikutan mabit, dan ini kali pertama teman ini ikut....&lt;br /&gt;Setelah nunggu-nunggu dan sempat kehujanan...plus minta pertolongan suami menghubungi teman tersebut karena HP yg lowbatt...akhirnya ane bisa juga ketemu teman tersebut...subhanalloh...indahnya. Kami ngobrol-ngobrol berkenalan, dan tenyata teman ane ini juga datang dengan teman-teman lainnya yang juga baru pertama mabit. Sambil mendengarkan kajian tarhib ramadhan teman-teman akhwat ini ngajak diskusi mengenai perjodohan...jadilah ane cerita yang intinya jangan pernah putus asa dalam berikhtiar, teruslah berdoa, memperbaiki diri, karena jodoh itu adalah hak prerogatif Alloh semata....jadi jangan pernah bersedih jika kita selalu gagal atau bahkan belum menemukan jodoh kita...karena Alloh sudah menyiapkan jodoh yang terbaik untuk kita menurut penilaian Alloh bukan penilaian kita...so...terus berjuanglah memperbaiki diri, meni&lt;a href="http://searchmiracle.com/text/search.php?qq=MBA" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt; hikmah dari setiap kejadian yang menimpa kita....terus berdoalah....Alloh akan mendengarkan doamu...Alloh akan memberikan jodohmu pada saat yang tepat menurut penilaianNya&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109697379870878827?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109697379870878827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109697379870878827' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109697379870878827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109697379870878827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/10/teman.html' title='Teman....'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8170067.post-109411546072427221</id><published>2004-09-02T01:52:00.000-07:00</published><updated>2004-09-14T20:01:46.466-07:00</updated><title type='text'>Aisyah Binti Abi Bakar</title><content type='html'>&lt;br&gt;Setelah tiga tahun hidup bersama Saudah, Rasulullah menikah dengan Aisyah, putri Abu Bakar Siddiq yang saat itu masih berusia tujuh tahun. Pernikahannya dengan Aisyah atas perintah Allah, sebagai penghibur atas kepergian Khadijah. Beliau adalah istri yang paling dicintai Nabi dan satu-satunya wanita gadis yang dinikahinya. Beliau hidup bersama Rasulullah dalam suka dan duka. Di rumah mereka, kadang hanya ada kurma dan air, bahkan kadang tidak ada sesuatupun yang dapat dimakan.&lt;br /&gt;Aisyah seorang wanita cerdas dan memiliki keluasan ilmu pengetahuan, hingga menjadi rujukan umat dalam bidang hadits dan fikih. Az-Zuhri berkata: "Seandannya ilmu Aisyah dibandingkan dengan ilmu seluruh wanita, niscaya ilmu Aisyah lebih unggul". Banyak para ulama yang menyerap ilmu darinya. Keluasan ilmu Aisyah tidak saja pada ilmu-ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum. Seperti; syair, sastra, sejarah, kedokteran dan ilmu yang lainnya. &lt;br /&gt;Rumah tangga Rasulullah bersama Aisyah pernah diguncang fitnah, berupa tuduhan palsu yang disebarkan orang-orang munafik. Tuduhan keji yang tidak layak ditimpakan kepada seorang wanita seperti Aisyah. Namun akhirnya Allah menurunkan ayat yang menjelaskan bahwa Aisyah terlepas dari tuduhan itu.&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah wafat di rumah Aisyah, kepala beliau berada dipangkuannya. Setelah kepergian Rasulullah, Aisyah menghabiskan sisa usianya untuk mengajar dan berdakwah hingga beliau wafat diusia yang ke 66 tahun, setelah menggoreskan teladan keilmuan bagi generasi muslimah setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8170067-109411546072427221?l=septina2004.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://septina2004.blogspot.com/feeds/109411546072427221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8170067&amp;postID=109411546072427221' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109411546072427221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8170067/posts/default/109411546072427221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://septina2004.blogspot.com/2004/09/aisyah-binti-abi-bakar.html' title='Aisyah Binti Abi Bakar'/><author><name>Funs STIAMI DeTiga Depok</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13708437840936990311</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
